<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400</id><updated>2012-02-14T03:26:28.796-08:00</updated><category term='kawin'/><category term='change name'/><category term='dapat diperpanjang 1 bulan'/><category term='akte'/><category term='menikah'/><category term='ziplining'/><category term='vehicle'/><category term='memperpanjang'/><category term='modern'/><category term='essen'/><category term='palabuhan'/><category term='garden'/><category term='how to'/><category term='laskar'/><category term='Margarethenhohe'/><category term='liburan'/><category term='syarat'/><category term='apply'/><category term='budaya'/><category term='seprei'/><category term='sosial'/><category term='made in indonesia'/><category term='apa aja yang harus dibeli'/><category term='WNA'/><category term='hiking'/><category term='ratu'/><category term='what to do in puerto rico'/><category term='visa indonesia'/><category term='extension'/><category term='surat dirjen imigrasi'/><category term='newborn'/><category term='biaya'/><category term='berkualitas'/><category term='spouse sponsor'/><category term='kunjungan'/><category term='kelahiran'/><category term='visa'/><category term='kayu'/><category term='scenery'/><category term='syarat-syarat'/><category term='unique'/><category term='pameran'/><category term='motorcycle'/><category term='drop name'/><category term='vacation'/><category term='sponsor istri'/><category term='rain forrest'/><category term='toko bayi di ITC'/><category term='title'/><category term='pelabuhan'/><category term='campur'/><category term='minimalis'/><category term='surat-surat'/><category term='keperluan bayi'/><category term='KITAS'/><category term='bed sheet'/><category term='furniture'/><category term='pemandangan'/><category term='sarung bantal'/><category term='texas'/><category term='city'/><category term='craft'/><category term='anak'/><category term='belitung'/><category term='multiple entry'/><category term='requirements'/><category term='indonesia'/><category term='tidak bisa untuk bekerja'/><category term='visa on arrival'/><category term='linen'/><category term='pelangi'/><category term='rapelling'/><title type='text'>My Daily Wish and Prayer</title><subtitle type='html'>A simple way to remind me on how God loves me</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>234</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5193806376457525982</id><published>2012-02-06T03:12:00.000-08:00</published><updated>2012-02-06T03:12:06.469-08:00</updated><title type='text'>Kewarganegaraan</title><content type='html'>Saya sering mendengarkan diskusi antar teman yang menikah dengan WNA, tentang perlukah mereka berganti kewarganegaraan dari WNI ke WN pasangannya. Alasan yang sering muncul bagi mereka yang berniat atau malah sudah melepaskan kewarganegaraan Indonesia tentu saja demi kemudahan administrasi, misalnya untuk urusan travelling supaya kalau yang satu perlu visa - yang lainnya juga. Atau contoh lain, supaya tidak menjadi "korban" paspor hijau yang kemana-mana sepertinya dimintai visa. Alasan yang lain, untuk pasangan yang sudah punya anak, untuk mempermudah urusan dengan imigrasi di luar Indonesia. Sementara bagi yang mempertahankan kewarganegaraan Indonesia, alasannya adalah keinginan untuk tetap tinggal di Indonesia atau kesempatan untuk memiliki property di Indonesia atau demi security di masa depan misalnya ditinggal/diceraikan pasangan supaya bisa kembali ke Indonesia. (Ada ga yah yang alasannya bener-bener karena nasionalis sejati hihi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya kedua pihak tidak ada yang salah, baik yang berganti atau mempertahankan kewarganegaraan Indonesia. Semua selalu tergantung kepada kondisi masing-masing orang. Setiap saya ditanya masalah ini, saya tentu memilih untuk mempertahankan kewarganegaraan saya. Karena meskipun banyak pendapat negatif akan negara ini, bagi saya dan juga bagi suami saya Indonesia itu merupakan land of opportunity terbaik untuk kita berdua. Hal-hal yang tidak mungkin kami lakukan atau dapatkan di Eropa, masih mungkin dilakukan di Indonesia. Misalnya kemampuan untuk memiliki rumah, kalau di Eropa kami berdua harus jadi milyuner untuk bisa memiliki rumah seperti di Indonesia (makanya kami berdua hanya tinggal di apartemen di Jerman) sementara di Indonesia memiliki rumah yang layak sesuai keinginan kami di ibukota masih mungkin karena harganya lebih murah (kalau mau membandingkan, rumah di Berlin yang sama-sama ibukota pasti harganya jauh di luar kemampuan kami). Lalu keinginan untuk memiliki usaha, di Indonesia usaha bisa dimulai kecil-kecilan tanpa memikirkan legal entity (tidak harus punya PT) jadi memulainya lebih gampang - sementara di Eropa urusannya lebih ruwet dan semuanya harus benar-benar legal dan yang pasti tidak bisa menghindar dari yang namanya pajak. Keruwetan visa yang harus saya hadapi setiap bermaksud travelling, tidak ada apa-apanya dibanding dengan keuntungan yang kami dapatkan dengan masih tetap memegang paspor hijau. Makanya, for the time being, saya memutuskan tetap jadi WNI bahkan anak saya pun saya buatkan paspor Indonesia to keep the option open.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5193806376457525982?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5193806376457525982/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5193806376457525982' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5193806376457525982'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5193806376457525982'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2012/02/kewarganegaraan.html' title='Kewarganegaraan'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1482070452111903326</id><published>2012-01-30T23:24:00.000-08:00</published><updated>2012-02-14T03:26:28.811-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='anak'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='campur'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kawin'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syarat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kelahiran'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='akte'/><title type='text'>Akte Kelahiran Katy</title><content type='html'>Saya cuma mau sharing cara pembuatan akte kelahirannya untuk anak yang lahir dari perkawinan beda negara (mau make istilah kawin campur kok rasanya kasar sekali hihihi....kayak tanaman aja kawin campur/silang). Syarat-syaratnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Surat keterangan lahir dari rumah sakit/bidan&lt;br /&gt;2. Surat keterangan lahir dari kelurahan:&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; untuk dapetin surat kelurahan ini, bawa surat keterangan RT/RW, 2 lembar fotokopi kartu keluarga, 2 lembar fotocopy akte pernikahan (kalau muslim kan buku nikahnya 2 tuh, jadi masing-masing buku nikah difotocopy dua kali), 2 lembar fotocopy surat keterangan lahir dari rumah sakit/bidan. Nanti sama kelurahan dikasih satu lembar surat keterangan untuk dibawa ke catatan sipil&lt;br /&gt;3. Fotocopy akte/surat nikah&lt;br /&gt;4. Fotocopy KTP orang tua yg WNI&lt;br /&gt;5. Fotocopy paspor orang tua yang WNA + KITAS (kalo ga punya kitas, cuma fotocopy paspor aja atau visa masuk)&lt;br /&gt;6. Fotocopy kartu keluarga orang tua yang WNI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua syarat tersebut dibawa ke kantor catatan sipil sesuai tempat kelahiran anak, nanti disana isi formulir. Prosesnya 10 hari, biayanya 1 juta rupiah. Tapi ternyata oh ternyata, biaya aslinya ga sebesar ini. Karena saya bikin lewat rumah sakit, makanya 1 juta. Pas saya ke catatan sipil minta legalisir, pegawai sudin catatan sipilnya kaget aja pas denger agennya minta 1 juta. Aslinya ternyata murah sekalski.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya menikah dengan WN italia, saya perlu bikin akte kelahiran di kedutaan Italia juga. Caranya tinggal pergi ke kedutaan Italia setempat, trus bawa akte kelahiran asli yang dari catatan sipil dan spesimen tanda tangan pejabat yang menandatangani akte (jadi pas bikin akte, saya sekalian minta spesimen tanda tangan pejabat dari catatan sipil...formulir untuk spesimen tanda tangan bisa didapat di website &lt;a href="http://www.ambjakarta.esteri.it/NR/rdonlyres/C53B3C73-9AD3-4A84-BEE1-D4302DA70414/0/LetteraSpecimen.pdf"&gt;kedutaan Italia&lt;/a&gt;). Kedua orang tua harus datang ke kedutaan membawa tanda pengenal (yang WNI bawa KTP, yang WN italia bawa paspor). Nanti di kedutaan isi formulir. Ini prosesnya bisa 1-2 bulan, tergantung comune (kayak kelurahan gitu) di Italia tempat WN italia berasal responnya berapa lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga membantu yah. Nanti kalo akte kelahiran dari kedutaan Italia selesai, baru anak saya bisa bikin paspor dan saya akan sharing.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1482070452111903326?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1482070452111903326/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1482070452111903326' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1482070452111903326'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1482070452111903326'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2012/01/akte-kelahiran-katy.html' title='Akte Kelahiran Katy'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7372032039421037346</id><published>2012-01-23T05:38:00.000-08:00</published><updated>2012-01-23T05:38:12.592-08:00</updated><title type='text'>Begadang</title><content type='html'>Duh, sejak punya bayi....ga pernah tidur lelap. Dokter bilang, menyusui bayi itu tiap 2 jam dimana bayi akan menyusu selama 30 menit. Jadi teorinya nih bisa tidur 1,5 jam an tiap sesi menyusui. Kenyataannya....menyusui 30 menit, menina-bobokan 30 menit, bayi bangun lagi karena muntah (pokoknya abis minum susu meskipun udah ditepuk-tepuk punggungnya, tetep aja ada susu yang balik keluar dan bikin Katy bangun lagi) 30 menit, trus abis itu pup...ganti diaper 5 menit. Beuh...tinggal sisa 25 menit. Abis pup, si bayi pasti laper lagi....arrghhhh kapan tidurnya gua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin terdengar sadis, but now I understand the part where mom abandon their kid.....soalnya gua aja kalo denger bayi nangis tiada henti, bingung apa maunya. Setelah cek diaper masih bersih, minum susu udah, cek temperature ruangan udah....nah loh knapa ini masih nangis, mana gua kan capek juga, ngantuk, rasanya pingin throw the baby out of the window.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;For the sake of my sanity, mertua gua nyaranin untuk sometime leave the baby crying. Kata mertua gua, itu untuk kebaikan si bayi juga, for his/her survival (mertua gua sableng juga).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7372032039421037346?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7372032039421037346/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7372032039421037346' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7372032039421037346'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7372032039421037346'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2012/01/begadang.html' title='Begadang'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2667063717365278345</id><published>2012-01-04T23:55:00.000-08:00</published><updated>2012-01-04T23:55:07.739-08:00</updated><title type='text'>Life After Katy</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-vUT9Mqh-Lvc/TwVPUWeh2nI/AAAAAAAAATU/GSwxoQ62Ct4/s1600/kathrin+vigo.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://4.bp.blogspot.com/-vUT9Mqh-Lvc/TwVPUWeh2nI/AAAAAAAAATU/GSwxoQ62Ct4/s320/kathrin+vigo.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Say hello to Baby Cat, my adorable Katy. She was born on Christmas day. As for me, how is life after baby? The best word to describe it is full of compromising. Forget about enough sleep, catching up with your favorite TV show or even just to relax enjoying your meal. The first week was a nightmare. My husband and I are basically awake all night because we haven't really figured out what does Katy want. We are taking turn in getting up but of course I will still be the one getting up more often as to breastfeed the baby.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The nurse and doctor in the hospital was telling me to feed her every 2 hours. But whenever she sleeps, she seems not to bother to open her mouth a bit to drink from me. So I end up just letting her sleep and feed her whenever she wake up.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I don't know how some mums out there make it seems very easy handling their babies. Going out to the mall, walking around some parks.....I barely managed to catch up my sleep. Hopefully whenever Katy is growing and a little bit bigger than what she is now, I can start going outside as well. My clothes, most of the time the shirt is wet with breast milk, leaving stain visible to anyone nearby thus I have to start wearing breast pad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amongst all the complain though, everything is paid off with just a little smile or smirk from the baby. Whenever I looked into her face....all the pain are gone. I pray to God that I will be a good mother, to bring her to adulthood as a good person.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2667063717365278345?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2667063717365278345/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2667063717365278345' title='4 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2667063717365278345'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2667063717365278345'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2012/01/life-after-katy.html' title='Life After Katy'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vUT9Mqh-Lvc/TwVPUWeh2nI/AAAAAAAAATU/GSwxoQ62Ct4/s72-c/kathrin+vigo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1010453218862713798</id><published>2011-12-17T08:33:00.000-08:00</published><updated>2011-12-17T08:46:28.702-08:00</updated><title type='text'>Wish List 2012</title><content type='html'>Fuck new year resolution....my resolution is to have as much as possible of all my wish come true :)&lt;br /&gt;Lagian aku orangnya ga muluk-muluk banget, sebagian besar yang ditulis disini ini emang uda direncanakan untuk tahun 2012....jadi wish listnya lebih ke doa supaya apa yang sudah direncanakan benar-benar terwujud tanpa halangan....aminnnnn &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mobil baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-6tX-j9sgNsc/Tuy9fu0oOpI/AAAAAAAAASo/zfQD7RKMbe8/s1600/mobil.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="130" src="http://3.bp.blogspot.com/-6tX-j9sgNsc/Tuy9fu0oOpI/AAAAAAAAASo/zfQD7RKMbe8/s400/mobil.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Suamiku ga suka mobil sedan, karena kalo dibawa ke Pelabuhan Ratu ga kuat di tanjakan. Jadi kita ganti mobil, sedannya dijual dan yang mau kita beli adalah Pajero Dakar 4x4 automatic. Mobilnya udah aku order dari bulan November, sudah di DP 50% dan rencananya akan datang bulan Januari 2012. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Rumah baru selesai&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-Uh5R0N1h9jY/TuzCgwOKU8I/AAAAAAAAATI/Vz1w5575QsQ/s1600/Blok+Masa.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="226" src="http://1.bp.blogspot.com/-Uh5R0N1h9jY/TuzCgwOKU8I/AAAAAAAAATI/Vz1w5575QsQ/s320/Blok+Masa.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Rumah ini udah setengah jalan dan karenanya dibayar juga baru 50% (sesuai progress pembangunannya). Udah naik sampai ke lantai paling atas, jadi mulai finishing - yang katanya lama banget hehehehe. Rencananya rumah ini selesai bulan Juli 2012, moga-moga sesuai jadwal supaya kita punya halaman buat baby cat berlari-lari atau main sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Apartemen baru serah terima&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-1AYBVW3EBTI/Tuy_YWYm7DI/AAAAAAAAAS4/CpsSdx_bEQc/s1600/the+wave.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-1AYBVW3EBTI/Tuy_YWYm7DI/AAAAAAAAAS4/CpsSdx_bEQc/s1600/the+wave.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Puas dengan return of income dari investasi apartemen di Rasuna (banyak penyewanya dan ga ada apartemen yang kosong tanpa tenant lama), aku beli 2 apartemen di the wave di rasuna episentrum area tahun 2007 (dicicil 12 bulan tanpa bunga). Jadi awal 2008 dah lunas dibayar tapi dari janji yang selesai 2010 sampe sekarang ga kelar-kelar *huh sebel*. Pertama dan terakhir deh, beli apartemen yang belum dibangun.....duit aku mandeg karena ga segera bisa disewakan, rada-rada nyesel juga. Menurut pihak pengembang sih serah terima tahun 2012, smoga mereka ga bohong dan ga pake acara molor-molor lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Dapet PR di Italy&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Supaya nantinya aku bisa bolak-balik ke Jerman sesuka hati tanpa ada keterbatasan masa berlaku visa, aku berencana mau apply ijin tinggal di Italy (soalnya kalo apply ijin tinggalnya ke Jerman, agak susah menjelaskan alasannya karena meski kerja di Jerman suamiku ga terdaftar sebagai resident di Jerman) setelah baby cat lahir. Jadi nanti kalo udah dapet ijin tinggal di Italy kan tinggal naik pesawat domestik Eropa yang ga ada pemeriksaan paspor/visa lagi. Ini atas permintaan suami, supaya dia lebih bisa sering ketemu baby cat (you see...my husband already starts to love the baby more than me).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Bisnis baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mulai rada bosan nih dengan kegiatan cuma sebagai ibu rumah tangga. Kalau urusan sewa-menyewa property itu ga terlalu ngabisisn waktu, jadi aku lagi mikir-mikir mau cari bisnis baru. Masalahnya suamiku pinginnya aku ngikut dia terus sesudah baby cat lahir. Nah bisnis apa yang bisa ditinggal-tinggal ke sana-sini??? Bingung deh... Lagian aku jadi inget filosofinya Robert Kiyosaki yang intinya bilang usaha yang bikin kamu kerja keras, itu namanya bukan bisnis tapi pekerjaan. Nah loooohhh apa coba????&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya ya ya, aku shallow sekali. Wish listnya materialistis semuaaaa (kecuali nomor 4 yang adalah mengemban tugas negara eh tugas rumah tangga). Ok deh aku tambahin yang agak bagusan dikit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Gabung sama komunitas gereja dan masyarakat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soalnya kemarin abis disindir ama nyokap karena ga pernah ke gereja sejak hamil. Abis gereja deket rumah nyokap tuh macet abis, walhasil aku lebih suka naik angkot daripada naik mobil kesananya. Nah kalo hamil gede begini gimana mau naik angkot......naiknya aja susah apalagi turunnya. Lagian aku merasa kurang sreg kalo pergi ke gereja cuma kebaktian doang. Maunya gabung juga dengan kegiatannya, bukan hanya supaya nambah teman tapi juga supaya ada faktor bersekutunya. Kan falsafah gereja itu terdiri dari 3 kalo di agama Kristen, beribadah, bersekutu dan melayani. Kalo cuma beribadah doang, kurang lengkap rasanya. Jadi aku nunggu pindah ke rumah baru, biar nanti komunitasnya di gereja yang deket sana aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Kurussss&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau berat badanku jadi 50kg sebelum summer 2012......biar bisa pake bikini hihihihi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1010453218862713798?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1010453218862713798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1010453218862713798' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1010453218862713798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1010453218862713798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/wish-list-2012.html' title='Wish List 2012'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-6tX-j9sgNsc/Tuy9fu0oOpI/AAAAAAAAASo/zfQD7RKMbe8/s72-c/mobil.png' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7195292307124257527</id><published>2011-12-17T00:01:00.000-08:00</published><updated>2011-12-17T00:01:36.012-08:00</updated><title type='text'>Ngorot</title><content type='html'>Entah kenapa ya, saya itu kalo lagi berusaha buat ngirit yang ada malah jadinya ngorot alias boros. Dah gitu borosnya pun biasanya untuk hal yang ga jelas. Kaya kemarin pas mau beli stroller, pertamanya sih pingin beli Stokke, tapi harganya 900 euro saya pikir kan kemahalan "cuma" buat stroller doang (belum car seatnya). Jadi akhirnya saya beli Quinny aja deh yang harganya cuma setengahnya Stokke.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, ternyata oh ternyata....mungkin ini hukuman karena saya sama anak belum lahir aja udah pelit. Suami saya bilang mau pulang ke Jakarta lebih awal 1 minggu. Saya bilang ke dia "tiket kamu itu ekonomi yang paling murah, jadi ga bisa diganti-ganti dan non refundable alias ga bisa di cancel". Karena dia tetep ngotot, ya udah lah saya beliin tiket baru. Udahlah tiket baru lebih mahal karena udah peak season dan bookingnya cuma satu hari sebelum berangkat. Trus jadi kehilangan duit yang udah dipake ngebayar tiket pertamanya, 1000 euro lebih...hiks.....tau gitu saya beli aja Stroller Stokke yang keren itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besok-besok ga usah ngirit lagi ahhhh..... *loh*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7195292307124257527?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7195292307124257527/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7195292307124257527' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7195292307124257527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7195292307124257527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/ngorot.html' title='Ngorot'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-506046175428816610</id><published>2011-12-16T10:03:00.000-08:00</published><updated>2011-12-16T10:03:50.737-08:00</updated><title type='text'>Ngga Manisssss</title><content type='html'>Minggu lalu, baby cat beratnya 3,3 kilo lebih di kehamilan minggu ke 36. Saya sih kurang tahu sebenernya berat bayi musti berapa di minggu ke 36, tapi dokter kandungan saya bilang ini kegedean dan dia ga berani membantu melahirkan saya dengan cara normal kalau berat bayi diperkirakan di atas 4 kilo. Jadi dengan pertimbangan itu, dokter bilang mau coba diinduksi aja di minggu ke 38 pas kira-kira berat bayi nanti antara 3,6 - 3,9 kilo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu pun ditambahin dengan wanti-wanti supaya saya ga makan yang manis-manis....nah lho, makin dilarang saya makin ngeces. Dari kemarin saya kebayang-bayang martabak bandung dengan topping keju, coklat dan kacang. Udah saya bujuk-bujuk nyokap untuk membolehkan saya beli yang versi mini, tetep aja ga dikasih. Jadi kalo malem-malem dan semua orang udah tidur, saya bikin es soda gembira donggg hihihihi...Tapi kayaknya nyokap meskipun ga lihat, merhatiin kalo soda dan sirupnya berkurang (entah emang sengaja ngecek di kulkas atau ngelihat kaleng soda di tempat sampah keesokan paginya). Dengan otoritas super nazi, semuanya disembunyikan/disingkirkan. Malam ini pas saya turun ke bawah ngga ada sirup, ga ada soda, ga ada susu kental manis.....*pingin nangis*....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah ah, tidur lagi aja.......siapa tahu mimpi soda gembira + martabak bandung.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-506046175428816610?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/506046175428816610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=506046175428816610' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/506046175428816610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/506046175428816610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/ngga-manisssss.html' title='Ngga Manisssss'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5843622608578186179</id><published>2011-12-13T08:30:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T08:30:49.032-08:00</updated><title type='text'>Review Product: Ferragamo Passport Case Revival Series</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-TLiyPJbaMUA/Tud7JPf-nrI/AAAAAAAAASg/uUoGyto2riI/s1600/667658-371755-BLACK.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/-TLiyPJbaMUA/Tud7JPf-nrI/AAAAAAAAASg/uUoGyto2riI/s320/667658-371755-BLACK.jpg" width="223" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Saya sukaaaa banget sama produk Ferragamo. Alasannya, pertama karena ini produk Italy. Jadi kan bagus membantu ekonomi negara suami (pokoknya kita berdua kalo beli produk sebisa mungkin yang buatan Italy atau buatan Indonesia). Alasan kedua, Ferragamo ini nggak pasaran, ga kaya Gucci atau Prada. Mungkin jarang yang suka atau mungkin juga karena tidak sebeken si Gucci atau Prada tadi (kan orang Indonesia kalo ga beken, ngapain dibeli). Sementara saya lebih suka kalo punya sesuatu ga disamain ama orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah disini saya mau review dompet atau cover buat passpor. Saya beli seperti di gambar ini tapi warnanya merah. Fotonya saya ambil dari website karena males motret lagi plus di website saya cari-cari yang merah dah ga ada lagi. Soalnya ini memang sudah bukan produk baru lagi. Saya beli sekitar 200 dollar (udah dari tahun 2007), bahannya kulit nan cantik (saya ga suka banget dompet dari plastik atau bahan kanvas, kesannya murahan banget dan ga awet juga). Gara-gara cover ini, saya pernah digodain orang imigrasi "kamu dari republik ferragamo?" yang cuma saya balas dengan cengar-cengir saja. Dompetnya selain buat tempat passpor, di dalamnya ada slot-slot buat naruh boarding pass, kartu frequent flyer atau ID yang lain dan sedikit uang, jadi kalo pas travelling cocok buat dibawa dikantong dan ga perlu susah-susah ngublek-ublek tas nyariin tadi paspor kemanaaaaa gitu setiap kali di cek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dasar cewek yah, bginian aja penting banget dibahas gitu. Suami saya aja yang lebih sering travelling, paspornya cuman dibawa gitu doang ampe lecek. Ga enaknya pake passpor cover begini adalah, ada beberapa negara (Brazil dan Australia yang pernah saya alami sendiri) yang selalu melepas cover saat pengecekan imigrasi. Ga tahu kenapa...padahal tanpa dilepas pun sebetulnya halaman yang ada fotonya bisa dilihat. Mungkin untuk lebih memastikan supaya buku paspornya ga palsu :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5843622608578186179?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5843622608578186179/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5843622608578186179' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5843622608578186179'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5843622608578186179'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/review-product-ferragamo-passport-case.html' title='Review Product: Ferragamo Passport Case Revival Series'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-TLiyPJbaMUA/Tud7JPf-nrI/AAAAAAAAASg/uUoGyto2riI/s72-c/667658-371755-BLACK.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4228463372999403204</id><published>2011-12-13T08:00:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T08:00:49.329-08:00</updated><title type='text'>Cari Yang Gratis-Gratis</title><content type='html'>Yah smua orang juga pasti suka ya kalo sama yang namanya gratis. Jangankan untuk hal-hal yang punya value tinggi, hal-hal yang kadang sepele dan ga perlu aja kalo digratisin trus smua jadi pada mau. Masalah dipake/berguna atau ngga itu urusan blakangan, yang penting kebagian gratis dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma kadang saya ga ngerti sama permintaan gratis yang kebangetan. Bayangin coba, ada temen saya nih yang protes setengah mati karena harus bayar biaya administrasi bank saat dia setor pembayaran listrik. Saya bilang ke dia, lah kalo mau gratis - bayar aja lewat atm atau langsung aja ke loket PLN sana. Dianya tetep aja ngotot, lah kalo lewat atm gratis kenapa lewat loket bank yang sama musti bayar. Dalam hati saya bilang, ini orang gila juga ya. Ya jelas ajalah kalo lewat loket bank swasta jadi ada administrasinya, yang jadi teller di belakang loket itu apa ga perlu dibayar. Kan makin banyak orang yang antri di loket, makin banyak kerjaannya. Dan lagi itu kan memang caranya bank untuk membuat orang lebih memanfaatkan atm dan mengurangi antrean di loket, membuat pegawai banknya efektif memanfaatkan waktu kerja, bisa ngerjain yang lain. Dasar emang orang suka nyeplos ga pake mikir. Heran punya temen kok cheap charlie banget gini, malu juga kan saya nemeninnya di bank *segera tutup muka pake saputangan dan ngeloyor pergi*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4228463372999403204?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4228463372999403204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4228463372999403204' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4228463372999403204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4228463372999403204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/cari-yang-gratis-gratis.html' title='Cari Yang Gratis-Gratis'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2707412510945541280</id><published>2011-12-13T04:01:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T04:01:27.373-08:00</updated><title type='text'>God works in a mysterious way</title><content type='html'>Kadang kalo dengerin orang ngedumel tentang birokrasi di Indonesia, terutama yang berurusan dengan instansi pemerintah, saya suka ketawa. Pasti mereka belum pernah ngerasain berurusan sama birokrasi di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya suka ngomel-ngomel juga sih, soal gimana instansi pemerintah kita itu ruwet. Dan kalo mau ga ruwet, pasti ujung-ujungnya duit. Sampe saat saya musti ngurus surat-surat pernikahan di Italy, baru kerasa bahwa birokrasi pemerintah itu dimana-mana emang ruwet, bukan hanya di Indonesia aja. Justru kalo di Indonesia, ada opsi untuk bayar lebih dan birokrasinya jadi agak dipermudah (gimana mau hapus KKN ya? KKN itu enak hihihi, mempermudah hidup kita juga). Lah kalo di Eropa, yang ada juga saya bisa ditangkep polisi dengan tujuan mau menyuap. Di Eropa kan ga ada pilihan lain, selain menuruti semua birokrasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira cuma di Italy aja yang susah dan ribet ngurus surat-surat, ternyata di Jerman sama aja. Plus parahnya, orang Jerman itu kan kaku banget ya. Ga ada flexibel-flexibelnya sedikitpun, jadi bener-bener ga bisa diajak ngomong pelan-pelan dan dibuat untuk memahami kesulitan kita. Saya pokoknya stress aja, gimana ngga. Apartemen yang kita beli di Jerman, surat-suratnya lama banget selesainya. Bayangin, dari bulan April mulai ngomong ke agen kalo kita tertarik beli apartemen itu, dealnya baru September. Trus setelah urusan bayar-bayar selesai, ternyata surat kepemilikan (sertifikatnya) ga jadi-jadi cuma karena notarisnya ga cocok sama cara penulisan surat si penjual saat menyatakan apartemennya sudah dibayar (Di Jerman, sertifikat hak milik baru bisa diurus notaris setelah si pihak penjual mengirim surat resmi yang menyatakan dia sudah dibayar pihak pembeli...jadi ga kayak di Indonesia, yang bayar-bayarannya langsung di depan notaris).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah saya dan suami kan jadi sibuk, membujuk-bujuk si penjual untuk bikin surat baru. Karena si penjual ini rada-rada ngambek ama notarisnya, yang menurut dia rese banget sih....masa surat aja kata-katanya musti sama plek. Dari awal september sampe desember ga kelar-kelar nih upaya pembujukannya. Akhirnya kita nyerah, udah deh "lets talk to a lawyer" dan tempuh jalur hukum. Kita sebenernya menghindari banget berurusan sama lawyer, karena selain mahal banget (charge nya hitungan menit) - urusannya jadi panjang (tanpa urusan peradilan aja surat-surat lama jadinya, apalagi kalo pake pengadilan...phew, kali sampe anak saya lahir dan gede masih blom selesai aja tuh urusannya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sudah siap mental, mungkin we have to loose this apartment, rugi uang yang sudah kita bayarkan plus pajak tahunannya yang memang langsung ditagih pemerintah setempat sesaat setelah kita tanda tangan perjanjian jual-beli. Sampai akhirnya kemarin, suami saya dapat sms dari si penjual (pemilik apartemen yang lama). Bunyi sms nya (sudah saya terjemahin nih ya ke bahasa inggris) "hei, i just made a new letter as per the request from that stupid notary. so you should get your certificate soon". Saya legaaaaa banget. Soalnya just the day after, suami saya ada appointment dengan pengacara. Jadi appointmentnya bisa dibatalkan dan akhirnya urusan selesai tanpa harus ke pengadilan. Thank you, Lord for answering our prayer.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2707412510945541280?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2707412510945541280/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2707412510945541280' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2707412510945541280'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2707412510945541280'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/god-works-in-mysterious-way.html' title='God works in a mysterious way'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2187383303964246241</id><published>2011-12-09T06:12:00.001-08:00</published><updated>2011-12-09T06:15:24.052-08:00</updated><title type='text'>Ngga Papa Vs Papa</title><content type='html'>Tadi siang, saudara saya sebutlah namanya A nelpon dan terjadilah percakapan sebagai berikut (garis besarnya aja....secara saya kalo disuruh mengingat percakapan ga bisa detail) :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Eh, kapan due date kamu?&lt;br /&gt;Gue&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Awal januari&lt;br /&gt;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Kalo dari hasil USG anak kamu cewek apa cowok&lt;br /&gt;Gue&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Cewek&lt;br /&gt;A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Ya ga papa lah....yang penting sehat&lt;br /&gt;Gue&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; : Ya emang ga papa, yang bilang papa juga siapa *langsung sewot* (apa sih maksudnya ngomong begini???)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2187383303964246241?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2187383303964246241/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2187383303964246241' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2187383303964246241'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2187383303964246241'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/ngga-papa-vs-papa.html' title='Ngga Papa Vs Papa'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5690674145007088307</id><published>2011-12-01T23:11:00.000-08:00</published><updated>2011-12-13T07:53:11.727-08:00</updated><title type='text'>Membandingkan Indonesia dengan Negara Lain</title><content type='html'>Beberapa hari yang lalu, di twitternya the urban mama ada semacam info-info biaya sekolah anak (TK dan SD) di Jakarta dan sekitarnya (sekitarnya itu sampe Bali segala, tapi sebagian besar Jakarta). Trus banyaklah yang komentar, mulai dari komentar "mahal ya" sampai ke komentar yang mengkritik pemerintah karena dianggap tidak berhasil menekan biaya sekolah supaya murah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya saya suka heran, kenapa ya pemerintah itu disalahkan terus. Saya bukan pegawai pemerintah loh, cuma saya tiba-tiba aja kalo menyangkut pemerintah teringat pertandingan sepakbola dimana komentatornya lebih heboh dari pemainnya sendiri. Padahal kalau misal komentator bola itu disuruh main, belum tentu akan lebih bagus dari yang sedang main di lapangan. Hal yang sama berlaku dengan pemerintahan, dimana orang seringkali menyalahkan pemerintah untuk semua ketidak-teraturan negeri ini. Apa memang iya semuanya salah pemerintah. Apa ga bisa lihat, rakyat Indonesia ini sebagian besar kalau tidak semua susah diatur. Mau pemerintahnya sebagus apa, kalo rakyatnya ga tau aturan ya hasilnya akan sama saja. Menuntut jakarta supaya ga macet, tapi kemana-mana maunya naik mobil dan ga mau naik angkutan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di posting ini saya mau ngebahas yang menuntut sekolah murah, apalagi membandingkannya dengan negara Eropa dan Amerika sambil bawa-bawa "disana sekolah gratis". Entah yang ngomong itu tahu betul atau tidak sekolah di Eropa dan Amerika gratis beneran apa ngga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekolah di Amerika itu yang gratis cuma pendidikan dasar di public school (sekolah negeri) - nah ini kan sudah sama dengan di Indonesia dimana sekolah negeri dari SD sampai SMP gratis, sekolah swasta (private school) di Amerika mahal banget, kalo bukan orang kaya ga bakalan bisa bayar. Jadi bagi yang mau sekolah gratis, ya masukin aja anaknya ke sekolah negeri....pasti pada ga mau kan, apalagi di Jakarta yang semuanya itu berdasarkan sistem gengsi. Universitas di Amerika pun mana ada yang gratis, jangankan gratis yang murah aja ga ada. Makanya kenapa sampe ada istilah student loan di sana, karena para mahasiswa itu sekolahnya hutang dan akan dibayar (dicicil) nanti sesudah mereka lulus dan bekerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Eropa yang memang sistem "gratis atau murah" nya lebih bagus (karena yang gratis skolah negerinya bukan hanya pendidikan dasar tapi sampe universitas...universitasnya meski negeri juga ga bener2 gratis juga sih cuma bayarnya sama lah sama univ negeri di Indonesia, jadi lumayan murah. kalo yang swasta jangan ditanya deh....ya sama aja dg indonesia, bahkan jauh lebih mahal dari di indonesia), menurut saya tidak adil juga membandingkan Indonesia dengan Eropa. Kenapa? Karena di Eropa pajak penghasilannya besar sekali....bisa sampai 50% di beberapa negara dan semua orang kena pajak, tidak seperti di Indonesia - dimana banyak sumber pajak yang tidak bisa ditarik pajaknya (misalnya para pengusaha yang jualan online, atau usaha yang tanpa ijin resmi seperti rental mobil yg masih satuan, pedagang di pasar atau ITC misalnya...semuanya ini tidak kena pajak penghasilan, cuma paling kena retribusi doang itupun kalau ada). Coba misalnya pemerintah Indonesia mau menaikkan pajak penghasilan dan memperketat penarikan pajak, pasti semua orang udah teriak-teriak dan bisa-bisa ada riot kaya tahun 1998.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus masalah subsidi kendaraan, bbm mau naik aja orang udah protesnya dimana-mana. Mau pendidikan gratis?? Ya bersedia dong bayar bbm tanpa subsidi. Membandingkan dengan Eropa, artinya harus mau juga menerima konsekuensi seperti di Eropa....yang bensinnya satu liter 1 euro lebih (15 ribuan, tergantung di negara mana). Jadi sebelum kita menuntut pemerintah terus, ada baiknya melihat diri sendiri....bisakah kita menyamai beban negara Eropa? Lagian di Eropa, sekolah swasta juga ga gratis kok. Makanya saya ga ngerti sama orang-orang yang suka mengeluh tapi dasarnya tidak jelas. UUD 45 pasal 34 yang menyatakan fakir miskin dan anak-anak terlantar dipelihara oleh negara. Apakah definisi dipelihara? makannya saja? kesehatannya? atau sampai ga usah kerja dan semuanya ditanggung negara? Dan apakah semua rakyat Indonesia ini fakir miskin? sehingga semuanya menuntut yang gratis-gratis dari pemerintah. Dari yang ditanggung negara ini, mungkinkah statusnya suatu saat berubah dari fakir miskin ke tidak miskin lagi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut saya, Indonesia itu belum siap jadi negara yang berdemokrasi penuh. Kenapa? karena rakyatnya (termasuk saya) masih belum punya kedisiplinan dan pemahaman hukum yang jelas. Misalnya aja nih, waktu saya di Amerika saya sering volunteer di food bank (lembaga yang memberi makan gelandangan, homeless dan orang-orang miskin baik makanan siap makan ataupun dalam bentuk sembako). Di sana, kalau orangnya mampu beli makan, ga bakalan dia datang ke food bank minta makan gratis. Padahal di Amerika itu food bank nya ga pake acara bawa kartu miskin, semua orang boleh datang dan yang datang akan dilayani. Coba saja bikin tempat makan gratis di Indonesia, ga bakalan ada kesadaran dari yang sebetulnya mampu untuk tidak datang. Pasti tempatnya penuh, smua orang dari yang bener-bener miskin sampe yang cuma ngaku-ngaku miskin, bakalan minta jatah. Orang saya aja kalo tiap tahun bikin acara bagi-bagi sembako buat pengurus makam di pondok ranggon, kayaknya dah mau kerusuhan aja....yang bukan pengurus makam pun minta juga...sampe ada yang nyuruh istrinya pun ikut ngantri (lha pengurus makam itu kan semuanya cowok, masa ini ibu-ibu ngantri juga). Dan di berita pun, udah sering banget kan setiap ada pembagian sembako gratis atau daging kurban di istiqlal, pasti pake acara rusuh. So i dont think we deserve free school sampe universitas karena kita belum bersedia bayar pajak yang sebanding untuk itu, bayar bbm yang ga subsidi, makanan yang ga subsidi (pupuk masih subsidi loh, jadi smua makanan kita itu subsidi)....kalo mau semuanya gratis, trus duitnya dari mana? Pemerintah kalo hutang terus kan negaranya bangkrut juga, udah syukur ini imbas krisis eropa dan amrik yang sodara2 banggakan dan gunakan sebagai perbandingan itu belom berimbas banyak disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi sebelum menuntut pemerintah ini itu, perbaiki diri sendiri dululah. Kalo memang merasa sekolah anak mahal, ya jangan punya anak banyak-banyak. Ato masukin aja anak ke sekolah negeri. Pembantu saya anaknya dua, masuk sekolah negeri ga bayar sama sekali. Ga ada spp, ga ada iuran ini itu. Bisa tuh....berarti tinggal kitanya aja kan. Lagian kalo mau ngebandingin sama Eropa/Amerika, kenapa ga ngebandinginnya begini "di Eropa naik bis 2 Euro, di Indonesia 5 ribu....."  atau "di Eropa makan di restoran minimum 30 euro satu orang, di Indonesia 100 ribu juga dah bisa makan di restoran" dibalik gitu loh sekali-sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5690674145007088307?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5690674145007088307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5690674145007088307' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5690674145007088307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5690674145007088307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/12/membandingkan-indonesia-dengan-negara.html' title='Membandingkan Indonesia dengan Negara Lain'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3195936196116671429</id><published>2011-11-28T04:44:00.000-08:00</published><updated>2011-11-28T04:54:15.785-08:00</updated><title type='text'>Jadi Satpam</title><content type='html'>Tadi sore, setelah paginya sibuk dengan urusan kelurahan untuk pindah alamat dan ganti kartu keluarga, saya pergi ke rumah pak RT alamat baru untuk minta tanda tangan. Setelah itu saya musti ke ketua RW alamat baru. Berhubung saya ga tahu rumah pak RW lingkungan saya itu dimana, saya pergi ke pos satpam komplek dan nanya ke mereka. Eh ternyata pak satpamnya malah bilang "dah bu, saya aja sini yang mintain tanda tangan. ibu tunggu aja disini".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah pergilah si satpam baik hati ini (namanya Pak Sobar, btw) naik motor ke rumah pak RW sementara saya nongkrong di pos satpam nungguin. Trus setelah beberapa menit, saya baru sadar...eh ini pegimana kalo ada orang mau masuk/keluar komplek, masa saya musti buka-tutup gerbang komplek. Mustinya tadi sblom Pak Sobar cabut, saya bilang ke dia dulu untuk meninggalkan gerbangnya dalam keadaan terbuka. Tapi ya udahlah, ntar saya suruh aja orang yang mau masuk/keluar komplek nunggu. Moga-moga aja ga ada sama skali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata tidak berapa lama, ada orang naik motor mau delivery pesanan makanan. Jiah....dia tanya rumah seseorang di dalam komplek....jelas aja saya ga tahu (lha wong saya ama tetangga sebelah aja kenal-kenal muka doang). Saya akhirnya minta si petugas delivery ini milih, mau nunggu satpam atau buka sendiri pintu gerbangnya. Lha perut gendut begini, masa mau bukain gerbang (sebetulnya sih gerbang yg saya maksud disini lebih kaya palang besi yang naik turun seperti di pintu lintasan kereta api itu lho....tapi kan tetep aja bikin keringetan kalo saya musti bukain). Si petugas delivery ini akhirnya milih buka sendiri dan cari alamat tepat dari tujuan yang dia cari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selang beberapa saat kemudian......*kok lama ya pak Sobar ini ga dateng-dateng*.....nyokap saya lewat dan dia langsung ketawa cekikikan ngelihat saya ada di pos satpam "lagi ngapain kamu disitu? saking bosennya kamu menawarkan diri gantiin satpam?" rrggghhhh nyokap ini. Untung akhirnya pak Sobar datang....yihaaaa, jadi saya bisa langsung numpang nyokap dari gerbang sampe rumah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3195936196116671429?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3195936196116671429/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3195936196116671429' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3195936196116671429'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3195936196116671429'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/11/jadi-satpam.html' title='Jadi Satpam'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5989846309350463287</id><published>2011-11-23T01:05:00.001-08:00</published><updated>2011-11-23T01:13:59.408-08:00</updated><title type='text'>My Walking Cash Machine</title><content type='html'>Nyokap gue, bener-bener masih kaya orang jaman dulu. Kalo bayar apa-apa pake cash, soalnya kartu debit/atm makenya gimana dia ngga ngerti. Kadang suka ngetawain juga sih. Soalnya kartu atm disimpen di rumah, sampe pin nya ga inget saking ga pernah dipake.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena sekarang hamil gue makin besar, suka males kan keluar-keluar. Selain panas, macet, duh ga betah deh. Jadi ga pernah sempet ke atm. Kalo misalnya pergi makan atau ke rumah sakit, bayarnya selalu pake debit BCA. Cilakanya kadang-kadang orang tuh suka masang tanda debit BCA, tapi giliran mau dibayar pake kartu yang menurut gue lumayan sakti itu, banyak deh alasannya. Mulai jaringannya lagi off, line nya sibuk, mesinnya rusak. Bahkan, beberapa resto di Sudirman ga nerima debit BCA hihihi....cuma trima kartu kredit. Jadi kadang ga bisa juga mengandalkan debit BCA doang tanpa punya kartu kredit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untung ada nyokap gue. Kalo lagi perlu bayar apa-apa, tinggal minjem cash ama dia, trus ntar gue ganti lewat internet banking transfer aja. Tapi ternyata lama-lama nyokap gue sebel juga, soalnya dia jadi harus ke bank ngambil duit lebih sering hihihi. Biasanya sih nyokap gue ke bank cuman sebulan sekali. Ambil duit skalian bayar listrik dan utility2 lain (bahkan untuk urusan bayar beginian pun nyokap tetep ga pake atm, saking dia ga tau cara make atm plus beliau ga percaya banget kalo resi atm itu bisa dijadikan bukti pembayaran yang resmi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin, nyokap gue ngeboikot peminjaman uang cash ini. Dia bilang....ga mau ah ibu minjemin kamu duit, abis balikinnya transfer terus. Ibu kan pusing harus antri ke bank ambil duit. Kamunya enak-enak aja ngerjain orang tua. Wekkkssss....terpaksa harus mencari sumber dana cash lain nih....siapa yah???? Ada yang mau?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5989846309350463287?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5989846309350463287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5989846309350463287' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5989846309350463287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5989846309350463287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/11/my-walking-cash-machine.html' title='My Walking Cash Machine'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1218224805882202049</id><published>2011-11-10T00:15:00.000-08:00</published><updated>2011-11-10T00:15:25.823-08:00</updated><title type='text'>Dapurku di Jerman</title><content type='html'>&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-oFz5L1PspGE/TruB8cYxI6I/AAAAAAAAARw/9-N3GQtafOU/s1600/CIMG0142.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://4.bp.blogspot.com/-oFz5L1PspGE/TruB8cYxI6I/AAAAAAAAARw/9-N3GQtafOU/s200/CIMG0142.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Dinding setelah wallpaper dilepas&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-MuhI_mUYwsU/TruB-KdD_BI/AAAAAAAAASA/Xvffa5MsjRw/s1600/CIMG0147.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-MuhI_mUYwsU/TruB-KdD_BI/AAAAAAAAASA/Xvffa5MsjRw/s200/CIMG0147.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Dinding batu kepasang setengah&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;I feel like i need to kiss my husband (eh apa sih ini).....soalnya suamiku selesai ngerjain dinding dapur. Beberapa bulan lalu, kita muter-muter nyari kitchen set yang affordable di Jerman....dan ga ada bow hahahha, mahal-mahal smuanya. Masa kitchen set seperempat harga apartemennya, kan ga afdol banget ya, ntar kalo mau jual apartemen, gimana coba...susah kan. Akhirnya kita beli Ikea (matek lah nelan ludah sendiri, secara dulu aku kan kerjaannya menghina-hina Ikea), karena cuma ini yang kita mampu. Ini aja harga kitchen setnya udah sepersepuluh harga apartemennya, blom lagi delivery dan instalasi yang ga gratis ....mana ada ya di Eropa service gratis, mimpi aja situ.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-rMBqSStR9qY/TruB9PCnbiI/AAAAAAAAAR4/uIF9b_t_OhQ/s1600/CIMG0145.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://3.bp.blogspot.com/-rMBqSStR9qY/TruB9PCnbiI/AAAAAAAAAR4/uIF9b_t_OhQ/s200/CIMG0145.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Mesin Pemotong&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-KtaJILYnJJs/TruB--RZ7SI/AAAAAAAAASI/SB8zSN3FqvI/s1600/CIMG0166.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://2.bp.blogspot.com/-KtaJILYnJJs/TruB--RZ7SI/AAAAAAAAASI/SB8zSN3FqvI/s200/CIMG0166.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kitchen Set Terpasang&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Pas kita beli apartemennya, dindingnya ketutup wall paper. Jadi pas aku di Jerman, udah aku remove dan sama suamiku mau diganti dinding batu. Udah aku omelin sgala macem tuh, soalnya suamiku minta beli mesin pemotong batu (menurutku pemborosan abis). Tapi setelah lihat batunya keinstall setengah, marah-marahnya agak reda hahaha (dasar cewek!). Prosesnya agak lama, karena semua dikerjain suamiku sendiri. Nunggu listriknya kepasang aja sebulan, makanya ga pernah ngomel lagi soal PLN di Jakarta, secara di Indonesia itu service jauh lebih baik. Paling lama seminggu dari applikasi langganan, pasti tukangnya udah datang dan listrik udah mengalir. Di Jerman, ampe bolak balik tuh ke kantor listrik, masangnya lama banget, udah gitu pake acara salah lagi (kita dikasih paket ga sesuai dengan yang kita apply).&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/--RIN1oZcwow/TruCAHNnMAI/AAAAAAAAASQ/0uYWdKw0N6A/s1600/CIMG0165.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/--RIN1oZcwow/TruCAHNnMAI/AAAAAAAAASQ/0uYWdKw0N6A/s320/CIMG0165.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/--4sexV-Feek/TruCDmlK5vI/AAAAAAAAASY/jI-SpbZ8zeY/s1600/CIMG0167.JPG" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="195" src="http://3.bp.blogspot.com/--4sexV-Feek/TruCDmlK5vI/AAAAAAAAASY/jI-SpbZ8zeY/s200/CIMG0167.JPG" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;Setelah dindingnya selesai, baru kitchen setnya dipasang. Hasilnya bisa dilihat di foto. Kitchen set nya sih yang masang orang IKEA. Untung aja ga kita pasang sendiri, soalnya ternyata ruwet banget. Bukan hanya kabinetnya, tapi instalasi listrik untuk appliance-nya plus pemipaan buat sink (tempat cuci piring) dan dishwasher lebih ruwet lagi. Orang Ikea-nya aja ada 3, dan ngerjain dari jam 9 pagi sampe jam 8 malem kepotong break makan siang 1 jam. Kalo kita kerjain sendiri apa ga bakalan seminggu tuh selesainya. Pantesan aja instalasinya mahal, 1000 euro lebih. Dan lucunya yah, di Ikea ini bayarnya semua di rumah loh. Mulai dari bayar barang-barangnya sampe instalasinya, bayarnya cash on delivery bukan bayar di toko. Duit segitu banyak, bayarnya kayak jual-beli obat bius aja. Jadi sebelum Ikeanya datang, aku perlu ke atm setiap hari ngambil cash sampe uangnya cukup (daripada ke bank musti ngomong bahasa Jerman versi tarzan ke org bank). Pas semuanya jadi......cantik deh, hahaha maklum orang kampung...kebiasaan punya dapur yang kompornya masih pake acara niup-niup. Gini aja udah seneng banget. Masih ada bagian dinding yang perlu pengecatan, tapi itu ntar jadi weekend project suamiku aja. Toh dia selama ini yang ngeluh kalo weekend bosen kalo ga ada aku. Nah tuh, udah dikasi kerjaan yg mungkin sampe akhir tahun baru kelar hihihihihi. Kadang kalo lagi begini, aku bangga banget sama suamiku. Coba deh misal aku nikah sama orang Indonesia, mana bisa cowok Indonesia ngerjain beginian. Yang ada pasti nyuruh tukang. Kalo di Eropa, smua mahal ya terpaksa sebagian dikerjain sendiri kalo ga mau bangkrut. The thing is, bagian yang paling bagus dari dapurku (menurut diri sendiri nih) adalah dinding batu itu. Kita lagi mikir mungkin sisi yang dekat jendela dibikin sama aja, biar lebih bagus daripada sekedar dicat doang. Tapi itu ntar aja, ini sekarang sibuk persiapan menyambut si kecil dulu.&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1218224805882202049?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1218224805882202049/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1218224805882202049' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1218224805882202049'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1218224805882202049'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/11/dapurku-di-jerman.html' title='Dapurku di Jerman'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-oFz5L1PspGE/TruB8cYxI6I/AAAAAAAAARw/9-N3GQtafOU/s72-c/CIMG0142.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-9059935653217199283</id><published>2011-11-02T12:14:00.000-07:00</published><updated>2011-11-02T12:14:16.850-07:00</updated><title type='text'>Happy Relationship</title><content type='html'>Seorang teman pernah bilang, dia bisa tahu sebuah hubungan itu bahagia atau enggak, dari cara seseorang yang terlibat dalam hubungan tersebut membagi detail tentang pasangan/hubungannya ke orang lain. Saya cuma ngangguk2 aja pas teman saya itu ngasih contoh, gimana sebagian orang bahkan ngga pasang foto pasangannya di facebook atau ngga pernah cerita sama sekali ke orang terdekatnya tentang pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski cuma ngangguk2 pas teman saya ngomong, abis itu tetep lah saya langsung ngibrit cek facebook saya untuk memastikan setidaknya ada beberapa foto suami saya di akun saya hahahahaha.....manipulative banget yah. Kalo ga hepi, ya sebenernya biar aja lah orang mau beranggapan gimana. Tapi ya namanya cewek, apalagi yang yang sifatnya lumayan kompetitif kaya saya xixixixi.....Eh, tapi dalam pembelaan saya, udah saya bikin blog khusus tentang suami saya....jadi pasti saya hepi banget kan, otherwise I wouldn't do so (silakan ngeloyor pergi karena jijay :) ...gampang kok tinggal klik tanda silang di pojok kanan atas )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mungkin pendapat teman saya itu cuma berlaku buat cewek kali ya. Soalnya suami saya ga pernah tuh pasang-pasang foto saya dimana-mana (mungkin dia ga hepi sama saya, cuman alesannya macem-macem wakakak). Waduh, saya jadi kepikiran beneran, apa dia hepi sama istrinya ini atau ga yah? Anggep hepi ajalah...back to the theory only applies to women :) daripada stress.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bener loh....dia ga punya foto saya di komputernya, bikin saya janji ga bakalan masang foto baby cat kalo udah lahir nanti di facebook (boleh katanya tapi satu aja pas ngasih pengumuman kelahiran)....*lah tadi katanya anggep dia hepi aja, tapi kok balik sini lagi ujung-ujungnya*. Besok saya pasang sendiri ajalah foto saya di komputernya :p maksa abis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering saya bilang ke suami saya, hon you only love me when you need me (abis saya tiap hari tuh ada aja kerjaan yang harus saya lakukan buat dia, entah itu nerjemahin tender, order barang, booking tiket, ngatur jadwal meeting sama client yang ada di Jakarta....jadi berasa sekretaris tapi gratisan).....dia selalu deh jawabnya gini "but i need you all the time....so, that means i love you all the time"....Dijawab begitu, saya kalah deh ga bisa bales lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So i guess, happy or not the relationship you are in, apapun teorinya....semua tergantung dari diri sendiri aja kok. Ga peduli orang bilang gimana, if you are happy then you are....simple aja kan?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-9059935653217199283?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/9059935653217199283/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=9059935653217199283' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9059935653217199283'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9059935653217199283'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/11/happy-relationship.html' title='Happy Relationship'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8786108565711756079</id><published>2011-10-18T11:28:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T11:28:16.118-07:00</updated><title type='text'>Panen</title><content type='html'>Meskipun masih jauh nih dari hari raya Thanksgiving (hari raya syukur kalo menurut aku yang dirayakan di Amerika di bulan November), minggu ini sawahku panen (kalo orang Jawa, ada tuh ritual ucapan syukur dengan bawa hasil panen ke tempat ibadah buat dibagi-bagi). Ya aku ga ikut lah membungkuk-bungkuk dan motongin padi. Lagian kalo panen gitu, ga selesai sehari, abis motongin padi, musti dijemur, dilepasin kulitnya....banyak deh (i don't even know the sequences).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-yvFVrslHxD8/Tp3E_nK0SPI/AAAAAAAAARQ/h_jHIqnlnpE/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-yvFVrslHxD8/Tp3E_nK0SPI/AAAAAAAAARQ/h_jHIqnlnpE/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Dulu pas jaman kuliah, aku pernah ditanyain mau kerja apa nantinya kalo udah lulus. Waktu aku jawab ibu rumah tangga dan petani, ya jelas lah aku diketawain (dikira salah jurusan....ngapain masuk teknik kalo mau jadi petani). Masalahnya sekeluargaku orang teknik smua....jadi aku ini bagaikan ga punya bayangan lain soal dunia kerja selain kuliah di fakultas teknik. Tapi selain itu, mau jadi petani kan susah juga ya....jadi ada untungnya kuliah teknik, pas lulus aku bisa ngumpulin modal buat ngerjain macem-macem tanpa khawatir besok mau makan apa. Sekarang aja, aku juga cuma bagi hasil sama petani penggarap yang menawarkan diri memanfaatkan tanah yang terbengkalai buat diubah jadi sawah. Jadi tiap 3-4 bulan sekali, aku dapet setoran beras. Dan meskipun tanah itu cuman seupil, ternyata berasnya banyak juga yah....soalnya di rumah tuh, beras 10 kilo aja abisnya lama banget, pada sok-sokan ga makan nasi.....(tapi lauknya banyak). Makanya kalo dapet kiriman 5 karung (sekitar 250 kilo) tiap 3 bulan, itu yang bahagia malah supir nyokap, kakakku dan tanteku instead of me and my mum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemarin aja nih, kakakku yang adalah orang modal gratisan nomor satu di dunia (gimana ga aku kasih julukan begini coba....secara dia itu mobilnya mobilku, rumahnya dibeliin nyokap, kebutuhan sehari-hari belanjanya di ibumart....krn kalo ke rumah nyokap pulang-pulang bawa sembako dan bisnisnya pun sampe menyebabkan diriku terlantar tak punya tempat tinggal karena sebagian tukang jahitnya menuh-menuhin rumahku sampe aku harus ngungsi ke rumah nyokap), dia udah main mulu ke rumah sambil nanya "udah panen blom kamu? beras di rumahku abis" (emang gue pikirin beras di rumah lu abis apa kagak.....beli sendiri kek sekali-sekali).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apart from that, jadi petani itu bikin tentram karena aku bisa bilang ke diriku sendiri kalo aku udah swasembada beras hihihi......kan menyukseskan program pemerintah, aku ga beli beras impor.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8786108565711756079?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8786108565711756079/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8786108565711756079' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8786108565711756079'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8786108565711756079'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/panen.html' title='Panen'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-yvFVrslHxD8/Tp3E_nK0SPI/AAAAAAAAARQ/h_jHIqnlnpE/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2435567133589981783</id><published>2011-10-18T09:37:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T11:07:20.707-07:00</updated><title type='text'>Ngisi Apartemen</title><content type='html'>Minggu ini, saya musti menelan mentah-mentah kegengsian diri sendiri. Lebih tepatnya tekad saya untuk sebisa mungkin pakai produk Indonesia kalo ngga Italy gagal total minggu ini *nasionalis boleh dong*. Setelah banyak bersyukur karena minggu ini apartemen kita di Jerman akhirnya selesai (benerin dinding dan wallpaper yang rusak, bongkar built in cabinet yang jelek, ganti toilet, benerin lantai)....lama banget deh nunggunya. Memang kalo di Eropa itu ga kayak di Indonesia, yang panggil tukang bisa besok langsung ada. Udah di Eropa tukangnya lebih mahal, mereka sok sibuk banget. Dipanggil hari ini, bisanya baru 2 minggu kemudian...itupun kalo ada hal-hal yang kurang mereka nanti dipanggil laginya lama buanget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Listrik dan gas udah diaktifin, jadi saatnya pengisian apartemen dengan furniture tiba. Rencana awalnya sih mau kirim furniture dari Indonesia. Cuma setelah saya cari-cari kargo, ternyata kalo ngirim sedikit itu mahal banget. 2 tahun lalu, kita kirim furniture ke rumah Italy satu kontainer cuma 1500 euro. Ini ke Jerman, cuma mau kirim meja makan, tempat tidur, sofa ga ada yang bisa kurang dari 3000 euro (mau kirim 1 kontainer penuh apartemennya ga muat). Kita pikir kalo 3000 euro itu mah mendingan beli furniture di Jerman aja. Memang ga bisa buat beli furniture yang solid wood (jangankan jati, kayu biasa aja harganya udah ga terjangkau deh....tempat tidur gitu udah 4 digit smua harganya). Jadi bukan hanya niat nasionalisme saya ilang (dari mau pake produk Indonesia trus ga jadi) tapi standard saya juga turun (dari mau furniture solid wood terpaksa kita belinya yang bahan kulit sintetis) .... menyedihkan sekaleeee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya juga rada pusing ngurusin apartemen (berurusan dengan tukang listrik, tukang gas, tukang pipa ledeng plus tukang yang masang kitchen set, benerin lantai, benerin toilet...smuanya beda-beda orang). Smuanya selalu minta janjian di hari kerja, jadi suami saya musti bolak balik dari kantor ke apartemen, ngabur-ngabur dikit belum lagi di Jerman itu toko kalo sabtu cuma buka sampe jam 1 siang dan minggu tutup - bener2 kasihan yang pada kerja kalo mo shopping musti bangun pagi di hari sabtu. Makanya jadi saya yang disuruh beli furniture...nah berhubung saya di Jakarta, akhirnya saya beli aja smua online lewat amazon wkwkwk.....ini emang tempat belanja online favorit saya, soalnya gampang dan terpercaya...tinggal kalo di jerman, dot com nya diganti dengan dot de (blanja musti pake kamus secara bahasa Jerman saya terbatas cuma sampe Entschuldigung doang)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-SpDzt_zIqoA/Tp25x5Z2HBI/AAAAAAAAARA/dRE1Q5mropE/s1600/bed.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664888173175905298" src="http://1.bp.blogspot.com/-SpDzt_zIqoA/Tp25x5Z2HBI/AAAAAAAAARA/dRE1Q5mropE/s320/bed.jpg" style="float: right; height: 198px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-BFyD4QYddus/Tp24OYI6CkI/AAAAAAAAAQ0/TSFWUV8yW2Q/s1600/meja%2Bmakan.jpg" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664886463439440450" src="http://3.bp.blogspot.com/-BFyD4QYddus/Tp24OYI6CkI/AAAAAAAAAQ0/TSFWUV8yW2Q/s320/meja%2Bmakan.jpg" style="float: right; height: 199px; margin: 0pt 0pt 10px 10px; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-5aF7y_MB378/Tp3AGz7Z1yI/AAAAAAAAARI/S6G8mvF-YHc/s1600/bed.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-5aF7y_MB378/Tp3AGz7Z1yI/AAAAAAAAARI/S6G8mvF-YHc/s1600/bed.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Berikut barang-barang yang saya beli....ibu-ibu seperti saya, dah saking ga ada hal bermutu yang mau diceritain, mamerin belanjaan lah yaow (ini smua foto dari amazon, barangnya sih baru akan nyampe di apartemen kita minggu ini). Yah lumayan lah, seharian ini abis senam hamil nungging-nungging yang end up sarapan saya keluar smua (muntah di tempat senam.....hiks, maap ya petugas cleaning service) ada shopping yang menghibur hati. Selain shopping furniture, saya juga beli duvet khusus untuk musim dingin (meskipun saya di Jakarta usahanya jualan duvet/quilt, tapi duvet yang saya buat kan buat musim panas....susah nyari bahan buat duvet musim dingin di Indonesia), beli kasur, bantal, &lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-dpuBWn1aKxs/Tp23IQE__9I/AAAAAAAAAQQ/PCfd7cYEuwk/s1600/sofa.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5664885258684727250" src="http://4.bp.blogspot.com/-dpuBWn1aKxs/Tp23IQE__9I/AAAAAAAAAQQ/PCfd7cYEuwk/s320/sofa.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 300px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 300px;" /&gt;&lt;/a&gt;trus ngemail temen saya yang mau ke Jerman hari Senin....bilang ama dia mau nitip seprei (hehehe). Masih banyak sih yang musti dibeli, seperti TV, mesin cuci, furniture kamar anak, walk in closet dan peralatan home security. Cuma karena saya cuma punya kartu debit dan pemakaian hari ini udah max out...daripada ntar kartu saya diblok, ngurusnya musti nelpon2 ke amrik sono...ngabis2in pulsa, hari ini shoppingnya brenti duluuu. Lagian keenakan suami saya, ntar kalo blanjanya pake kartu debit saya....dia ga keluar duit apa-apa dong *huh* (tetep lah saya sebagai istri ada egois-egoisnya hehehehe). Sisanya biar dia aja yang beli....paling-paling kalo dia puyeng belanja online, dia bisa ke toko atau bisa nunggu sampe balik ke Jakarta biar saya yang belanja online tapi pake kartu dia xixixi. Belanja memang menyenangkan, apalagi buat ngisi apartemen/rumah, puasnya tidak terkatakan....sayangnya ga bisa tiap hari :) lalalalala&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xrbLHUhmQKs/Tp23TOR3u1I/AAAAAAAAAQc/vTIx-IJ_ic8/s1600/meja%2Bmakan.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2435567133589981783?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2435567133589981783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2435567133589981783' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2435567133589981783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2435567133589981783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/ngisi-apartemen.html' title='Ngisi Apartemen'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SpDzt_zIqoA/Tp25x5Z2HBI/AAAAAAAAARA/dRE1Q5mropE/s72-c/bed.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8376110067760899188</id><published>2011-10-16T05:20:00.000-07:00</published><updated>2011-10-16T05:20:53.787-07:00</updated><title type='text'>Curhat Massal</title><content type='html'>Dari judulnya aja dah kliatan nih, isinya mau ngomel-ngomel wakakak. Ngga sih, cuma sekedar cerita aja gimana pengalaman buruk saya jadi pedagang kalo jualannya ke teman-teman sendiri. Pokoknya bisnis itu kalo sama temen malah ga enak deh. Entah temen itu sebagai partner, konsumen atau supplier.....rada susah mau profesionalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bayangin aja yah, ada masalah dikit, kalo protes kita langsung dituduh ngga pengertian. Sementara disisi lain, kenapa ya kok saya terus yang disuruh pengertian, sementara mereka sendiri ga pengertian ama saya. Pokoknya permintaan untuk dimengerti ini dikeluarkan sesuai kebutuhan mereka aja, jadi saya kebagian ga enaknya terus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bulan ini yah, entah kenapa kok ya saya banyak jual barang ke temen-temen sendiri. Mungkin kebetulan aja. Nah dari semuanya itu, ga ada yang bayar bow. Udahlah pesannya ga pake uang muka, barangnya diambil tapi ga dibayar. Masih mending kalo kejadiannya barang pesanan tidak sesuai keinginan mereka dan barangnya dikembalikan. Jadi kan barangnya masih bisa saya jual obral. Lah kalo barangnya diambil.....tapi ga ngasih pembayaran, ini yang saya ga ngerti. Coba deh beli di toko, ambil barang dan ga bayar.....apa ga bakalan ditangkep dengan tuduhan mencuri, meskipun anda bilangnya...besok deh pasti saya bayar, pasti kan bakalan tetep ditangkep. Herannya kalo sama saya, dianggepnya saya wajib mengerti. Dan kalo saya nagih sampe berkali-kali, dianggapnya saya yang cerewet. Dagangan saya aja kadang selain uda diambil, uda dipake2 pulaaa....jadi kan kalo saya anggap mereka-mereka itu mencuri, wajar toh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada nih temen saya, beli gordyn 20 juta lebih....gordynnya dah sampe dipasang, udah 1 bulan pula....kalo ditagih pembayarannya mangkirnya ampe entah berapa kali. Saya disuruh datang hari tertentu jam tertentu, saya datangin, dianya ga ada di rumah. Nyebelin ga sih. Kelihatan kan emang ga niat bayar. Ada juga teman yang beli sprei, udah sampe 2 minggu belum dibayar. Waktu saya tagih, dia bilang orang tuanya lagi sakit.....padahal saya tahu sakitnya baru 1 hari....yang 2 minggu kemarin ngapain aja? Saya kan dagang yah, kalo pembayaran macet begini, mana ada kan yang mau ngerti kalo saya harus tetap bayar pegawai dan supplier tepat waktu. Ada yang malah ngomel "lu kan udah banyak duit, masa segini aja ribut banget"....lah saya banyak duit ato nggak, itu kan usaha saya sendiri....apa trus kalo saya banyak duit, lo bisa seenak-enaknya nyuri barang dagangan saya (beli ga bayar kan nyuri yah)....saya ini menjalankan usaha bukan yayasan amal. Kalo masalah pengertian, kenapa pas ortu sakit malah blanja-blanja....trus masalah tega, mereka tega juga kan ngemplang dagangan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya saya suka ga respect, kalo temen-temen saya itu suka cerita dia abis beli apa, abis jalan ke mana....Halahhhh.....lu pas pamer harta aja semangat, pas giliran musti bayar hutang, lari kayak maling dikejar polisi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8376110067760899188?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8376110067760899188/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8376110067760899188' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8376110067760899188'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8376110067760899188'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/curhat-massal.html' title='Curhat Massal'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7508818578706254310</id><published>2011-10-12T11:19:00.000-07:00</published><updated>2011-10-18T10:59:32.185-07:00</updated><title type='text'>Other People's Shoes</title><content type='html'>Kebiasaan buruk saya adalah, suka meletakkan keadaan orang lain ke diri sendiri atau sebaliknya, meletakkan diri sendiri ke standard hidup orang lain (a.k.a membanding-bandingkan). Ada bagusnya, dalam arti saya terpacu jadi lebih maju kalau yang saya lihat lebih dari saya. Buruknya, bikin saya (most of the time) envy/iri akan kehidupan orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak saya sering blowgwalking ke blog ibu-ibu tetangga (meski ga kenal, hehe anggep aja tetangga blog) yang rata-rata seumuran atau beda 3-5 tahun lah (beda 5 tahun bisa dianggep seumuran ga sih), saya bersyukur juga. Di saat semua orang sibuk ber KPR ria, setidaknya saya bisa bikin rumah tanpa pinjaman bank. Di saat orang lain mikir mau belanja kebutuhan sehari-hari, saya ga pernah mikir belanja....bahkan meskipun buat diri sendiri, saya ini financial awarenessnya cukup tinggi, cuma kalo untuk hal-hal kecil saya sebenernya ga pernah mikir. Kaya belanja di supermarket atau cuma sekedar nraktir pegawai-pegawai saya makan enak, gini mah ga usah bikin pusing diri sendiri ya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya sih tergantung yang saya bandingkan itu siapa. Bergaul dengan istri-istri expat, saya ini paling parah. Tas bermerk tapi ga up to date (bukan keluaran seri terbaru). Ada restoran baru buka di Jakarta, saya ga langsung nyoba dan bahkan saya ga denger tentang restoran baru itu. Rumah ga ada kolam renangnya (bahkan masih tinggal di rumah orang tua). Dan teman-teman saya yang istri expat ini masih muda-muda loh. Umurnya 25 tahunan, belum 30. Kalo bandingin sama yang di atas 30 mah, saya udah mati mengenaskan karena iri kali yah (karena rata-rata rumahnya 3 di berbagai belahan dunia, rumah liburan di bali atau di daerah pantai lainnya minimal 1 plus apartemen di sana sini) jadi saya ga berusaha ngedeketin mereka sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi back to reality, kalo istri yang suaminya orang Indonesia....bikin saya jadi bersyukur (karena meskipun banyak istri pengusaha kaya masih seumuran saya udah tajir melintir, untungnya saya ga kenal hahaha). Masalahnya kenapa saya tahu setelah jalan-jalan ke blog orang? Karena, temen-temen kuliah saya rata-rata cowok (maklum anak teknik), jadi cuma kenal suami-suaminya doang, sama istrinya ga pernah deket. Trus temen-temen SMA udah jauh, jarang ketemu. Mantan temen-temen kerja saya, kebanyakan single atau kalo menikah juga dengan expat. Jadi begitulah.....saya mengucap syukur pada Tuhan buat semua berkatNya plus mau berusaha untuk merendahkan diri dan jadi orang lebih humble.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7508818578706254310?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7508818578706254310/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7508818578706254310' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7508818578706254310'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7508818578706254310'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/other-peoples-shoes.html' title='Other People&apos;s Shoes'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5869515808023035206</id><published>2011-10-12T10:18:00.000-07:00</published><updated>2011-10-12T10:18:18.716-07:00</updated><title type='text'>Pre Partum Blues</title><content type='html'>Sebelumnya kan sudah pernah bikin posting dengan judul baby blues, jadi harus ganti judul nih meskipun ceritanya mirip. Kalo ada yang tanya gimana perasaan akan jadi ibu....ya senang sekaligus takut. Dan saya tuh tipe orang yang kalo khawatir akan sesuatu, sampe kepikiran dan kebawa mimpi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa ya beberapa kali saya dapet mimpi buruk soal ganti diaper (karena saya merasa ga yakin bakalan bisa ganti diaper kalo bayinya udah lahir nanti). Ga mutu banget yah. After the diaper nightmare, saya suka mimpi anak saya nangis malam-malam dan saya ga kebangun ..... trus anak saya kenapa-kenapa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another thing, sejak saya perhatikan dengan seksama gambar 4D USG (saya usg 4d ini tiap kontrol bulanan, karena memang di RS medistra, dr Dario selalu pake 4D untuk kontrol bulanan), kayaknya bayi ini mirip ama saya. Saya sih berharap baby cat bakalan mirip bapaknya, biar lebih cakep....sementara saya kan udah item, jelek pula haha.....memang saya selalu bilang ga terlalu mikirin penampilan, tapi ini cuma berlaku buat penampilan saya dan bukan penampilan anak saya. Am I crazy? di saat ibu-ibu yang lain sibuk memikirkan apakah anaknya bakal sehat atau tidak, saya malah sibuk memikirkan apakah anak saya bakal cantik atau tidak (super shallow me).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya ceritain, suami saya cuma ketawa-ketawa sendiri. Dia bilang, hon no wonder kamu itu dandannya sembarangan karena deep down inside kamu ga appreciate yourself as someone beautiful. Ehm....kok suami saya tumben ngomongnya serius begini. Yang pada hamil, mengalami hal-hal seperti ini juga ga sih?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5869515808023035206?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5869515808023035206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5869515808023035206' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5869515808023035206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5869515808023035206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/pre-partum-blues.html' title='Pre Partum Blues'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1306776364278579202</id><published>2011-10-10T07:01:00.000-07:00</published><updated>2011-10-10T07:01:35.745-07:00</updated><title type='text'>Banyak Orang Sirik</title><content type='html'>Di dunia ini, sifat orang emang macam-macam. Diantara sekian banyak macam, yang palingggg saya males banget adalah orang yang kerjaannya sirik melulu dan ga pernah mau kalah. Males ngeladeninnya. Sering ngga ketemu orang kaya gitu? Pokoknya kalo saya beli A, pasti deh komennya mulai dari barang yang saya beli jelek, banyak yang lebih bagus/mahal. Semua yang saya beli dikomentarin jelek, seakan-akan dia aja yang tahu barang bagus dan selera saya jelek semua. Tiap orang kan kesukaannya beda yah, saya mikirnya kalo emang barang saya jelek ya udah kenapa dia yang sibuk...beli aja sono yang bagus, emang gue pikirin. Yang bikin saya malu, eh yang sifatnya begini ini kok ya orang Indonesia semua, malu kan bangsa kita pikirannya dangkal begini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada nih temen saya, pas saya baru beli mobil....komentarnya dari jenis mobil yang saya beli jelek, banyak dipake taxi (udah mau saya sautin aja, daripada mobil elo kijang dipake angkot....iya kan? alesannya ga masuk akal banget, kalo dipikir merci juga dipake taxi, bukan berarti merci mobil yang jelek kan), jenis bannya jelek, lampunya aneh....macem-macem deh. Baru pas saya bilang kalo saya beli mobilnya second hand, ngga baru....baru diem deh dia, puas kali ngata-ngatain di belakang saya kalo saya ga punya duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teman yang lain, sibuk ngomentarin rumah sakit yang saya pilih untuk melahirkan....mereka bilang RS medistra itu jelek dan sebagainya, dan sibuk ngebanggain rumah sakit yang dia pilih. Padahal asal tahu aja ya, RS medistra itu salah satu rumah sakit yang paling mahal di jakarta....ketauan banget kan kalo temen saya itu cuma asal komentar, ga ngerti sebetulnya gimana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus ada temen saya lain lagi, yang pokoknya nganggep semua barang saya yang bagus, itu pasti dikasih...ga mungkin beli sendiri. Saya sebenernya antara mau ketawa (karena mikir, rendah banget yah saya di mata dia....emang penampilan saya rada kampungan wkwkwkwk, ga cocok jadi orkay) dan sebel. Padahal serius, jarang banget ada orang yang ngasih-ngasih saya.....suami sendiri aja kalo saya mau sesuatu, saya ambil uang sendiri di bank, daripada diomelin beli barang mahal. Jam tag-heuer beli sendiri, tas LV beli sendiri, sepatu gucci beli sendiri, tas ferragamo pun semuanya beli sendiri. Bahkan cuma sekedar urusan saya langganan netflix dan megavideo pun dia kira saya ngibul, dan dia kira saya hanya nonton film download yang gratisan di internet. Ya ampun ngapain juga saya ngibul soal begituan, yang cuma 10 dollar sebulan. Emang sih saya bisa nonton gratisan di internet, cuma kurang puas karena gambarnya ga bagus plus ada beberapa site yang membatasi waktu nontonnya sampe 72 menit saja sehari. Mana betah saya nunggu sehari buat nonton setengah filmnya, langganan 10 dollar aja bisa puas kok nonton unlimited.....nyama2in saya ama diri sendiri kali yeee...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya apa sih orang-orang kaya gini? Sirik aja sebenernya....mereka pikir, ih saya kok banyak duit amat beli ini itu. Padahal masalahnya kan bukan soal banyak duit ato ngga, orang saya beli ini-itu juga ga pernah kok nyebutin harga.....kecuali kalo ada orang yang maksa nanya-nanya. Lagian prioritas orang kan beda-beda, ok saya bisa beli macem-macem tapi saya kan juga mengorbankan hal yang lain, misal jarang banget beli baju mahal (kecuali kalo ada acara penting yang malu-maluin banget kalo saya pergi pake baju jelek), saya ga setiap tahun pergi liburan, ga pernah ngikutin gadget yang baru-baru....karena buat saya hal itu ga penting. Nah kalo si sirik ini prioritasnya lain dari saya, toh saya juga ga pernah protes ke dia, ga pernah komen yang jelek-jelek. Dan seringkali, si sirik ini ga sadar loh kalo komennya negatif ke orang lain....dia mikirnya kadang malah, oh aku uda berbuat baik dengan ngasih saran/masukan ke orang lain (saran ama komentar negatif beda ya nekkk). Tapi ya sudahlah, tinggal dicuekin aja....paling ntar juga berhenti sendiri.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1306776364278579202?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1306776364278579202/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1306776364278579202' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1306776364278579202'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1306776364278579202'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/banyak-orang-sirik.html' title='Banyak Orang Sirik'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4424904418785271508</id><published>2011-10-06T05:00:00.000-07:00</published><updated>2011-10-06T05:00:33.920-07:00</updated><title type='text'>Dunia Sinetron Dunia Kita</title><content type='html'>Saya ga suka sama sinetron/telenovela/drama korea....menurut saya selain ceritanya mengada-ada, rada ga kreatif....intinya itu-itu doang (cerita si kaya dan si miskin). Tapi setelah saya perhatikan, kehidupan nyata pun sebetulnya ga jauh-jauh dari sinetron. Buktinya lihat deh saluran TV berita kita pun udah menunjukkan betapa kehidupan nyata sama aja kaya sinetron. Isi beritanya itu-itu aja, muter-muter di sekitaran kasus korupsi dan bejatnya pejabat pemerintah. Kalo ada beda sedikit, itu biasanya karena ada bencana alam. Setelah bencana alamnya brenti, balik lagi deh beritanya ke urusan korupsi dan teman-temannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua puluh tahun yang lalu, yang notabene jumlah channel TV saat itu masih belum sebanyak sekarang, beritanya jauh lebih bermutu. Masih sering ada berita olahraga dan masih banyak berita luar negeri. Tanpa bermaksud mengatakan kalau jaman orde baru itu korupsinya ga ada (lebih ga di ekspose), saya cuma sedikit prihatin. Gimana kita mau maju, misalnya aja dalam bidang olahraga. Sekarang berita olahraga aja jarang - kalaupun ada itu cuman pas tim nasional sepakbola kita tanding/menang (yang adalah jarang sekaleee). Dalam sehari ini, kalau saya pantengin MetroTV misalnya....bahan pemberitaan yang sebetulnya kalo disajikan 1 jam juga kelar dalam sehari tuh cuma diulang-ulang, plus kadang diganti jadi bahasa mandarin/bahasa inggris sementara isinya tetep itu-itu doang. Herannya yang nonton kok ga bosan-bosan. Saya cuma bisa garuk-garuk kepala aja ngelihatnya. Berita internasional cuma muncul lewat tulisan-tulisan yang jalan-jalan di bagian bawah layar televisi, itupun cuma dikit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin banyak yang ngga tahu, tapi sebagian besar orang di amerika itu kuper banget. For them, seems like the world consist only of United States....no other country. Kenapa begitu? ya karena beritanya cuma seputaran mereka doang. Sedikit aja yang aware akan keadaan di negara lain. Indonesia tuh dah mau menuju kesana. Lama-lama ntar generasi muda ditanyain lokasi negara Georgia aja kali ngga ngerti, kayak orang-orang di Amerika yang geografinya nol. Malahan mereka ngerti kasus-kasus selebriti atau pembunuhan di kampung ujung kulon sana (misalnya loh ya), daripada keadaan ekonomi negara tertentu yang berpengaruh ke ekonomi negara kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penonton, kita harus kritis juga....karena gimanapun juga TV-TV itu kan tujuannya cari duit, jadi harus ngikutin selera kita. Selera kita musti diperlebar, keingin-tahuan harus diperpanjang jangan hanya ingin tahu keadaan politik negeri ini (ini mah ga usah kawatir, misal anda ga nonton TV seminggu, masih disitu-situ aja kok perkembangan kasusnya) supaya anak-anak kita lebih maju nantinya, lebih aware akan keadaan internasional (jadi kalo ngomong di luar, tahu hal yang macem-macem dan bisa ngomong sama siapa aja).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4424904418785271508?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4424904418785271508/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4424904418785271508' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4424904418785271508'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4424904418785271508'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/dunia-sinetron-dunia-kita.html' title='Dunia Sinetron Dunia Kita'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5735408319136439082</id><published>2011-10-05T03:58:00.000-07:00</published><updated>2011-10-05T03:58:18.463-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='toko bayi di ITC'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='keperluan bayi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='apa aja yang harus dibeli'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='newborn'/><title type='text'>Belanja Keperluan Bayi</title><content type='html'>Saya pergi ama nyokap ke ITC Cempaka Mas buat beli keperluan bayi, karena berdasarkan info dari temen-temen di sini ini murah. Emang sih sebelumnya saya udah belanja di Suzanna Pondok Indah (seberang McD), tapi di ITC lebih murah deh. Buat yang masih bingung-bingung harus beli apa aja sih buat bayi yang baru lahir (saya juga masih bingung-bingung sih, makanya sampe gotong-gotong nyokap padahal biasanya males blanja ama nyokap krn bawel banget), terutama buat ibu-ibu yang baru mau punya anak 1.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata di toko-toko bayi yang di ITC, sudah ada listnya....jadi kita tinggal kasih tanda mana yang mau dibeli dulu dan mana yang mau dibeli nanti atau malah ga dibeli karena dirasa ga perlu. Ini daftar yang saya beli di ITC Cempaka Mas lantai 1 (jumlah yg saya beli ini berdasar masukan temen-temen saya yang udah pada punya anak):&lt;br /&gt;1. Baju bayi:&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; a. 2 lusin popok kain (1 lusinnya cuma 30 ribu....murah banget ya, atau ngga? *ibu labil*)&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &amp;nbsp; b. 6 buah selimut (ini uda 1 plastik isi 6)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c. 3 buah gurita (kata temen2 saya sih ini sekarang ga terlalu perlu)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; d. 3 pasang kaos kaki dan kaos tangan&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; e. 6 buah body suit...ini baju bayi yg bawahnya ada kancingnya, jadi kalo ganti popok cuma perlu dibuka kancingnya instead of seluruh baju (saya beli 2 ukuran S, 2 ukuran M, 2 ukuran L)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; f. 6 baju lengan buntung/kaos&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; g. 6 baju lengan panjang&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; h. 6 baju tidur (baju one piece yg lengan dan kakinya panjang)&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; i. 6 celana panjang (saya beli dengan 3 ukuran berbeda, jadi 2 S, 2 M, 2 L)&lt;br /&gt;2. Alas kasur yang anti air (perlak?) 1 buah&lt;br /&gt;3. Tatakan ompol (kaya perlak tapi ukurannya lebih kecil) 1 buah&lt;br /&gt;4. Waslap 3 buah (mikirnya ntar kalo kurang pake handuk kecil biasa atau tissue basah)&lt;br /&gt;5. Ember mandi 1 buah&lt;br /&gt;6. Popok disposable yang merk happy nappy&lt;br /&gt;7. Korset ibu 4 buah&lt;br /&gt;8. Selimut 6 buah&lt;br /&gt;9. Selimut yang ada tutup kepalanya (hooded blanket) 3 buah&lt;br /&gt;10. Gunting kuku bayi 1 set&lt;br /&gt;11. Pompa payudara elektrik 1 buah&lt;br /&gt;12. Botol bayi 1 set (isi 6)&lt;br /&gt;13. Botol bayi utk nyimpen ASI di kulkas dg tutup yg bisa rapet kaya tuperware/anti tumpah 1 set (isinya 10)&lt;br /&gt;14. Botol bayi dari bahan gelas 1 set (isi 3 buah)&lt;br /&gt;15. Pembalut bersalin 1 pak&lt;br /&gt;16. Nipple cream&lt;br /&gt;17. Sikat lidah 1 buah&lt;br /&gt;18. Diaper rash cream dari sebamed 3 buah&lt;br /&gt;19. Alkafil buat pusar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah deh itu aja sementara. Ada beberapa item yang pertamanya kepikiran buat dibeli seperti bottle warmer, sterilizer sama baby monitor. Tapi temen-temen saya bilang itu ga perlu. Botol susu bisa dipanaskan di atas kompor dengan air hangat dan mencuci botol bisa dengan merebusnya di panci. Baby monitor....hehe ini ga perlu karena saya kan stay at home mum.....dengan rumah sempit, paling bayi saya jaraknya 2 meter aja most of the time.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belanja macem-macem di atas itu habis 2juta sekian (yang paling mahal sih pompa payudara dan tiga jenis botol bayi yang hampir 2 juta sendiri totalnya, lain-lainnya ga sampe 1 juta). Ini masih harus beli tempat tidur bayi, bantal2 kecil, sama stroller plus produk-produk yang buat mandi seperti minyak telon dan sebagainya, tapi saya rencananya mau beli itu ntar aja pas anak saya udah lahir. Demikian laporan belanjaan saya, smoga yang tadinya bingung ga tambah bingung, sekian dan terima kasih.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5735408319136439082?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5735408319136439082/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5735408319136439082' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5735408319136439082'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5735408319136439082'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/belanja-keperluan-bayi.html' title='Belanja Keperluan Bayi'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8476917665571290021</id><published>2011-10-04T10:21:00.000-07:00</published><updated>2011-10-04T10:21:09.803-07:00</updated><title type='text'>Leher Hitam</title><content type='html'>Tahu kan kalo lagi hamil, badan kita suka lebih hitam dari biasanya di bagian leher, ketiak, sekitaran vagina dan di bawah pusar. Jadi suatu hari gue ngeluh ke nyokap&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;+ : Bu, kok leherku jadi item begini yah....ini karena hormon progesteron meningkat pas hamil ya&lt;br /&gt;- : Iya, memang gitu...sini coba aku lihat&lt;br /&gt;+ : Nih, gila deh itemmmm banget&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus nyokap gue langsung ambil minyak zaitun, kata dia sih bisa membantu menghilangkan. Abis itu, dia oles-olesin ke leherku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- : Tapi btw, ini bukan karena hamil nih.....nothing to do with progesteron....kayaknya ini mah karena kamu jarang mandi aja&lt;br /&gt;+ : Heh? aku udah mandi tadi pagi&lt;br /&gt;- : Neng, dimana-mana itu sehari mandi dua kali.....ini kamu dua hari sekali&lt;br /&gt;+ : Yeeee.....*janji ga bakalan ngeluh soal leher item lagi ke nyokap*&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8476917665571290021?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8476917665571290021/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8476917665571290021' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8476917665571290021'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8476917665571290021'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/leher-hitam.html' title='Leher Hitam'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8502706398979642556</id><published>2011-10-04T03:34:00.000-07:00</published><updated>2011-10-04T03:42:29.645-07:00</updated><title type='text'>Rumah Idaman</title><content type='html'>&lt;div class="" style="clear: both; text-align: left;"&gt;Ini gambar design rumah idaman gue tampak samping, yang lagi dibangun dengan susah payah (maklum kadang gue dan suami suka ga bisa ngebedain impian vs kenyataan). &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-wfjt596sJkQ/Torbg3JyFlI/AAAAAAAAAQE/riBWr6cKP8w/s1600/Scene-2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://4.bp.blogspot.com/-wfjt596sJkQ/Torbg3JyFlI/AAAAAAAAAQE/riBWr6cKP8w/s320/Scene-2.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&amp;nbsp;Kira-kira completion date nya tahun depan (Juni 2012). Kenapa lama skaliiii....Pertama ya karena kita ngerjainnya brenti-brenti. Pas ada duit dikerjain, pas ga ada duit tukangnya kita suruh brenti. Yang kedua, pas kita mulai bangun tuh IMB nya belum bener-bener selesai, jadi ada kali 6 bulanan bangunnya di pelan-pelanin (bangun yang ga perlu IMB dulu seperti pagar, bikin sumur, sama persiapan saluran air/plumbing dan gali-gali tanah buat basement) skalian nunggu surat IMB nya keluar. Yang ketiga, kita sambil ngerjain rumah ini juga ngerjain proyek lain-lain (serakah banget ga sih????), seperti renovasi apartemen di Jerman dan bikinin garasi buat mertua gue di Italy. Jadi instead of fokus, ketiga-tiganya seret hahahaha....kasian deh gue.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Sua11GNE-D0/TordHhzu65I/AAAAAAAAAQI/dODYXhw3B9Q/s1600/Scene-1.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://4.bp.blogspot.com/-Sua11GNE-D0/TordHhzu65I/AAAAAAAAAQI/dODYXhw3B9Q/s320/Scene-1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Rumah ini dibangun di atas tanah 800 m2 dan luas bangunannya 600 something m2 (tepatnya gue lupa brapa, soalnya kebanyakan ganti-ganti desain ampe bingung akhirnya yang dibangun itu yang mana sih hihihihi). Tampak depannya seperti ini. Bagian bawah adalah semi basement, yang luasnya sekitar 150m2, buat garasi, workshop suami gue, gudang/storage sama ruang pompa. Trus lantai dasarnya 270m2 buat kamar tidur tamu, living room, dapur, ruang makan, ruang fitness, kantor/working area, ruang service (laundry), kamar pembantu dan 3 kamar mandi (di kamar pembantu satu, di kamar tidur tamu satu, sama deket dapur satu). Lantai atas skitar 220m2 buat 1 master bedroom, walk in closet, 2 kamar tidur anak, 1 ruang baca/duduk dan 2 kamar mandi (1 di dalam master bedroom dan 1 lagi disharing buat kamar tidur anak). Kita decided untuk ga pake atap dan bikin roof top garden biar bisa buat duduk-duduk sore dan nanem2 taneman....pertamanya mikir mau dikasi rumput, tapi ntar pemeliharaannya susah karena musti ganti tanah setiap 2 tahun skali biar rumputnya tetep subur.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;Gue sharing rumah ini bukan mau pamer (kalaupun terbersit rasa itu, ya mohon maaf), tapi gue saking excited aja....jadi smua orang pingin gue ceritain hahahaha (sama aja ga sih dengan pamer). Kebayang kan, kalo baru pertama kali punya rumah ya norak begini ini (ibarat tong kosong nyaring bunyinya, nah gue banget tuh.....ga ada lagi yang bisa dibanggain jadi ya bgini-bgini aja crita gue). Sejak menikah, gue dan suami emang sebentar aja tinggal di rumah sendiri (bukti bahwa nikah sama expat itu ga menjamin elo jadi kaya raya tralala dan smua langsung ada). Dari 4 tahun perkawinan nih, 1 tahun di Vietnam nyewa apartemen, 1-1/2 tahun di Amerika nyewa rumah, 6 bulan di Jakarta di tempat sendiri tapi akhirnya musti ngungsi karena rumahnya gue pake tempat usaha, 1 tahun di rumah ortu gue (rumah ortu gue ini sbenernya gue juga yang beli, tapi sejak beli emang niatannya buat ortu jadi gue blom pernah nempatin).....dan masih harus nunggu 8-9 bulan lagi sblom selesai wakkkkssss masih lama sekaliiiiiiiii. Smoga cepet selesai dan sesuai jadwal, ga enak juga nih numpang terus, berasa ngontrak aja. Selain itu furniture gue betebaran dimana-mana, ada yang masih dipacking (gue titip di rumah kakak, sama sebagian lagi di rumah gue yang buat tempat usaha, sebagian di rumah ortu gue yang skarang ini), ada yang uda gue oper-oper ke apartemen yang disewakan, trus sebagian gua simpen di gudang sewaan/warehouse gitu karena mau dikirim ke Jerman buat ngisi apartemen disana. Ruwetlah hidupku ini.....makanya pernah kan gue bilang, settling down is a big word.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8502706398979642556?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8502706398979642556/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8502706398979642556' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8502706398979642556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8502706398979642556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/rumah-idaman.html' title='Rumah Idaman'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-wfjt596sJkQ/Torbg3JyFlI/AAAAAAAAAQE/riBWr6cKP8w/s72-c/Scene-2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7326194035004038529</id><published>2011-10-04T00:20:00.000-07:00</published><updated>2011-10-04T01:25:57.230-07:00</updated><title type='text'>Cewek Ngga Asyik</title><content type='html'>Beberapa hari terakhir ini, aku asyik masyuk baca-baca blog orang yang keren-keren. Dalam arti isi blognya yah yang keren. Didn't mean to be nosey on other people's life....cuma emang menarik aja baca gimana perjalanan hidup seseorang tuh beda-beda. Dari hasil blog walking itu, aku lihat kebanyakan yang blognya menarik itu orangnya menarik juga (not that i met all of the blogger, but i met some).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then i looked at myself, dan menemukan diri sendiri adalah cewek yang ngga asyik...hehehe (terima nasib). Cewek lain kan suka dandan, suka sepatu, suka review restoran, jadi hal-hal tersebut bisa disharing dengan sebegitu menariknya. Lah aku? ga suka dandan, ga suka blanja kecuali kalo lagi perlu ato buat keperluan rumah seperti furniture dan teman-temannya (makanya aku end up jualan furniture), ga suka makan di luar karena macetnya ga sebanding dengan kepuasan makan (paling cuma makan di luar kalo diajak ketemuan temen), lebih enjoy nonton di rumah dengan langganan megavideo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan sehari-hari pun bowwww----ringggg....not to me, but to other people. Interestku soalnya ga jauh-jauh dari property, jadi aku suka ngeliatin website-website yang jual rumah dan tanah, bikin planning where to buy next (sambil mimpi ada rejeki 100 milyar jatuh dari langit), ngeliatin rumah-rumah keren di majalah arsitektur. Trus aku sekarang lagi suka baca artikel tentang merawat bayi dan mendidik anak dari buku-buku yang aku beli di amazon. Kegiatan bisnis pun agak ditinggalkan, kecuali yang ga perlu moving around too much seperti sewa menyewa property dan jual beli saham/logam mulia/valuta asing lewat &lt;a href="http://www.targobank.de"&gt;bank ini&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://www.ipb.citibank.com.sg"&gt;ini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sering temen aku nanya, hari ini aku ngapain. Ga mungkin kan aku ceritain hal-hal di atas, ga enak dan takut dibilang sombong/serakah/kerjaan ga mutu, karena emang aku lebih suka mikirin gimana bikin duit daripada gimana ngebelanjainnya. Dan bagi semua orang, bikin duit itu ga asyik karena perlu mikir/keringatan/deg-degan/ngadepin resiko rugi juga....ngebelanjain lebih asyik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara banyak temen-temen yang sibuk hari ini mau beli tas apa untuk nambah koleksinya, aku lebih suka mikirin mau beli investasi apa. Kalo beli tas bermerk, tujuannya bukan buat koleksi, cuma karena merasa perlu aja dan suka modelnya. Aku cuma punya 4 tas bermerk, itupun harganya ga ada yang lebih 10 juta. Ga ada yang sekelas Hermes ato Louis Vuitton yg harganya puluhan sampe ratusan. I stick with Ferragamo aja, ga ada merk lain. Orang lain beli mobil baru, aku beli mobil second hand....karena ya itu tadi, aku kebanyakan mikir kalo soal duit......membandingkan mobil baru atau apartemen baru, pasti aku lebih mikir untuk nabung buat beli apartemen baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ngga asyik bukan berarti sengsara kan? Kalo mau sih, bisa aja liburan ke tempat-tempat yang mewah atau makan di restoran mahal. Tapi seringkali setiap mau ngebelanjain uang untuk hal-hal tertier begitu, aku selalu mikir....aku cari duitnya susah, masa ngebelanjainnya gampang gitu. Plus sejak hamil slalu kepikiran, anakku musti lebih baik dari aku. Kalo aku memulai hidup itu dari negatif (dilihat dari segi property yang dipunyai hehehe....standard orang kan beda2 yak), anakku harus bisa memulai hidup dari positif (jadi nantinya dia ga perlu mikir beli rumah). Jadi at the end, tak apalah aku ini ga asyik buat orang lain.....as long as aku-nya asyik menikmati hidupku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7326194035004038529?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7326194035004038529/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7326194035004038529' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7326194035004038529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7326194035004038529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/cewek-ngga-asyik.html' title='Cewek Ngga Asyik'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5616209867326733438</id><published>2011-10-01T03:11:00.000-07:00</published><updated>2011-10-01T03:11:08.512-07:00</updated><title type='text'>Somebody is Stealing My Thunder</title><content type='html'>Arrggghhhhh.....somebody is stealing my thunder. Tahu kan artinya stealing your thunder? Misalnya nih kamu punya rencana bikin kejutan buat si A, eh tiba2 si B ngasih kejutan duluan ke si A. Itu artinya si B stealing your thunder.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kasus ini, saya punya rencana kasih nama anak saya Cathy, biar rhyme nya sama (senada) dengan suami saya yang nick name nya Cat. Biar gampang, kalo mau manggil suami ama manggil anak, sama-sama panggilannya Cat. Eh masa ya, temen saya anaknya lahir hari ini dan ngasih nama mirip ke anaknya. Uuuuuu.....mau nangis. Ntar kan dikiranya saya ikut-ikutan karena anak saya lahirnya belakangan (kenapa gitu yah sibuk banget ga mau dituduh ikut-ikutan, padahal ga ngaruh juga). Tapi ya tetep aja, saya agak-agak kuciwa hehehehe....karena being a mother, you want your kids to be the most of everything (paling cantik, paling pinter, paling hebat dan paling unik sedunia kalo perlu se alam semesta) dan kalo ikut-ikutan, kan paling ga trus nilai istimewanya ilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mikir-mikir mau ganti ah rencana nama buat anak (back to the drawing board), tapi kalo udah terlanjur sreg susah juga ya. Secara dulu juga ngasih dapetin nama itu mikirnya panjang. Wis lah, tetep aja.....*nyerah*&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5616209867326733438?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5616209867326733438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5616209867326733438' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5616209867326733438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5616209867326733438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/10/somebody-is-stealing-my-thunder.html' title='Somebody is Stealing My Thunder'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2179055611294228687</id><published>2011-09-23T08:26:00.000-07:00</published><updated>2011-09-23T08:26:41.989-07:00</updated><title type='text'>Menutup Fase "Financial Disaster"</title><content type='html'>Seringkali, orang melihat saya sebagai orang yang teratur dalam hal finansial. Memang sekarang saya begitu, tapi sebenarnya tidak selalu teratur dari sononya. Dulu saya bener-bener ga ngerti bagaimana mengatur keuangan dan saya pernah merasakan living from paycheck to paycheck alias gaji ga pernah ada yang ditabung. Sampai saya memutuskan, ga enak banget sih ga punya tabungan, ga ada feeling of achievement dan saya merasa tidak aman. Kalo living paycheck to paycheck tapi cukup sih ga papa ya, masalahnya adalah kalo udah living paycheck to paycheck dan masih ada hutang. Itu yang saya namakan financial disaster.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenernya menghindari financial disaster itu gampang, kuncinya cuma disiplin dan selalu ingat masa depan, which we never know, jadi kita harus mempersiapkan yang terburuk (ga bisa menggantungkan diri akan pertolongan orang lain). Setiap kali mau mengeluarkan uang, pikiran itu saya bawa.....apakah dengan pengeluaran ini, saya masih tetap bisa menabung? Pendisiplinan diri yang saya terapkan adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tidak berhutang&lt;br /&gt;Dengan disiplin, saya belajar untuk mencukupkan diri dengan yang saya punya dan tidak hutang. Dulu saya punya 3 credit card, kalo buka dompet kelihatannya sih seperti orang kaya dan keren padahal kenyataannya banyak hutang. Sejak belajar mendisiplinkan diri, saya menutup kartu kredit dan hanya punya kartu debit (jadi kalau saldo di rekening bank saya tidak mencukupi, saya ga bisa belanja). Sekarang, saya hanya beli sesuatu kalau saya benar-benar punya uang. Ini termasuk beli barang yang nilainya besar, seperti mobil, tanah, rumah dsb. Saya tahu ada banyak orang yang susah untuk mengejar inflasi harga rumah kalau tidak membelinya dengan pinjaman bank, dan karenanya saya sebenarnya setuju kalo pinjaman bank dipakai untuk beli rumah (bukan mobil!), tapi kalo bisa ga hutang - kenapa harus hutang kan? Tanpa hutang, hidup lebih tentram dan penghasilan tidak numpang lewat doang trus abis itu lari semuanya untuk bayar cicilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mencatat pengeluaran&lt;br /&gt;Saya bikin excel sheet yang isinya kategori pengeluaran saya dan catatan harian pengeluaran saya. Dengan mencatat semua detail keuangan, saya makin termotivasi untuk berhemat. Karena selain saya bisa lihat misalnya dalam satu bulan itu sebetulnya saya perlu uang berapa dan paling banyak uang keluar untuk apa, saya juga bisa membandingkan pengeluaran saya dari bulan ke bulan, sebagai contoh: misal pengeluaran makan bulan ini lebih tinggi dari biasanya, saya tahu bahwa bulan depan saya harus mengurangi aktivitas jajan diluar. Terlebih lagi, di excel sheet yang sama, saya buat akumulasi asset yang saya lakukan dari tahun ke tahun dan berapa modal dari asset tersebut yang sudah kembali (misalnya perbandingan harga property vs uang sewa yang sudah saya dapat). Ehm, saya juga bikin catatan hutang disini (soalnya banyak nih yang pinjem uang ke saya).....jadi jangan harap saya bakalan lupa hahahaha.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Planning investasi&lt;br /&gt;Planning investasi ini penting untuk memperkirakan apakah uang yang saya punya cukup untuk masa depan. Intinya sih saya buat kantong-kantong keperluan masa depan. Misal: tabungan untuk biaya kesehatan, tabungan untuk biaya pendidikan anak, tabungan untuk pembayaran pajak tahunan, tabungan untuk pensiun, tabungan cadangan dsb. Dengan membuat kantong-kantong seperti ini, saya memastikan saya punya dana cukup buat keperluan-keperluan yang saya anggap perlu. Ok, mungkin bakalan ada yg nyinyir dan bilang saya bisa melakukan semua ini karena uang saya banyak. Ga juga loh, berdasarkan pengalaman pribadi, pendapatan saya tidak selalu menentukan uang yang saya tabung. Waktu saya masih kerja, sepertinya sih saya bikin duit banyak, cuma yang ditabung sedikit. Sejak jadi ibu rumah tangga, saya malah bisa nabung buat ini itu karena saya jadi lebih mikir ada anak dan responsibility that comes with it. Jadi bukan melulu soal saya, saya dan saya. Ada orang lain yang harus saya pikirkan dalam tanggung jawab saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Berusaha mencari pemasukan baru&lt;br /&gt;Ini penting terutama karena saya tidak bekerja. Supaya saya tidak ketinggalan dari orang yang bekerja (yang notabene mendapatkan kenaikan gaji seiring dengan pertumbuhan karirnya) dan yang paling penting sih supaya tidak kalah dengan laju inflasi (yang membuat semua makin mahal setiap tahunnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Meminimalkan fixed cost/pengeluaran tetap&lt;br /&gt;Saya berusaha semaksimal mungkin meminimalkan jumlah pengeluaran tetap. Pendapatan besar atau kecil sebenarnya tidak berhubungan langsung dengan jumlah yang bisa anda tabung. Tabungan itu lebih berhubungan ke pengendalian pengeluaran. Misalnya saya tidak punya pembantu, supir, telepon rumah dan hal-hal lain yang menurut saya tidak perlu. Saya tidak peduli apa kata orang, tidak peduli gengsi, status sosial dan sebagainya. Bukan berarti saya hidup sengsara ya, cuma kalo ada hal yang saya pingin, misalnya branded handbag, saya masih suka beli dengan cara menabung dan bikin target kapan saya bisa beli hal tersebut, bukannya beli saat saya ngeliat di mall tanpa pikir panjang. Soalnya kalo bener-bener irit kok kayaknya sengsara banget, hidup kok tidak dinikmati. Tapi hal-hal begini kan sifatnya kadang-kadang aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan menerapkan hal-hal di atas, saya merasakan hidup saya lebih enak dan lebih simple. Ga pusing mikirin cicilan,, ga dikejar-kejar debt collector, turs saya juga tentram karena merasa aman, ada dana cadangan yang cukup. Bukannya mau pamer yah, saya cuma sekedar sharing aja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2179055611294228687?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2179055611294228687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2179055611294228687' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2179055611294228687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2179055611294228687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/09/menutup-fase-financial-disaster.html' title='Menutup Fase &quot;Financial Disaster&quot;'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6590558540968929596</id><published>2011-09-02T02:47:00.000-07:00</published><updated>2011-09-02T02:47:08.908-07:00</updated><title type='text'>Apartment Related Incident</title><content type='html'>Minggu lalu, saya (dan mungkin suami saya juga) "agak" stress&amp;nbsp; hehehe. Ini semua berawal dari keputusan kami berdua untuk beli apartemen di Essen supaya ga jadi tenant terus di Eropa(h). Kalo di Jakarta, beli apartemen itu urusan gampang, asal uang dan surat-suratnya lengkap semua bisa beres dalam hitungan minggu. Bahkan biasanya 1 bulan setelah penandatanganan jual-beli, sertifikatnya keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah di Jerman, jangan harap deh itu bisa terjadi. Dari saat kami setuju untuk membeli, ada sekitar 1 bulanan buat notaris untuk cek ini itu, dan memulai proses ganti nama. Yang bikin kita stress, pertama...kemampuan bahasa Jerman kita berdua tuh minim banget dan orang Jerman ternyata ga semuanya bisa bahasa Inggris. Jadi dalam proses pembeliannya, kita tergantung banget sama temen-temen kita untuk menerjemahkan semuanya, mulai dari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan kita sampai saat penandatanganan akte jual beli. Yang kedua, ga selalu ada temen yang available untuk jadi penerjemah....so sometime we have to be independent and crossed our finger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu itu, saya diminta melunasi pembayarannya. Karena suami saya lagi ada meeting di Jakarta, saya dong yang jadinya berurusan dengan orang-orang Jerman ini. Saya bilang ke mereka, saya akan transfernya bertahap, karena ada limit harian transfer melalui internet banking (secara kalo transfer dengan datang ke bank nya langsung, saya bisa tambah mumet karena harus ngomong dengan tellernya langsung....haha ga ngerti bow apa yg dia omongin). Jadilah tiap hari saya transfer up to the max limit, selama 2 minggu berturut-turut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pas udah selesai transfer, saya kirim email ke notarisnya, ngasih tahu secara tertulis (karena semua komunikasi yang berhubungan dengan transaksi musti tertulis) kalo pembayarannya sudah saya lunasi. Eh besoknya, notaris itu bilang kalo saya salah transfer....wakkssss......gimana saya ga stress, langsung kebayang2 diomelin suami karena duit segitu banyak ilang begitu saja. Ternyata setelah saya kata-kata notarisnya saya ulang pelan-pelan, saya baru ngerti kalo saya transfer ke rekening yg benar, hanya saja nama pemilik rekeningnya salah. Kalo di Indonesia, biasanya kasus begini sih gampang aja, karena uangnya akan balik lagi ke rekening kita. Ternyata di Eropa, bisa macem2....bisa aja uangnya balik ke rekening kita (transfer gagal), bisa juga uangnya ditransfer ke rekening dengan nama yg kita tulis sebagai pemilik (dengan catatan bank penerima menemukan rekening lain yang namanya cocok), bisa juga bank nya tetep aja masukin uangnya ke rekening yg kita tulis saat transfer tanpa memperdulikan nama pemilik rekeningnya bener/salah. Kita sih berharapnya antara kasus 1 dan 3, dimana uang kita ga hilang. Kalo kejadian ditransfer ke rekening yg namanya cocok tapi bukan orang yg kita maksud, walahhh ga ngerti deh gimana ngurusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untunglah setelah beberapa hari saya bolak balik nelpon customer service bank, dan bersabar....akhirnya kejadiannya ternyata yg kasus 3. Dimana bank tetep aja transfer ke nomor rekening tujuan tanpa memperdulikan nama pemilik rekeningnya bener/salah. Huahhh....puji Tuhan, saya belom pernah bernafas lega seperti saat saya menerima berita itu. Dan hari ini, kita bakalan serah terima kunci jadi proses renovasi bisa segera dimulai...yipppyyyy!!!! I can't wait.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6590558540968929596?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6590558540968929596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6590558540968929596' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6590558540968929596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6590558540968929596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/09/apartment-related-incident.html' title='Apartment Related Incident'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8482192893858318272</id><published>2011-08-16T01:16:00.001-07:00</published><updated>2011-08-16T03:29:10.336-07:00</updated><title type='text'>Siap Menikah</title><content type='html'>Kalau pertanyaan ini diajukan ke orang-orang yang mau nikah di Jakarta, kayaknya mereka kebanyakan pasti bilang siap, meskipun dengan sedikit nervous. Tapi sebenernya kalo mau jujur, kebanyakan dari mereka sebenernya ga siap. Karena mereka ga tahu apa yang menunggu mereka sesudah pernikahan itu terjadi. Sebelum saya menikah, serius saya ga ada persiapan apa-apa.  Bahkan repot nyiapin resepsi aja ngga, soalnya keluarga saya udah ngurusin semua. Saya kira, karena saya waktu itu punya kerjaan yg bagus, bgitu juga calon suami saya dan sudah cukup umur, itu sudah cukup. Sesudah menikah, baru saya sadar bahwa pernikahan itu bukan penyelesaian segala masalah, ga semuanya indah-indah dan masalah semasa single trus jadi ilang semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum menikah, banyak yang suka nanya ke saya "kenapa belum nikah, nikah itu enak lho". Ternyata sekarang sesudah menikah, saya jadi sadar bahwa orang-orang yang dulunya bilang ke saya kalo "nikah itu enak" ga being real to me alias mereka ga mengatakan semuanya. Jujur, kalo mau ngebandingin masa single dengan masa nikah, enakan single. Lebih bebas, mau ngapain aja bisa, tanggung jawab lebih sedikit, teman lebih banyak. Jadi, kenapa banyak juga orang yang menikah meskipun kenyataannya seperti itu? Pertama bisa aja karena ga tahu, tapi tahupun (yg menikah lebih dari satu kali) mereka tetep aja nikah lagi. Kedua, karena dalam hidup itu, kita ga nyari yang enak terus kan, otherwise where is the challenge? dimana ada peningkatan kedewasaan dan sebagainya. At the end of the day, happiness is not always defined by how easy our life is.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangan dalam menikah sih banyak, tapi menurut saya there are 3 main things&lt;br /&gt;1. Money/Financial&lt;br /&gt;2. Family (In-Law)&lt;br /&gt;3. Sex&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah uang, menurut saya adalah yang paling utama. Bukan karena saya mata duitan, tapi memang kenyataan kok. Gimana mau rukun, kalo buat makan aja ga cukup, kalo mau ngapa-ngapain ga punya duit. Iya kan? Dan tidak berhenti sampai disitu, kadang masalah financial ini juga berhubungan dengan hal-hal yang kita bawa sebelum menikah. Gimana kalo nikah dengan orang yang ternyata hutangnya banyak. Apa ga capek? Rencana tinggal rencana, karena tujuan pertama jadi ngelunasin hutang dulu. Disinilah pentingnya pre-nuptial agreement menurut saya. Tidak bermaksud untuk rakus, hanya saja, kita perlu jaminan bahwa pernikahan itu for better and worse, dan akan lebih baik kalo banyak "better" nya daripada "worse" nya kan.....saya sebetulnya lebih setuju kalo pernikahan itu for better and better.... haha. Setidaknya kalo ga ada pre-nuptial agreement, masing-masing dari kita harus jujur menjabarkan bawaan (entah itu tanggungan keluarga, hutang, dsb). Masalahnya pas pacaran, sejauh manakah kejujuran kita dalam hal keuangan? Kalo anda ingin meminimalkan gunung es permasalahan yang mungkin timbul, ya sejujur-jujurnya. Jangan ada gengsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang kedua, masalah keluarga. Terutama keluarga mertua karena biasanya kita lebih mentolerir masalah keluarga kita sendiri (ya iyalah). Saya dan suami, kadang suka envy other people, karena banyak dari teman kita yang menurut istilah kita berdua itu memulai kehidupan pernikahan tidak dari nol. Karena orang tua mereka, udah ngasih rumah, jadinya teman-teman saya ga perlu mikir beli rumah sesudah menikah. Kita berdua, jangankan dari nol. Bisa dibilang kita mulainya dari negatif. Karena selain ga punya rumah, kedua orang tua kita juga ga punya rumah hahahaha. Kita berdua cuma bisa ketawa sendiri. Jadi kita musti bikin rumah buat keluarga mertua, trus abis itu bikin rumah buat orang tua saya juga. Memang sih orang tua saya sebenarnya punya beberapa rumah, tapi tidak di Jakarta. Begitu mereka memutuskan mau pensiun di Jakarta, rumah yang mereka persiapkan ditempati kakak saya yang menikah duluan. Jadi akhirnya saya dan suami urunan juga beliin rumah di Jakarta buat orang tua saya yang harus keluar dari rumah dinas. Saya kadang kalo ditanya rela ga rela, jawabannya ya ga rela hahahahaha, tapi ya mau gimana. Suami saya lebih bisa bijak dan bilang, we have to take care our family too. Dan lagi, kedua rumah itu, bukan atas nama kami berdua. Mereka tetep atas nama orang tua masing-masing. Saya sering kepikirannya nanti kalo orang tua kami udah ga ada, meskipun kita yang beli rumah itu, tetep aja kita harus bagi dua dengan saudara kita masing-masing. Tapi ya sudahlah, mau gimana lagi. Anggep aja rejeki pasti akan selalu datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang ketiga, masalah sex. The problem is, di Indonesia mana sih kita diajari sex oleh orang tua kita. Semua yang kita tahu ya harus kita pelajari sendiri. Mungkin jaman sekarang lebih baik, karena saya tahu sodara-sodara saya yang masih krucil, di sekolah dasarnya udah mulai diberi pendidikan tentang sex. Coba kita dulu?? Kalo nanya, yang ada malah dimarahin. Dengan bekal yang nol, kemudian menikah, do you think it's easy? Trus hubungannya dengan rencana punya anak, gimana mau bikin planning kalo kita ga tahu apa-apa soal sex. Susah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga bermaksud sok tahu ya menuliskan semua ini, ini lebih ke sekedar sharing. Dan lagi, yang bisa saya sharingkan dan tuliskan disini, mungkin tidak mewakili permasalahan pernikahan yang sesungguhnya. Bisa jadi dalam kenyataan, masalahnya lebih buruk atau lebih simple dari apa yang bisa saya gambarkan disini. Tapi semoga sharing saya bisa berguna.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8482192893858318272?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8482192893858318272/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8482192893858318272' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8482192893858318272'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8482192893858318272'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/08/siap-menikah.html' title='Siap Menikah'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-9055304440702958819</id><published>2011-08-09T04:22:00.000-07:00</published><updated>2011-08-09T04:29:16.855-07:00</updated><title type='text'>Bau Korea</title><content type='html'>Saya kadang bersyukur, bahwa di tengah-tengah kehidupan saya yang membosankan, Tuhan ngasih saya beberapa teman yang ajaib yang bikin saya ketawa ngakak ga abis-abis.....&lt;br /&gt;Bgini salah satu critanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TA (teman ajaib): bu, kamu mau ke Jerman kan?&lt;br /&gt;S (saya) : iyah, knapa?&lt;br /&gt;TA : kalo ga ngerepotin titip oleh-oleh dong&lt;br /&gt;S    : mau oleh-oleh apa?&lt;br /&gt;TA : apa aja deh, tapi kalo bisa sih yang berbau Korea....deket kan ya ama Jerman&lt;br /&gt; (tet tot.....coba kalo yg bgini ini saya musti jawab gimana coba)&lt;br /&gt;S    : ehm (sok cool), oh kalo itu mah gampang....aku tinggal beli apa aja dan nyari org Korea, di airport Frankfurt pasti bisa ketemu deh sama salah satu dari mreka, trus udah deh aku minta mereka ngetekin oleh-oleh buat kamu, dah berbau Korea kan?&lt;br /&gt;TA : ihhhh kamu, serius ini aku mintanya&lt;br /&gt;S    : loh, aku serius juga....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Temen saya itu trus ngambek......abis dia pulang saya ketawa guling-guling saking udah ga tahannya. Ternyata banyak juga yah orang yg geografinya nol (ngga ngejek loh)....entah geografinya nol atau emang dasarnya ajaib dah.&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-9055304440702958819?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/9055304440702958819/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=9055304440702958819' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9055304440702958819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9055304440702958819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/08/bau-korea.html' title='Bau Korea'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4086488820110083610</id><published>2011-08-02T05:28:00.000-07:00</published><updated>2011-08-02T06:23:42.260-07:00</updated><title type='text'>In Search of the Perfect Apartment</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-oc2R1Ou-7Ck/Tjfy0zKaWQI/AAAAAAAAAPo/z30CR7zwplY/s1600/CIMG1639.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-oc2R1Ou-7Ck/Tjfy0zKaWQI/AAAAAAAAAPo/z30CR7zwplY/s320/CIMG1639.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636240447578462466" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Saya dan suami sepakat untuk pindah dari apartemen kami di Jerman yang segede upil. Yang kalo kita lagi brantem dan saya bilang ke suami saya untuk menghilang ke ruangan yang lain, suami saya musti ke kamar mandi (karena ga ada ruangan lain lagi hahahaha). Lagi pula, sebagai orang yang di Jakarta nyewain apartemen ke orang lain kok di Eropa malah jadi penyewa (tenant). Rada ga rela juga kan bayarnya setiap bulan. Meskipun dibayarin kantor, kami tetap berpikir kalau seandainya itu apartemen sendiri housing allowance alias tunjangan rumah dari kantor tiap bulannya bisa kami pakai untuk punya apartemen sendiri kan lebih enak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi akhirnya saya mulai nyari-nyari bulan April lalu. Ternyata sebulan di Jerman, saya belum dapat juga yang sesuai selera (lokasinya dekat ke kantor suami saya, ada sekolah di dekatnya, ada fasilitas supermarket/toko di sekitarnya dan harganya terjangkau kantong secara dimana-mana kami berdua itu ga bisa dapat pinjaman bank akibat penghasilan tidak pernah tercatat secara resmi seperti orang lain yang punya slip gaji). Suami saya pun terpaksa tetap meneruskan kontrak sewanya dan saya balik ke Jakarta menyibukkan diri dengan kehamilan saya (beuhhh sibuk bagaimana jadi orang hamil cuman molor aja di rumah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus pencarian dilanjutkan....dan akhirnya minggu lalu suami saya menemukan apartemen yang luasnya 100 m2 kurang dari 1 km di belakang &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-rcM-IVe9-1U/Tjf6G9wpRsI/AAAAAAAAAQA/Iogik83FVkE/s1600/169534638_447x342.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 217px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-rcM-IVe9-1U/Tjf6G9wpRsI/AAAAAAAAAQA/Iogik83FVkE/s320/169534638_447x342.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636248456242218690" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;kantornya, jadi dia bisa naik sepeda atau jalan kaki 7 menit. Wahhh senangnya....saya excited banget karena ini bakalan jadi property pertama yang bener-bener atas nama kita berdua di Eropa (meskipun kita punya rumah di Italy yang kita bangun dengan uang kita, tapi rumah itu kita buat atas nama mertua saya karena toh mereka yang menempati jadi di atas kertas itu bukan rumah kita....hmmm jadi kepikiran, besok2 pajak yg harus kami bayar brapa yah buat ganti nama...hahaha kok jadi ngelantur gini). Apartemennya 2 kamar tidur, 1 living &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-xJtiO29O-rY/TjfzYxrqN0I/AAAAAAAAAPw/80zazDvtnUo/s1600/CIMG1636.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-xJtiO29O-rY/TjfzYxrqN0I/AAAAAAAAAPw/80zazDvtnUo/s320/CIMG1636.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5636241065656334146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;room, trus 1 ruang yg saya ga ngerti buat apaan (kata suami saya sih buat kantor/ruang belajar), 1 kamar mandi dan 1 dapur. Kita juga dapet fasilitas storage di dekat &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}   catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-ORfB2tt0JZU/Tjf1Gs6MaWI/AAAAAAAAAP4/McBynLX1kwk/s1600/169534638_447x342.jpg"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;tangga sebelum pintu masuk karena apartemen ini ada di lantai dua dan lokasinya di pojok, jadi kita punya view ke dua jalan yang berbeda. Di bawah apartemen kita ada toko kelontong (warung) hihihi....lumayan bisa jajan dan ga usah pergi jauh kalo perlu yang kecil-kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;By the way, beberapa foto dari apartemen kita yang baru sudah saya upload di sana-sini (bingung nyusunnya di postingan ini). Nothing special, nothing fancy....kita musti nambah ini-itu dan renovasi untuk ubah beberapa area, tapi kayaknya minimum aja. Tinggal dikasih furniture yang bagus (akan kita kirim dari Indonesia tentunyaaaa hahaha....dasar maniak) dan didekor sana sini dengan lukisan dan aksesoris yang lainnya. Nanti bakalan saya posting lagi kalo udah selesai.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4086488820110083610?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4086488820110083610/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4086488820110083610' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4086488820110083610'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4086488820110083610'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/08/in-search-of-perfect-apartment.html' title='In Search of the Perfect Apartment'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-oc2R1Ou-7Ck/Tjfy0zKaWQI/AAAAAAAAAPo/z30CR7zwplY/s72-c/CIMG1639.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2672584178440888470</id><published>2011-08-02T05:10:00.000-07:00</published><updated>2011-08-02T05:28:01.542-07:00</updated><title type='text'>The Three Letter Abbreviation</title><content type='html'>Saya kira cuma di kantor lama tempat saya dulu kerja aja, ada banyak three letter abbreviation (singkatan yg terdiri dari 3 huruf). Ternyata sekarang dimana-mana. Dan kalau ini semakin menambah kenyataan bahwa saya masih kurang baca buku atau bergaul, saya sering ngga ngerti kalau baca artikel atau blog orang lain, karena banyak singkatan yang saya ga ngerti. Yang saya tulis disini adalah singkatan yang sering saya temui di artikel pernikahan dan artikel grup ibu-ibu (hihi) yang notabene isinya seputaran anak-anaknya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PDA = public display of affection alias mesra didepan umum (saya tahunya dulu pda itu personal digital assistant alias smartphone dan teman-temannya......ternyata ada juga kepanjangan yang lain)&lt;br /&gt;2. TTC = trying to conceive alias berusaha untuk hamil (kalo saya ga tau ya wajar lah, dulu kan saya ga kepikiran mau punya anak)&lt;br /&gt;3. BLW = baby led weaning alias ngajarin anak bayi makan sendiri setelah disapih dari ASI&lt;br /&gt;4. ASIP= yehhh ini mah 4 hurup neng, tapi ya skalian hahaha...air susu ibu peras (dah kaya sapi aja ibu2 jaman skrg)&lt;br /&gt;5. dsp = decissit sine prole alias meninggal tanpa anak (rada ngeri bow kalo ada kata "meninggal" tapi ini kmrn aku baca di artikel hukum soal warisan)&lt;br /&gt;6. rl = real life ....buset ginian aja disingkat, tulis lengkap aja knapa ya (abis 4 hurup tadi, ada juga dong yg dua hurup...haha judulnya musti diganti nih)&lt;br /&gt;7. afk= away from keayboard (hihi ini banyak dijumpai di artikel yg ngomongin long distance relationship...jadinya sering chatting)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udah ah, pusing sendiri.....&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;/em&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2672584178440888470?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2672584178440888470/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2672584178440888470' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2672584178440888470'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2672584178440888470'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/08/three-letter-abbreviation.html' title='The Three Letter Abbreviation'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3741380409311374630</id><published>2011-08-01T09:56:00.000-07:00</published><updated>2011-08-01T10:08:57.440-07:00</updated><title type='text'>Pelayanan RS Medistra Mengecewakan</title><content type='html'>Sejak berusaha untuk hamil di Jakarta, saya selalu pergi ke RS Medistra di Jl. Gatot Subroto. Atas rekomendasi seorang teman, saya berkonsultasi dengan dr. Dario Turk, SpOG. DOkternya baik, ramah dan profesional. Setelah 4 bulan bolak balik konsultasi dengan beliau, saya akhirnya hamil. Nah, jadi sekarang 2 minggu sekali saya kontrol kandungan ke RS Medistra. Meskipun saya suka dengan dokternya, saya agak kurang sreg dengan RS nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tempat parkirnya sedikit, walhasil kalo ke sana mau parkir aja susah banget. Udah gitu yah, kalau perginya naik taxi...pulangnya susah banget nemu taxi. Yang lewat medistra itu rata-rata taxi yang sudah ada penumpangnya dan kalau nelp blue bird, slalu aja operatornya bilang lagi fully booked smua taxinya (jam praktek dr dario memang sekitaran jam pulang kantor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. RS Medistra ini termasuk mahal, untuk konsultasi/perawatan yang sama harganya dua kali lipat dibandingkan rumah sakit lain (rumah sakit pondok indah misalnya). Belum lagi tarif kamar, untuk kelas yang sama bedanya hampir 1 juta dengan RS Pondok Indah. Misalnya aja konsultasi dengan dokter spesialis, di Medistra biayanya 500an ribu, sementara di RS Pondok Indah sekitar 200-300 ribu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Saya sih sebenernya ga keberatan dengan harga, kalau pelayanannya memuaskan. Nah yang saya sebel, pertama: website medistra ini ga update banget. Jadwal dokternya beda semua sama di website. Yang kedua, pendaftarannya juga mencla-mencle, misal kita nelpon pendaftaran dan dikasi tau jadwal dokternya jam segini. Nanti pas datang sesuai waktu yang ditentukan operator pendaftaran, kenyataannya beda 1 jam-2jam. Walhasil kalo ke sana, jangankan nunggu dipanggil - nunggu dokternya datang aja lama banget. Pernah loh saya nunggu sampe 4 jam (saya no 1 di antrian) karena dokternya ternyata ganti jadwal praktek (dan pendaftaran ga ngasih tahu). Pas mereka tanya kenapa saya bete, saya bilang...duh sus, konsultasi ke sini nih bagaikan ga ada kerjaan lain. Masa nunggunya aja sampe 4 jam. Trus susternya dengan enteng, loh apa ga di sms sama pendaftaran kalo jam prakteknya berubah untuk hari ini? Saya bilang nggak. Lalu suster itu nelpon pendaftaran, katanya mereka uda SMS saya. Tau ga yang di SMS itu nomor siapa? nomor orang tua gue. Aneh ga sih. Pas pertama kali daftar di Medistra, saya disuruh isi form, ada kolom yg minta saya isi no hp, trus no rumah sama emergency contact yang tidak serumah. Nah loh, setahu saya, kalo ada perubahan jadwal ya yg di sms nomor saya lah, malah yg di sms emergency contactnya. Goblok banget ga sih. Emergency contact itu kan maksudnya siapa yang harus dicontact seandainya saya ga bisa dihubungi. Kok malah langsung apa-apa kontaknya ke sana. Mumet deh saya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3741380409311374630?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3741380409311374630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3741380409311374630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3741380409311374630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3741380409311374630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/08/pelayanan-rs-medistra-mengecewakan.html' title='Pelayanan RS Medistra Mengecewakan'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3958245727379997204</id><published>2011-07-26T08:53:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T09:01:41.576-07:00</updated><title type='text'>Melahirkan Dimana?</title><content type='html'>Sejak saya hamil, apalagi sekarang mulai kelihatan buncitnya, jadi sering menerima pertanyaan ini dari teman-teman saya. Di antara teman-teman saya, banyak yang obsessive harus melahirkan di rumah sakit yang terbaik, bahkan pada mau ke luar negeri saking ga yakinnya sama kualitas rumah sakit di jakarta. Terus terang aja, saya ga terlalu mikirin soal rumah sakit itu bagus apa ga....apalagi seringnya orang lebih mikirin rumah sakit tertentu mahal apa ga. Kalau rumah sakit murahan kurang bergengsi, jadi banyak pertimbangan gengsinya malah daripada alasan kualitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu ditanya apa saya bakal melahirkan di Eropa, saya cuma bilang "weleh...melahirkan di eropa itu namanya bikin susah diri sendiri, di sana ga ada ART, ga ada baby sitter, plus rumah sakit di sana kan ga pake acara memanjakan pasien...secara rumah sakitnya gratis. dokter ga mau rugi, abis melahirkan besoknya pasti disuruh pulang".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa teman saya yang mau melahirkan di amerika, sengaja biar anaknya dapet kewarganegaraan amerika. Kalo saya sih, aduh....ribet amat. Ga usa ke amerika aja anak saya pasti jadi WNA (malah dapet WNI atau ga blom jelas), ngapain nambah paspor satu lagi.&lt;br /&gt;It's funny....urusan begini aja jadi gengsi-gengsian juga. Padahal semuanya itu cuma wang sinawang kalo orang jawa bilang. Cuma keliatan bagus dari luarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3958245727379997204?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3958245727379997204/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3958245727379997204' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3958245727379997204'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3958245727379997204'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/07/melahirkan-dimana.html' title='Melahirkan Dimana?'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7377493381532803567</id><published>2011-07-26T07:42:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T08:20:57.692-07:00</updated><title type='text'>Me and My Dad</title><content type='html'>Sudah sejak lama, aku lagi dalam "non-speaking term" alias ga ngomongan sama bokap. Entah bokap ngerasa apa nggak kalau dicuekin, soalnya emang dia itu ngomongnya sedikit ke aku, atau paling dua cuma mikir aku ga denger pertanyaan dia. Paling cuma nanya dari mana (yang ga pernah aku jawab, soalnya aku paling males ditanyain dari mana....menurut aku, pertanyaan ini basi banget. kalau udah tahu aku dari mana, trus mau ngapain - toh akunya uda pulang sampe rumah gini).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iya, aku tahu aku bukan anak yang baik. Tapi terus terang, aku sebel abis sama pertanyaan yg menurutku stupid. Misal nih aku pergi keluar makan malam dan pulang jam 10. Ya ampun di jakarta itu kan jam 10 ya biasa aja kali, belom malem banget. Pasti kalo pulang ditanyain, kok sampe malem banget sih. Pertanyaan ini stupid banget menurutku dan ga perlu dijawab, karena namanya makan malam kan pasti sekitar jam 7. Kalo selesai jam 10 ya wajar aja. What kind of question is that.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan lain yang sering bikin aku gokil. Beli makan di warung depan komplek. Pasti pulangnya ditanyain "masih ada yang jualan?" hellloooo ini masih jam 8. Warung makannya aja buka jam 7. Masa jualan cuma 1 jam. Aneh kan? Maksudku, kalo emang ga punya pertanyaan atau bahan pembicaraan yang bermutu, ga usah ngomong deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata suamiku, hon ga boleh gitu, abis ngomong sama kamu itu juga susah sih. Basa-basi ga bisa, to the point kamunya suka sok sibuk. Tapi ya tetep aja, i still don't get all of those unnecessary questions.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7377493381532803567?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7377493381532803567/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7377493381532803567' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7377493381532803567'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7377493381532803567'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/07/me-and-my-dad.html' title='Me and My Dad'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3243226273693859482</id><published>2011-07-26T04:50:00.000-07:00</published><updated>2011-07-26T05:11:39.717-07:00</updated><title type='text'>Merencanakan Keuangan</title><content type='html'>Beuhhh...sejak kapan saya mikir beginian (masa depan). Sejak hamil kali yaaaa. Soalnya begini....saya sering denger keluhan dari temen-temen saya yang udah pada punya anak duluan, betapa mahalnya biaya pendidikan. Dan bukan hanya itu, biasanya temen saya skalian pinjem duit, alasannya apalagi kalo bukan buat bayar biaya sekolah anaknya (nasib...nasib, punya anak belakangan). Jadi saya tadi iseng-iseng ngeliat website &lt;a href="http://qmfinancial.com"&gt;ini.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di website ini ada beberapa kalkulator yang gunanya untuk menghitung dana masa depan yang dibutuhkan (entah itu untuk keperluan pendidikan, asuransi atau jaminan pensiun). Dari yang pertamanya cuma mau ngitung berapa biaya pendidikan, saya jadi ngelantur nyobain yang lain-lain juga. Pertamanya saya ngitung kesehatan keuangan saya "financial check up". Eh ternyata hasilnya bagus sekali, saya melebihi advance yang rata-rata nabungnya 30% gaji - sementara saya 90% gaji  bisa ditabung (saya bukannya mau nyombong gaji saya gede yah, tapi emang penghasilan saya jarang terpakai berhubung semuanya bayar pakai duit suami hahahahaha....jangan salah *istri pintar*).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus abis itu saya nyobain perhitungan dana pensiun. Dengan gaya hidup seperti sekarang ini, jumlah uang yang harus saya punya untuk hidup dalam keadaan pensiun (ga punya penghasilan) adalah 14 milyar rupiah (gulp....menelan ludah). 90% gaji saya tabung pun ga bisa sampai 14 milyar rupiah 15 tahun lagi (saya memperkirakan 15 tahun lagi saya ga punya penghasilan).....kecuali kalo saya menang lotre (musti sering mampir ke congalotto dot com nih buat beli tiket lotre).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupakan stress dana pensiun, saya nyobain dana pendidikan anak. Berhubung saya ga tahu kira-kira dana sekolah itu berapa sih sekarang, jadi saya isinya asal aja. Dana masuk playgroup saya tulis 20 juta, dana masuk TK saya tulis 40 juta, dana masuk SD saya tulis 60 juta, dan seterusnya saya naikin 20 juta aja tiap tingkatan sekolah. Kecuali dana kuliah, saya tulisnya 200 juta. Klik....saya tekan icon hitungnya dan (drum roll please).......saya perlu 3 milyar lebih buat dana sekolah. Mabok ga tuh....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dah, langsung gua tutup website financial planner ini.....saya besok brenti jajan bakso ah, nabung buat skolah si Kathrin (nama calon anak saya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3243226273693859482?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3243226273693859482/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3243226273693859482' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3243226273693859482'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3243226273693859482'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/07/merencanakan-keuangan.html' title='Merencanakan Keuangan'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6075674738553841636</id><published>2011-07-12T01:07:00.001-07:00</published><updated>2011-12-07T04:59:45.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sponsor istri'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='tidak bisa untuk bekerja'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='KITAS'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='apply'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='spouse sponsor'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syarat-syarat'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><title type='text'>Persyaratan KITAS sponsor istri</title><content type='html'>Saya pernah bikin posting soal visa kunjungan sosial budaya &lt;a href="http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/05/visa-kunjungan-sosial-budaya.html"&gt;disini&lt;/a&gt;. Sekarang saya mau sharing, bagaimana bisa mendapatkan KITAS dari visa kunjungan sosial budaya tersebut. Jadi tidak perlu sponsor perusahaan. Memang sih, sekarang KITAS yang disponsori pasangan masih belum bisa dipakai untuk bekerja. Semoga saja rancangan undang-undang yang sudah disetujui DPR segera disahkan, sehingga KITAS sponsor istri/suami ini dapat dipakai pasangan kita yang WNA untuk bekerja di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk membuat KITAS sponsor istri/suami, harus punya visa ijin tinggal terbatas (kalo ditempel di paspor, ada kodenya nomor 317 karena hanya visa ijin tinggal terbatas 317 yang bisa diubah jadi KITAS dengan sponsor istri). Cara mendapatkan visa 317 ini sama persis dengan visa kunjungan sosial budaya, bedanya hanya saat meminta surat dari imigrasi baik lewat online atau datang langsung ke kantor imigrasi di kuningan sebagaimana yang sudah saya post di &lt;a href="http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/05/visa-kunjungan-sosial-budaya.html"&gt;sini &lt;/a&gt;, sebutkan jenis visa yang diminta adalah visa ijin tinggal terbatas. Langkah2 pembuatan KITAS sbb:&lt;br /&gt;1. Siapkan yang berikut ini beserta &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;fotokopinya&lt;/span&gt; &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;2 lembar&lt;/span&gt; (nanti susah cari fotokopian kalo dah sampe kantor imigrasi): surat nikah, buku tabungan aslinya juga (yg menunjukkan saldo minimal 30 juta), atau kalau nggak minta surat pernyataan dari bank aja yg menyatakan bahwa saldo rekening sponsor yang bersangkutan memenuhi syarat minimum 30 juta, KTP sponsor, kartu keluarga sponsor, paspor yang akan apply KITAS (fotokopi smua halamannya, termasuk halaman yg kosong). Jangan lupa bawa materai 2 buah atau lebih (kalo beli di kantor imigrasi mahal banget), foto yang akan apply KITAS 2 buah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pergi ke kantor imigrasi setempat (sesuai dengan KTP yang memberi sponsor), beli formulir KITAS. Kalau di kantor imigrasi jakarta timur yang di cipinang, saya bayar formulirnya Rp 5000,-. Isi semua formulirnya dan untuk pertanyaan "alasan berada di Indonesia" jawabnya "alasan keluarga". Formulir kemudian diberikan ke petugas loket, yg biasanya ngecek juga syarat-syarat di point 1 tapi ga minta copy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Kalo uda disubmit, nanti kantor imigrasi akan ngeluarin surat pernyataan yg menyatakan tidak keberatan akan perubahan status imigrasi dari visa jadi kitas. Trus suratnya harus dibawa ke kepala kantor imigrasi untuk ditandatangani. Disini biayanya 10-50 ribu rupiah (biaya ngetik sekretarisnya kepala kantor imigrasi). Kalau misalnya kantor imigrasi yg anda datangi bukan kantor imigrasi wilayah, berarti perlu tanda tangan satu lagi dari kanwil imigrasi. tapi karena kantor imigrasi jakarta timur yang di cipinang itu kanwil, jadi ya cuma sekali jalan aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Kalo udah ditandatangani, surat di point 3 beserta syarat-syarat yg saya sebutkan di point 1 tadi dibawa ke kantor imigrasi yg di jl. rasuna said kav 8/9 kuningan jakarta selatan (seberang pasar festival) kecuali foto. Bisa juga dikirim lewat pos ke alamat berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktorat Jenderal Imigrasi&lt;br /&gt;c/o Direktorat Izin tinggal dan Status Keimigrasian&lt;br /&gt;Jalan H.R Rasuna Said&lt;br /&gt;Kavling 8/9 Kuningan&lt;br /&gt;JAKARTA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Biasanya perlu nunggu 10 hari kerja (2 minggu) sebelum surat keputusan direktur imigrasi keluar&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Kalo sudah keluar, surat keputusan tersebut akan ada 3 copy, satu buat kita, satu buat kanwil imigrasi dan satu lagi buat kantor imigrasi lokal (kanim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. balik lagi ke kanwil , nanti surat dari dirjen imigrasi akan diminta. trus kita musti submit foto si WNA yg mau apply kitas sama bikin sidik jari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. nanti paspor si WNA akan dikasi cap ITAS dan kartunya (KITAS) akan diterbitkan kemudian. Biayanya 700ribu untuk kitas satu tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. kalo dah dapet KITAS, sekalian aja apply ijin masuk kembali (multiple re entry permit), supaya kalo WNA nya keluar indonesia, ga perlu ngulang bikin kitas lagi. tanpa ijin masuk kembali ini, suami/istri anda akan kehilangan KITAS kalo meninggalkan indonesia (meskipun kitasnya dg jangka waktu 1 tahun).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10. kalo dah dapet KITAS, lapor ke kantor lurah untuk minta surat keterangan tempat tinggal, surat keterangan pendaftaran penduduk sementara dan surat keterangan datang dari luar negeri). Ini biayanya sekitar 150 ribu rupiah. Surat-surat ini penting untuk apply kitas berikutnya ataupun KITAP nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11. lapor diri ke kantor polisi untuk dapat surat keterangan lapor diri (bentuknya kaya SIM, ada foto si WNAnya). ini 50 ribu rupiah biayanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. lapor ke kantor pajak untuk dapetin NPWP. ini gratis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo nanti KITASnya dah mau expired, satu bulan sebelumnya bisa diperpanjang tanpa harus bikin visa kunjungan sosial budaya lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga membantu yah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6075674738553841636?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6075674738553841636/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6075674738553841636' title='10 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6075674738553841636'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6075674738553841636'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/07/persyaratan-kitas-sponsor-istri.html' title='Persyaratan KITAS sponsor istri'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>10</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3619021986626951727</id><published>2011-07-06T00:37:00.001-07:00</published><updated>2011-07-06T00:46:34.991-07:00</updated><title type='text'>Orang Anehhhhh</title><content type='html'>Suatu hari, di tengah segala kesemrawutannya, gue jalan di trotoar sebuah jalan utama di Jakarta. Eh tiba-tiba, ada motor nabrak gue dari belakang. Emang sih, dia ga kenceng (Thanks God!), cuma a little nudge. Tapi ya tetep aja, gue kan kaget dan langsung pasang tampang bete. Nah pengendara motornya (PM) cowok masih mahasiswa gitu malah cengengesan sambil bilang "gimana sih bu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gue: Lho kok gimana sih Bu, enak aja situ ngomong. Ini kan trotoar, buat pejalan kaki. Mustinya saya dong yang bilang...gimana sih&lt;br /&gt;PM : maaf bu, tapi ibu kan salah juga, jalannya pelan2 gitu&lt;br /&gt;Gue: anda ini udah salah, masih aja ga mau ngaku salah...malah nyalahin saya. suka2 saya dong mau jalan pelan, kalo mau ngebut saya ga bakalan jalan kaki&lt;br /&gt;PM: kan macet bu, ibu toleransi dong bagi jalan dikit, bukan jalan di tengah trotoar gitu. Lagian ibu gendut banget, emang anaknya uda berapa sih bu (sial banget nih orang, udah ga kenal, ngatain gua gendut, mana ga nyambung lagi dengan topik pertengkaran kita)&lt;br /&gt;Gue: kok malah nanya anak saya berapa....saya lagi hamil, makanya gendut, lha anda sendiri juga gendut...alasannya apa coba...sial banget sih lu&lt;br /&gt;PM: ya maap bu, tapi betul lho badan ibu seger banget&lt;br /&gt;Gue: Grrrhhhh...udah sana, ntar saya panggilin tuh polisi yang lagi di jalan, biar kamu ditilang krn jalan di trotoar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buset....pagi-pagi udah ada yang bikin marah.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3619021986626951727?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3619021986626951727/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3619021986626951727' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3619021986626951727'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3619021986626951727'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/07/orang-anehhhhh.html' title='Orang Anehhhhh'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2677531492280827565</id><published>2011-06-11T06:10:00.000-07:00</published><updated>2011-06-11T06:17:33.189-07:00</updated><title type='text'>Baby Blues</title><content type='html'>Banyak teman saya yang bilang, kalo suatu saat nanti saya hamil saya akan merasa bahagia, wajah berbinar-binar dan sebagainya. But mannnn.....now i am pregnant and i am so bored. Kegiatan harus dibatasi, karena kegiatan saya yang dulunya jalan kesana kemari main ke rumah teman atau hang out bisa berbahaya (karena beberapa temen saya ngerokok, atau hang outnya di bar, jadi saya ga bisa ikut).....saya jadi banyak di rumah, ga ada kerjaan (karena saya ga punya supir, sementara skrg kalo kemana-mana harus nyetir sendirian saya juga khawatir). Udah gitu badan ga enak, mual tapi ga bisa muntah, tidur ga enak (mau berbaring punggung sakit, mau miring ga enak....ahhhh susah deh). Masa mau makan aja, lama-lama saya juga bosen liat makanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The only highlight of my life now is Friday, saat saya harus konsultasi dokter. Setidaknya saya keluar rumah, have somebody to talk to, saya bisa naik transjakarta (karena rumah sakit medistra, tempat saya kontrol itu parkirnya susah bukan main dan jalan kesana juga macet ampun, jadi mendingan saya naik transjakarta biar cepet daripada bawa mobil sendiri). Atau hari Sabtu/Minggu saat ada acara TV yang saya suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di saat seperti ini, saya berharap ada hal-hal kecil yang bisa saya lakukan tiap hari. Sekarang saya bangun aja males, karena saya tahu there is nothing i am excited to. Susah juga yah, dulu ga hamil maunya hamil, pas udah hamil ngeluh juga.....semoga perasaan bosan ini cepat hilang. Hhhhhh.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2677531492280827565?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2677531492280827565/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2677531492280827565' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2677531492280827565'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2677531492280827565'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/06/baby-blues.html' title='Baby Blues'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3935352119738347757</id><published>2011-06-03T06:03:00.000-07:00</published><updated>2011-06-03T06:10:26.744-07:00</updated><title type='text'>Privacy is Something Expensive in Indonesia</title><content type='html'>One of the thing why i prefer to keep things to myself is because privacy is something expensive in Indonesia. My family, for how harsh the words i told them, will still do not get my explanation on why i want to keep things myself. Like today, I had an appointment with my gynecologist. I usually go with my husband however since he is not home today, I decided to go by myself. Of course, my mum, being nosy as always wanted to come also. First i wanted to say no to her, however i am too tired to argue, so i let her come.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The reason i don't like anyone other than my husband coming with me to see gynecologist is super crystal clear, why would i want people to see me naked down there with the hand of gynecologist very close to it, right? I thought i am being reasonable. But since my mom was insisting, she came with me and during my appointment, the doctor actually said "come mam if you want to see". The doctor was inviting my mom to come and see the screen showing the baby, but my mom...like i said, looking at my vagina. Jeeezzzz......i even need to tell her...the screen is the one u want to see, u cannot see anything through my vagina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And ever since i was having a bad mood. For f*ck sake, my family are annoying.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3935352119738347757?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3935352119738347757/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3935352119738347757' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3935352119738347757'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3935352119738347757'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/06/privacy-is-something-expensive-in.html' title='Privacy is Something Expensive in Indonesia'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4228799516446239689</id><published>2011-05-30T05:22:00.000-07:00</published><updated>2011-05-30T09:31:34.536-07:00</updated><title type='text'>Berkeluarga Terencana</title><content type='html'>Saya bukan pegawai BKKBN ataupun pegawai kementrian pemberdayaan perempuan, sehingga judul postingan inipun saya agak ubah sedikit biar ga disangkain saya iklan alat KB. Sebenarnya, saya sedang agak kesal saat menulis postingan ini. Gara-garanya, seperti biasa kalau bulan Juni (awal tahun ajaran baru) banyak banget orang datang ke saya mau pinjam duit. Alasannya ya apalagi kalo bukan buat bayar sekolah. Jelas aja saya sebel kan, emangnya saya ini bank. Bank aja masih mending yah, kalo minjemin duit kan pasti pake bunga. Lah kalo saya, seringnya juga duit saya ga dibalikin....secara orang minjem kan kalo pas ditagih berasa lebih berkuasa dan banyak mangkirnya, bikin kita yang nagih kayak pengemis aja, padahal duit siapa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu saya yang mendengarkan kekesalan saya sampe bilang, kamu kok persis kantor pegadaian...cuma bedanya barang yang dibawa ke kamu untuk dijadikan jaminan ngga ada yang berharga, gitu kata ibu saya sambil ketawa-ketawa. Yang saya ga habis pikir tuh begini, namanya aja dah jadi orang tua dan punya anak, seharusnya begitu anak masuk sekolah, mulai mikirlah nanti biaya sekolahnya bagaimana. Kan harusnya tahu kalo bulan Juni/Juli gini tahun ajaran baru, mulailah menabung sedikit demi sedikit. Kalau alasannya "oh saya kan orang ga punya mba, jadi mana bisa nabung...duit aja pas-pasan". Nah orang ga punya kok mobilnya bagus. Pingin tak jitak deh smua orang yang asal nyeplos itu. Saya suka bilang "kalo udah tahu ga sanggup nyekolahin anak, ya ga usah punya anak in the first place. jangan semuanya tanpa rencana dan pada akhirnya saya yang ga ada hubungannya harus bertanggung jawab atas ketidakadaan/buruknya rencana para orang tua seperti kalian." Dan mereka biasanya cuma diam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya yah, orang-orang yang nyebelin tersebut, selain suka minjem duit juga suka usil nanyain kenapa sih saya belum punya anak. Kalau saya jawab "belum punya cukup duit" mereka langsung nyaplok "punya anak ga perlu duit". Nah kalo sudah waktunya minjem duit begini, saya tambahin aja omelan saya dengan "ga perlu duit ya punya anak....anaknya robot kali ye, ga minta makan". Akhir-akhir ini sudah banyak yang saya cuekin, daripada saya bangkrut untuk orang lain, mendingan hasil kerja keras saya itu saya pakai untuk hal-hal yang menyenangkan. Makanya kadang saya kepikiran, ngapain ih berhemat-hemat, kalo akhirnya toh malah uangnya dipake sama orang-orang tak bertanggung jawab ini. Ngakunya teman dan saudara, cuma datang pas butuh duit doang sama pas mau mencela. I wonder if i really related to this people.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4228799516446239689?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4228799516446239689/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4228799516446239689' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4228799516446239689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4228799516446239689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/05/berkeluarga-terencana.html' title='Berkeluarga Terencana'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6066454776802987215</id><published>2011-05-18T20:34:00.000-07:00</published><updated>2011-12-07T05:02:36.404-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='visa indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='surat dirjen imigrasi'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sosial'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='multiple entry'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='budaya'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kunjungan'/><title type='text'>Visa Kunjungan Sosial Budaya</title><content type='html'>Selama ini, suami saya masuk ke Indonesia menggunakan visa on arrival. Nah, berhubung sekarang banyak di Jakarta, suami saya berencana membuat visa kunjungan sosial budaya yang bisa berlaku 1 tahun, multiple entry (beberapa kali perjalanan) dengan masa tinggal setiap kali datang 60 hari. Jadi kalau mau tinggal lebih dari 60 hari, tetap harus keluar dari Indonesia dulu baru masuk lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk bikin visa kunjungan sosial budaya, suami saya harus pergi ke kedutaan/konsulat indonesia di LN, sesuai tempat tinggalnya (harus dibuktikan dengan identitas). Jadi meskipun suami saya orang Italy dan tinggal di Jerman, dia tidak bisa apply di Jerman karena tidak punya ijin tinggal di Jerman. Suami saya harus apply visanya ke Italy. Syarat-syaratnya sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. mengisi formulir aplikasi&lt;br /&gt;2. foto berwarna sesuai ukuran foto pasport (4x6)&lt;br /&gt;3. paspor asli dengan validity setidaknya 18 bulan&lt;br /&gt;4. surat dari dirjen imigrasi di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat dari dirjen imigrasi ini, bisa dibuat secara online di &lt;a href="http://www.imigrasi.go.id/"&gt;website ini&lt;/a&gt;. Hanya saja, semuanya harus dilakukan dalam bahasa Indonesia. Jadi harus sponsornya yang ngisi. Tinggal pergi ke website dirjen imigrasi, terus klik "layanan permohonan persetujuan visa online". Lalu anda akan berada di halaman login. Kalau belum pernah menggunakan layanan online ini sebelumnya, klik "daftar baru". Nanti tinggal isi data diri sponsor dan menunggu email aktivasi (kira-kira 2 jam baru aktivasinya dikirim ke email kita). Kalau email aktivasinya sudah diterima di inbox email anda, baru klik link aktivasinya dan kemudian masukkan kode sesuai dengan yang disebutkan di email.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sudah di aktivasi, tinggal upload dokumen yang diperlukan (ktp sponsor, kartu keluarga sponsor, npwp sponsor, "surat sponsor yang ditujukan ke direktorat dokumen perjalanan, visa dan fasilitas keimigrasian", rekening bank sponsor, akte nikah kalau sponsor adalah istri/suami, paspor suami). kalau semuanya udah, tinggal disubmit dan tunggu 1-2 hari kerja. nanti akan ada email pemberitahuan apakah permohonannya disetujui/ditolak. kalau disetujui, tinggal print email persetujuan tersebut, trus pergi ke kantor dirjen imigrasi di jalan hr rasuna said (depan pasar festival) dan membayar 50 ribu rupiah di loket. Kemudian tunggu 2 jam dan surat dari dirjen imigrasi akan diterima. kalau udah punya surat dari dirjen imigrasi, tinggal apply visa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya ada rencana bikin KITAS, syaratnya harus masuk ke Indonesia dengan visa ijin tinggal terbatas. Nah visa ijin tinggal terbatas ini cara bikinnya sama persis dengan visa kunjungan sosial budaya, hanya saja saat meminta surat dari dirjen imigrasi di Indonesia sebutkan jenis visa yang diminta adalah visa ijin tinggal terbatas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga membantu yah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6066454776802987215?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6066454776802987215/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6066454776802987215' title='18 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6066454776802987215'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6066454776802987215'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/05/visa-kunjungan-sosial-budaya.html' title='Visa Kunjungan Sosial Budaya'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>18</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8958916549676760579</id><published>2011-05-10T23:07:00.000-07:00</published><updated>2011-05-10T23:49:35.451-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Margarethenhohe'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='essen'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='city'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='garden'/><title type='text'>Margarethenhöhe</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-SbuD5lortqE/TcoqsCbA1QI/AAAAAAAAAPU/MWyHGM5nCB8/s1600/IMG_0134.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-SbuD5lortqE/TcoqsCbA1QI/AAAAAAAAAPU/MWyHGM5nCB8/s320/IMG_0134.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605339622268785922" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;I always been in love with garden, thus passing by &lt;span style="font-size:100%;"&gt;Margarethenhöhe &lt;/span&gt;area in Essen, Germany left a nice impression to me on the city. All the houses are green, plants are made to grow on the building wall and the houses even though they look the same, but no house is exactly the same. What impressed me even more was the history behind, how this place was founded by Margarethe Krupp (if you ever heard Thiessen-Krupp, a big steel company in Germany...then Margarethe was once the owner of Krupp company before it merged to Thiessen and become the company that it is now). Margarethe Krupp's idea was to make a city garden, comfortable for employee of Krupp to live in. It was probably the way she's thinking ahead about her employee benefit and welfare that impressed me. Especially her position at the time was actually the wife of the owner, until the owner died and all the company was left to her to manage and she end up to managed it better than her husband.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The heart of &lt;em&gt;Gartenstadt Margarethenhöhe&lt;/em&gt; is formed by the  picturesque marke&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();}  catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-HpolBRgAlUk/TcowaSvvb-I/AAAAAAAAAPc/ad6vr-M0OEo/s1600/_MG_0118.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 214px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-HpolBRgAlUk/TcowaSvvb-I/AAAAAAAAAPc/ad6vr-M0OEo/s320/_MG_0118.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5605345914482814946" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;t square with its axis of guesthouse (now  Hotel-Restaurant &lt;em&gt;Margarethenhöhe&lt;/em&gt;), fountain and former &lt;em&gt;Krupp’sche  Konsumanstalt&lt;/em&gt; store (now a supermarket). Today, the &lt;em&gt;Margarethenhöhe&lt;/em&gt; remains in the possession of the  Margarethe Krupp-Stiftung für Wohnungsfürsorge (a foundation for  housing). I am not sure if people that living there today is still the employee of Thiessen-Krupp company or whether anybody are allowed to rent house there.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beside the Hotel-Restaurant of &lt;em&gt;Margarethenhöhe&lt;/em&gt; (which serve very good food, but you have to book to dine in here as the place is a bit sophisticated, serving only maximum certain number of people....usually not more than 30 people a day), there is a restaurant nearby called Hulsmannshof. This restaurant is bigger and you can simply come in without reservation, they will always have a table there. But you can try to walk in to &lt;em&gt;Margarethenhöhe&lt;/em&gt; restaurant, never know...you might get lucky and they find you a table.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8958916549676760579?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8958916549676760579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8958916549676760579' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8958916549676760579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8958916549676760579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/05/margarethenhohe.html' title='Margarethenhöhe'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-SbuD5lortqE/TcoqsCbA1QI/AAAAAAAAAPU/MWyHGM5nCB8/s72-c/IMG_0134.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3530005345298783412</id><published>2011-04-13T03:47:00.000-07:00</published><updated>2011-04-13T03:59:38.728-07:00</updated><title type='text'>The Garlic Project</title><content type='html'>Beberapa hari ini saya lagi di Jerman. Karena kerjaan saya disini bener-bener full time housewives (menunggu suami pulang kantor), jadi setiap saat sibuk mikir mau masak apa. Soalnya suami saya itu tipe orang yang ga mau makanan left over. Jadi kalau masak ya cuma sekali habis. Sehari jadinya saya musti nyiapin makanan 3 kali, sarapan, makan siang dan makan malam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pagi sih gampang, biasanya suami saya cuma makan cereal dan roti. Jadi kerjaan saya sebelum tidur cuma masukin gandum ke breadmaker jadi paginya rotinya udah jadi dan masih anget. Tinggal nyiapin piring, menata roti dari breadmaker, 3 sendok selai berbagai rasa (biasanya 3 rasa) dan menuangkan susu ke sereal gandum, plus bikin kopi (tinggal pencet coffee maker). Sementara suami saya sarapan, saya nyiapin bekal makan siang berupa roti (lagi) hehe.....rotinya saya belah 2 trus saya isi berbeda-beda tiap harinya. Hari ini saya isi potongan tomat, potongan keju, salumi (potongan sosis) dan zucchini. Setelah itu, roti beserta isinya tinggal dipanggang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu suami saya berangkat kerja, saya udah mikirin makan malam nanti masak apa yahhhh....jadi biasanya saya browsing-browsing resep berdasarkan bahan yang ada di kulkas. Trus kalo ada satu-dua yang kurang, tinggal lari bentar ke supermarket di ujung jalan (300 meter dari apartemen tempat kita tinggal). Dari beberapa hari masak, saya sampai ke kesimpulan kalo masak pasti harus pake garlic (bawang putih). Jadinya kalo siang-siang saya sibuk melototin pasar saham atau nonton film dari netflix atau baca buku, semuanya saya lakukan sambil ngupasin bawang putih sebanyak-banyaknya. Hasil kupasannya saya simpan di kulkas, jadi tiap kali masak ga harus sibuk preparation bawang putih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, memang sih kalo di Indonesia, bisa beli bawang putih yang sudah dikupas. Disinipun bisa, cuma harganya beda banget sama yang belum dikupas. Plus ga tahu kenapa, saya merasa lebih puas kalo masak itu bener-bener dari scratch, ga ada pake hal-hal yang instan. Selain itu, saya punya banyak waktu yang bisa saya manfaatkan buat ngupas bawang...hehehehe....cuma perlu ngupas bawang seminggu sekali.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3530005345298783412?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3530005345298783412/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3530005345298783412' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3530005345298783412'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3530005345298783412'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/04/garlic-project.html' title='The Garlic Project'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2568200854091929151</id><published>2011-04-12T09:07:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T09:37:32.512-07:00</updated><title type='text'>My Single Friend</title><content type='html'>Kadang yah, saya suka heran sama orang kok ngasih komentar kejam-kejam. Terus terang saya cekikikan skaligus kasihan sama temen saya yang katakanlah namanya A, setelah membaca postingan di wall facebooknya yang saya copy sebagai berikut (sudah di edit, nama-namanya dihilangkan dan bahasanya di indonesiakan dari sbelumnya yang bahasa jawa campur aduk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CUsers%5CDaniele%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;link rel="Preview" href="file:///C:%5CUsers%5CDaniele%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_preview.wmf"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:documentproperties&gt;   &lt;o:version&gt;12.00&lt;/o:Version&gt;  &lt;/o:DocumentProperties&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CUsers%5CDaniele%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CUsers%5CDaniele%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:browserlevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="&amp;#45;-"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:SimSun; 	panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; 	mso-font-alt:宋体; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-format:other; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:1 135135232 16 0 262144 0;} @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:"\@SimSun"; 	panose-1:2 1 6 0 3 1 1 1 1 1; 	mso-font-charset:134; 	mso-generic-font-family:auto; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:3 680460288 22 0 262145 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	text-align:justify; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:12.0pt; 	font-family:"Arial","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:SimSun; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-fareast-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} .MsoPapDefault 	{mso-style-type:export-only; 	margin-bottom:10.0pt; 	line-height:115%;} @page WordSection1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.WordSection1 	{page:WordSection1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0pt 5.4pt 0pt 5.4pt; 	mso-para-margin-top:0pt; 	mso-para-margin-right:0pt; 	mso-para-margin-bottom:10.0pt; 	mso-para-margin-left:0pt; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7.5pt;"   lang="IT"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="display: none;font-size:8pt;"  lang="IT"&gt;Top of Form&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;B: Hei A, kamu di amrik apa di yogya sih&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;C: ga di amrik dan ga di jogja... tapi A di sweden &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;B: Ngapain disono,cari suami di sono ya? &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Betah amat jomblo kamu A....yang kaya apa sih yang dicari? brewok, bule, atau kriting&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;C: klo gak salah sekolah lagi B...dulu aku pernah tanya tapi lupa..hehe...btw..kog aku jd humasnya A ya???? wkwkwk.....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;B: Heeehee masi doyan skolah ya si A.... Bukannya ngurus anak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;C: ‎Lha itu aku juga heran kok betah jomblo terus...... Padahal kita-kita khan udah kepala 3...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;B: Yang  ditanya ga jawab-jawab malah kita yang sibuk, terutama kamu C&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;C: Iya nii kita dikacangin dari kemarin ma si A, apa lagi sibuk ngejar bule ya haaahaaa....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;B: &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;Emang gitu tuh dari dulu...kalo aku komen di fotonya juga lamaaaaaa banget baru dibalesin... Tau deh kenapa gitu...Yuhuuuuu...A!!! Hhooooiiiiii!! Dimanakah dikau.... Ayo2, muncullah....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;A: hehehe.. maap teman2, aku ga tiap hari buka fb soale..ini ngomongin aku kok di wall ku sendiri yahh.. wkwkwkwk..gimana kabarmu B dan C?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;B: Dah dapet bule berapa A? kalo cari bule jangan yang tinggi-tinggi, nanti kamu cuma diketekin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;A: bule juga banyak yang pendek kok B&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: left;" align="left"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="IT"&gt;B: Kabarku baik2... &lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;Hehehehhe... Lha kamu gimana? Kok ga married2 to? Betah amat? Apa belum ada calon?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2568200854091929151?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2568200854091929151/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2568200854091929151' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2568200854091929151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2568200854091929151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/04/my-single-friend.html' title='My Single Friend'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7574926193264156427</id><published>2011-04-12T06:20:00.001-07:00</published><updated>2011-04-12T06:47:50.472-07:00</updated><title type='text'>Marriage and Security</title><content type='html'>Hal yang seringkali ada dalam pikiran saya akhir-akhir ini, adalah perasaan takut ditinggalkan. Ini dimulai gara-gara saya keseringan baca berita gosip. Jadi waktu adjie massaid meninggal, saya dengan tekun mengikuti pemberitaan media dan merasa kasihan sama istrinya, si angie. Entah karena pikiran saya kesana terus atau karena kebetulan, setiap saya blogwalking saya menemukan cerita tentang istri-istri yang ditinggalkan pasangan hidupnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dulu saya tidak begini, mungkin karena saya masih bekerja dan tidak ada rasa ketergantungan sedikitpun terhadap suami saya atau karena saya sibuk memikirkan pekerjaan di atas segalanya. Semenjak saya jadi ibu rumah tangga, saya merasa ketergantungan saya makin besar terhadap suami saya, bukan hanya dari segi ekonomi tapi dari companionship, masa depan saya, apa yang harus saya lakukan untuk mengisi waktu dan sebagainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, meskipun sekarang saya tidak bekerja, saya masih punya penghasilan sendiri. Tapi tetep saja kepikiran, kalau saya tidak punya suami, sendiri di rumah, punya penghasilan pasif tapi tidak banyak kegiatan, saya pasti stress. Saya pikir saya gila karena berpikir sejauh itu, but that's me. Saya selalu bikin planning A sampe Z, terutama dalam hal yang menyangkut diri saya sendiri (yeah, i am selfish and i am thinking way forward about my survival).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya bilang ke suami saya, dia cuma ketawa. Dia bilang "hon, if there is anything happened with me, you will be a very rich widow, with so many property i left for you". Saya cuma menjawab dengan sok imut "tapi aku ga bisa balik kerja lagi setelah sekian lama berhenti". Suami saya jawab lagi "kalo ga bisa, ya kamu pergi aja ke amerika where everything is possible".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This whole thing membuat saya berpikir, kalau hal terpenting dari pernikahan buat saya above everything else is security. Meski dulu pas SMA saya cuma nyari cowok yang ganteng aja, trus pas kuliah cuma nyari yang pinter aja, trus pas mulai kerja cuma nyari yang kaya aja, saya sampai ke kesimpulan bahwa perasaan aman adalah akar dari semua pencarian saya dulu and that's explain the good feeling i got from cuddling. The feeling that everything is going to be allright...the feeling of security.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7574926193264156427?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7574926193264156427/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7574926193264156427' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7574926193264156427'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7574926193264156427'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/04/marriage-and-security.html' title='Marriage and Security'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-46814077708544400</id><published>2011-04-12T05:55:00.000-07:00</published><updated>2011-04-12T06:19:39.123-07:00</updated><title type='text'>Out of The Dating Game</title><content type='html'>Meskipun semasa saya single saya berjanji pada diri saya sendiri, kalau suatu saat saya menikah saya akan tetep jadi golongan menikah yang tidak menyebalkan dan tidak boring, tetapi tetap saja....akhirnya setelah saya menikah sayapun jadi boring. hahaha....daripada nunggu orang bilang saya boring, mendingan saya ngaku sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenernya nulis postingan ini sekalian curhat (lha emang postingan yg kemaren2 dibilang apa? kayaknya curhat juga....namanya juga jaman sekarang makin susah mencari orang yang punya waktu untuk mendengarkan kita, jadi ya tempat curhatnya ganti aja jadi ke blog). Ngga tahu kenapa, saya suka kepikiran teman-teman saya yang masih single. Saya beberapa kali membawa mereka ke dalam doa (hanya beberapa kali karena memang saya jarang berdoa, jadi yang beberapa kali itu udah setiap saya berdoa sekalian saya doain mereka), karena saya sendiri merasakan betapa being single terutama bagi cewek-cewek Asia itu berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berat bisa saja karena kesepian (saya yang sudah menikah saja sering merasa kesepian, apalagi yang masih single), atau karena tekanan sosial dari keluarga/lingkungan sekitar yang dengan kejamnya mempertanyakan kapan tanggal pernikahan akan segera datang, tapi menurut saya yang terberat adalah tekanan dari pikiran kita sendiri. Seringkali saat saya belum menikah, yang ada di pikiran saya adalah "nobody wants me". Jadi ada perasaan tidak diterima (bahkan lebih jelasnya saya seringkali merasa being rejected from the society). Saya mendoakan agar teman-teman saya tidak merasakan hal yang sama. Karenanya saya membuka diri untuk mendengarkan curhatan teman-teman single saya sebagai upaya untuk menolong dan meringankan beban hati mereka. Masalahnya, saya payah banget dalam kasih nasehat, makanya di awal paragraf saya bilang saya sudah berubah jadi golongan menikah (a.k.a the boring kind/golongan membosankan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gimana mau ngasih advise about relationship, kalau saya makin hari makin jauh dari pengalaman "dating" yang dinamis, bertemu orang yang berbeda setiap akhir pekan, flirting dengan cowok ini dan itu. Hal itu tidak terjadi lagi, karena selain  kemana-mana ada suami di samping saya ada kewajiban moral jadi istri yang baik dan setia, masa saya mau lirak-lirik kesana kemari kan ga etis juga yah. Ini bagaikan hubungan orang tua dan anak, dimana orang tua selalu merasa dia punya kemampuan melebihi anaknya padahal dengan perkembangan dunia, anak-anak punya pengalaman dan wawasan yang berbeda yang kadang sudah ga nyambung dengan pengalaman orang tuanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi friends, i am sorry.....i am really out of the dating game and most of the time you'll find my advice irrelevant to your current situation. Jadi yang bisa saya lakukan hanya mendoakan mereka agar (segera) menemukan pasangan hidup yang membuat mereka peaceful.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-46814077708544400?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/46814077708544400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=46814077708544400' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/46814077708544400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/46814077708544400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/04/out-of-dating-game.html' title='Out of The Dating Game'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1217954091671315464</id><published>2011-04-04T09:36:00.000-07:00</published><updated>2011-04-04T10:01:28.316-07:00</updated><title type='text'>Rumah Besar atau Kecil?</title><content type='html'>Setiap orang, pasti pernah menyadari ya, bagaimana kita sebagai manusia itu sebetulnya ga pernah konsisten. Hari ini maunya ini, besok bisa maunya itu. Makanya seringkali kita bisa dibilang tidak adil dalam menilai seseorang yang mengambil keputusan tertentu itu benar atau salah. Karena kita kan belum tentu tahu sepenuhnya dasar pengambilan keputusan tersebut di saat keputusan itu diambil. Faktor waktu bisa mengubah segalanya. Pertimbangan yang dulu dipakai, bisa jadi tidak lagi valid untuk dipakai sekarang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini sama dengan membangun rumah. Kalau saya lihat teman-teman sebaya saya, yang lagi sibuk-sibuknya membayangkan, mendesign dan membangun rumah idaman, pasti salah satu kriteria rumah idaman yang diinginkan adalah rumah yang besar. Hehe...ketahuan maruk (saya ngomong untuk diri sendiri lho disini). Tapi kalo ketemu generasi yang di atas saya (ABG alias angkatan babe gue), mereka pasti pada bilang kalo bikin rumah itu ga usah yang gede-gede banget, dan yang penting jangan rumah tingkat. Alasan mereka capek ngebersihinnya, capek naik turun tangga dan toh yang di rumah cuma sedikit (karena anak-anak udah pada besar dan pergi sendiri-sendiri).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maap aja yah kalo postingan saya akhir-akhir ini tentang rumah terus, saya emang lagi stress berat (gara-gara rumah) - ga pernah menyangka kalo bikin rumah bisa stress.....kalo beli rumah jadi kok kayaknya kurang stress. Jadinya blog saya jadi ajang curhat begini. Rumah idaman saya nantinya akan punya luas bangunan 600 m2 (dan setiap hari ini berubah-ubah karena keinginan saya juga tidak bisa tetap....pertamanya cuma mau bangun 450m2 aja, eh tiap hari kok ada aja yang pingin ditambahin...ruang ini itu). Meskipun banyak ketemu generasi di atas saya yang menasehati kalo punya rumah ga usah besar-besar, namanya juga saya lahir di generasi keras kepala.....lets do it (merasa sok tahu), masalah nanti dipikir nanti aja hihihihihi....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo menurut anda, mendingan punya rumah kecil aja apa besar lebih bagus????? (ternyata abis curhat masih juga banyak tanda tanya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1217954091671315464?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1217954091671315464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1217954091671315464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1217954091671315464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1217954091671315464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/04/rumah-besar-atau-kecil.html' title='Rumah Besar atau Kecil?'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-144692323486610895</id><published>2011-03-27T08:58:00.000-07:00</published><updated>2011-03-27T09:08:59.996-07:00</updated><title type='text'>Lady in Waiting</title><content type='html'>Yes, the title mentioned above was once used for Kate Middleton who been dating William for so long but was not (yet) being proposed. In my case, i am also lady in waiting. Not waiting for someone to propose me. I just need to wait for everything i currently want - to just simply start moving. During the wait, my life seems not moving or if it does moving, it is so slow. When i told a friend of mine how i feel, she said that maybe i am missing work. Not really. It's just that I have some stuff i want to get done but everything is being put on hold.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I want to learn new languages, but I have to wait until my trip to Germany is over otherwise i will have to cut my class in the middle which is not acceptable. I want to start building my dream house, but my husband and I haven't really agreed on the design - so I have to wait in that case also. I want to start cooking and practically becoming Martha Stewart of my own version, this I also need to wait until my dream house is done. Arrgghhhh, really frustrating.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waiting is maybe the difficult thing of all. Plus the one i need to wait is actually my current goal. Sounds silly, but my purpose of life now is not so much. I know i can just do something else, but maybe i put too much on that house - everything seems to depend on that house. Stressful.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-144692323486610895?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/144692323486610895/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=144692323486610895' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/144692323486610895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/144692323486610895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/lady-in-waiting.html' title='Lady in Waiting'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8593997005747521816</id><published>2011-03-21T22:00:00.001-07:00</published><updated>2011-03-21T22:13:27.938-07:00</updated><title type='text'>Jiahhhh......Pusinggg!!!!</title><content type='html'>Saya tahu kemampuan komunikasi saya memang buruk. Tapi gimana saya mau meningkatkannya kalo setiap kali orang ngajak omong saya, yang ada cuma bikin kesal. Saya memang kali ga bakat jadi customer service. Soalnya ya sebel aja gitu kalo ada pelanggan yang mintanya macem-macem tapi murah. Ya mana ada buuuu, kalo ada nilai itu pasti ada harga. Sebanding ajalah. Ini saya kutipkan percakapan saya dengan seorang teman yang mencari apartemen untuk disewa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- : Bu, aku mau nyewa apartemen. Kapan ada waktu?&lt;br /&gt;+: Oh kapan aja bisa, asal kasih tahu sehari sebelumnya....(beginilah jawabku awal-awal sopan)&lt;br /&gt;- : Nanti siang gimana&lt;br /&gt;+: (nah lho yang tulalit disini siapa sih? barusan aja aku bilang di kalimat sebelumnya untuk kasih tahu sehari sebelumnya). Aku ga bisa mendadak begini. Besok aja gimana&lt;br /&gt;- : Ok deh kalo gitu, besok ya aku hubungi lagi untuk kepastian jamnya&lt;br /&gt;+: ok&lt;br /&gt;- : btw harga sewanya berapa setahun&lt;br /&gt;+ : yang lagi kosong ini 72 juta setahun plus 6 juta uang jaminan, jadi totalnya 78 juta&lt;br /&gt;- : oh gitu. apartemennya dimana?&lt;br /&gt;+ : di rasuna&lt;br /&gt;- : ih rasuna itu kan apartemen tua&lt;br /&gt;+ : ya iya, makanya harganya murah. kan kemaren dulu kamu bilang jatah dari kantor cuma 6 juta sebulan. ya dapetnya rasuna. kalo budgetnya lebih dari itu ya bisa kutunjukin yang laen-laen. (udah mau esmosi)&lt;br /&gt;- : ya udah deh kalo gitu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah saya menjadwalkan besoknya untuk nunjuk-nunjukin unit apartemen. Keesokan harinya, temen saya nelpon lagi nih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- : Eh maaf bu, ga jadi hari ini. Minggu depan aja ya&lt;br /&gt;+ : Iya ok deh kalo gitu (meskipun kesel juga, soalnya perjanjian hari ini dah saya kosongkan buat dia, eh dia batalin seenak-enaknya). Tapi aku ga janji ya apartemennya masih available minggu depan.&lt;br /&gt;- : Ok gpp.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi akhirnya satu minggu saya tungguin, ga ada kabarnya. Nah sementara menunggu, ternyata ada orang lain mau nyewa apartemen. Ya udah saya kasihlah ke orang lain ini, secara orang lain ini juga setuju untuk nyewa buat 1 tahun dan dibayar di muka. Seminggu kemudian temen saya tadi nelpon lagi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;- : jadi kapan bisanya minggu ini?&lt;br /&gt;+: wah apartemenku yg kemarin kosong udah disewa orang. jadi aku kasih kontak agen properti aja yah, yang stoknya lebih banyak, karena dia kan ngurusin apartemen banyak orang&lt;br /&gt;-: oh ok deh kalo gitu. agen ini daerahnya di rasuna juga&lt;br /&gt;+ : kalo sama agen ini, kamu mau dimana2 juga bisa. dia kan lebih banyak koneksinya, bukan ngurusin apartemennya sendiri kaya aku&lt;br /&gt;- : di rasuna ada mallnya ga sih&lt;br /&gt;+: di seberangnya ada rasuna episentrum&lt;br /&gt;- : wah itu mall kan belum rame ya, kalo yang lain yang deket ke mall yang rame?&lt;br /&gt;+ : duhhh kamu ini, banyak permintaan. mana budgetnya cuma kecil. kamu tanya aja deh sama agen itu. dia lebih tahu&lt;br /&gt;- : okok&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Urrrrgggghhhhh...kesel ga sih ngomong sama orang kaya gini. Udah maunya apartemen bagus, rame, deket mall besar, tapi cuma punya budget kecil. Lha mbok ya liat-liat budgetnya gitu lho , sebelum minta macem-macem.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8593997005747521816?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8593997005747521816/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8593997005747521816' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8593997005747521816'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8593997005747521816'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/jiahhhhpusinggg.html' title='Jiahhhh......Pusinggg!!!!'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4288286647314567135</id><published>2011-03-21T05:02:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T05:03:09.181-07:00</updated><title type='text'>Nothing is Hard To Do</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu, ada seorang teman yang nanya ke saya "Eh, kamu  masih jualan juga? Ngapain sih ngeribetin diri, sementara suami kamu  kan kerjanya udah enak dan kamu minta apa aja terpenuhi". Emang sih,  saya bisa aja males-malesan. Malah saya pernah bercita-cita so that I  can do nothing and simply enjoying life.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma setelah saya  pensiun, waktu itu saya berharap saya akan bisa gitu doing nothing,  bangun siang, makan, santai-santai, nonton tivi. But at the end, nothing  is hard to do. Pertama, karena nothing itu juga impossible. Nothing kan  artinya ga ngapa-ngapain. Setidaknya saya perlu bangun tidur dan makan,  dan bersihin rumah, dan masak, dan nyetrika (dan masih banyak lagi).  Kedua, masa tiap hari mau nonton TV yah? secara TV itu kan ngebosenin.  Trus ketiga, ga peduli profesi anda apapun, dari direktur sampe ibu  rumah tangga, selalu emang ada hal-hal yang harus diurusin. Memang hal  yang diurusin beda-beda, tapi pasti ada aja yg harus diurusin. Saya aja  yang kayaknya lontang lantung, tiap hari pasti ada urusan. Mulai itu  bikin visa, belanja groceries, bikin foto, bayar ini itu, ke dokter, ke  bank, plus karena ada urusan bisnis sering juga ke pasar beli bahan,  blom lagi urusan ketemu temen. Kalo dituruti satu minggu itu ya penuh  terus. Cuma saya membatasi juga, supaya punya waktu untuk diri sendiri  di rumah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, menjawab pertanyaan temen saya, ya saya memang bisa  aja ga usah bikin bisnis, but at the end, i really can't help it to  keep moving and finding every one or another things that are  interesting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4288286647314567135?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4288286647314567135/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4288286647314567135' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4288286647314567135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4288286647314567135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/nothing-is-hard-to-do.html' title='Nothing is Hard To Do'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-9165745450141221183</id><published>2011-03-21T03:08:00.000-07:00</published><updated>2011-03-21T03:19:08.360-07:00</updated><title type='text'>Settling Down is a Big Word</title><content type='html'>Bagi sebagian orang, mungkin settle down itu perkara gampang yah. Ya udah, menikah, punya anak. Then you consider yourself settled. Hanya saja, bagi saya, ternyata settle down itu bukan perkara yang mudah. Dulunya masalah profesi saya yang berpindah-pindah, namun setelah faktor "profesi saya" dihilangkan, ternyata masih ada masalah profesi suami yang masih berpindah-pindah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebetulnya sudah cukup bersyukur, bahwa sekarang saya lebih settle down dibandingkan dulu. Setidaknya saya bisa lebih sering ketemu suami saya dan saya hanya perlu pindah rumah 1 kali lagi (atau setidaknya itu yang saya harapkan). Bagi saya, settle down sebenarnya lebih ke masalah tempat tinggal. Saya rindu sekali punya rumah yang memenuhi keinginan saya, dimana letak barang-barang teratur di tempatnya, saya familiar dengan suasananya dan saya bisa punya privasi yang saya inginkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sebentar lagi (6 bulan sebentar ngga sih), rumah idaman saya bakalan selesai. Tapi masalah rumah di (pinggiran) Jakarta itu cuma setengah dari solusi masalahnya. Saya masih harus lagi house hunting di Jerman, supaya bisa ada tempat menetap juga disana. Seandainyapun saya perlu travelling (nomad lebih tepatnya), saya tidak  perlu bawa barang sekarung. Saya bisa meninggalkan keperluan saya selama di Jerman di tempat yang tetap dan saya bisa meninggalkan keperluan saya selama di Jakarta di tempat yang tetap juga. Simply leave things in both places, jadi kalau pas travelling bisa light (ringan), santai dan bisa naik kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi settling down is really a big word for me (and my husband), karena kita perlu memenuhi hal yang lebih besar daripada teman-teman sebaya saya. Jadi intinya, sebagai pelajaran, kalau impian teman-teman itu untuk settle down, jauh-jauhin deh profesi yang kebanyakan travellingnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-9165745450141221183?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/9165745450141221183/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=9165745450141221183' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9165745450141221183'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9165745450141221183'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/settling-down-is-big-word.html' title='Settling Down is a Big Word'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5035724102333699354</id><published>2011-03-16T07:32:00.000-07:00</published><updated>2011-03-16T07:48:00.343-07:00</updated><title type='text'>Jenis-Jenis Pembeli</title><content type='html'>Semenjak dagang, saya banyak berhubungan dengan berbagai macam orang (entah itu bener-bener ketemuan atau sekedar berhubungan melalui email dan telepon). Berdasarkan pengalaman saya jualan yang cetek ini (cuma sekitar 7 bulan), saya mau sharing aja tipe-tipe orang yang jadi pembeli dagangan saya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Tipe Tong Kosong Nyaring Bunyinya&lt;br /&gt;Ingat kan pepatah tong kosong nyaring bunyinya? Pokoknya tong itu kalo kosong dan dipukul, suaranya lebih keras dari pada tong yang ada isinya. Nah pembeli juga sama, ada jenis yang ngocehnya panjang lebar, ngaduk-ngaduk dagangan saya-semuanya dilihatin sampe berantakan, kalo misal komunikasi dengan email atau telepon, itu pokoknya bolak balik nanyanya sampe ada 20 thread, tapi akhirnya ga beli apa-apa. Udah gitu, seringkali masih pake acara nyacat (mencela) produk kita. Entah itu bilang "ga ada yang bagus, warnanya jelek-jelek amat ya" dsb. Trus kalo uda gitu suka nyari-nyari barang yang kita ga jual, trus melengos pergi. Makanya saya kalo ada pembeli yang riweuh banget, kadang saya cuekin aja soalnya sering terjadi mereka yang begini ini ga beli apa-apa. Nyapek-nyapekin badan aja melayani mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Tipe Tong Nyaring Bunyinya&lt;br /&gt;Nah kalo yang tipe pertama tongnya kosong, tipe kedua tongnya tidak kosong. meskipun tidak kosong, ternyata bisa nyaring juga. Mereka ini ngoceh panjang lebar, permintaannya banyak banget, cerewet minta ampun, tapi kalo beli juga banyaknya minta ampun. Ini agak jarang ditemui sih, cuma ada beberapa pembeli saya yang kaya gini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Tipe Ibu Pejabat&lt;br /&gt;Saya paling suka ketemu ibu pejabat (atau istri pejabat). Soalnya mereka itu ga peduli suka atau tidak dengan produksi saya, seringkali kalo saya jualan mereka kasihan dan akhirnya ngeborong barang-barang saya untuk kemudian dikasih-kasih ke subordinate-nya (orang lain). Dan mereka ini biasanya ga banyak nanya, ga banyak cingcong, semuanya main beli aja. My favourite customer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Tipe Pedagang&lt;br /&gt;Ini tipe yang pokoknya kalo nawar suka ngawur. Entah karena dia sesama pedagang, jadi ngerti kira-kira harga modalnya berapa atau karena emang dasarnya suka nawar. Ya stress aja dong kalo barang ditawar dibawah harga modal. Masa saya jualan untuk rugi? Tapi bagusnya, akhirnya yang nawar-nawar ini pasti beli.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Tipe Pelanggan&lt;br /&gt;Namanya pelanggan, berarti udah beli berkali-kali. Jadi biasanya enak juga urusan sama mereka. Ga pake nawar, udah sama-sama ngerti keinginan masing-masing. Lurussss aja deh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu aja sih sebagian yang baru saya temui. Cukup untuk bahan ketawaan sendiri kalo malem-malem, orang kok aneh-aneh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5035724102333699354?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5035724102333699354/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5035724102333699354' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5035724102333699354'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5035724102333699354'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/jenis-jenis-pembeli.html' title='Jenis-Jenis Pembeli'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3260970234682374598</id><published>2011-03-15T03:14:00.001-07:00</published><updated>2011-03-16T07:48:37.572-07:00</updated><title type='text'>Para Pengusaha</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu, acara Kick Andy menyuguhkan topik pengusaha-pengusaha muda yang berjuang dari nol untuk jadi sukses. Mereka-mereka yang ditampilkan, semua umurnya dibawah 28 tahun. Wajarlah, seandainya mereka anak orang kaya, yang cuma mewarisi perusahaan orang tua. Tapi dari semua yang ditampilkan di acara itu, memulai sendiri semuanya dari nol sampe berpenghasilan milyaran. Ok, saya memang sekarang bisa dibilang pengusaha juga, cuma saya kadang lebih suka bilang wiraswasta, soalnya saya malu juga mau bilang pengusaha lha wong penghasilan saya cuma bisa milyar dalam jangka hitungan tahun, ga seperti yang ada di TV yang milyaran itu penghasilan dalam hitungan bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang aja, semua orang punya keinginan untuk jadi mandiri dan berwiraswasta, hanya saja kesulitan sebetulnya tidak terletak di keinginan dan keberadaan modal. Hal yang paling sulit dari memulai wiraswasta adalah rasa malu dan takut gagal. Apalagi tahu sendiri kan, kalo misal jualan, dah pasti langsung diejekin dan dipandang rendah. Saya sebetulnya juga sama, cuma saya selain cuek mungkin agak terlindungi oleh status suami saya yang "bule" (jadi seringkali banyak orang mengira saya bisnisnya iseng dan sekedar mengisi waktu, bukan untuk mencari uang). Padahal namanya bisnis, jangan sampe ya iseng, ngapain iseng buang-buang waktu. Mendingan waktunya dipake entah itu untuk belajar hal baru atau malah bergaul menambah teman. Semua bisnis itu ya serius. Masa udah naruh modal besar untuk rumah, mesin jahit dan mobil, dibilang usahanya ga serius, apa ga sebel juga saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, banyak yah teman saya yang seringkali mem fwd email undangan untuk datang di acara seminar "bagaimana memulai usaha" dan sejenisnya sambil bilang mari kita bangun jiwa wiraswasta, malah yang ngirim sendiri cuma kerja dan ga punya usaha lain. Yah kalo gitu mah ga usah ngirim-ngirim email sambil ngajakin orang untuk dagang pak. Diri sendiri aja dulu mulai wiraswasta, baru ajak-ajak orang lain.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3260970234682374598?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3260970234682374598/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3260970234682374598' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3260970234682374598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3260970234682374598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/pare-pengusaha.html' title='Para Pengusaha'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7157297186505430673</id><published>2011-03-12T07:36:00.000-08:00</published><updated>2011-03-12T09:23:43.191-08:00</updated><title type='text'>Disconnect From The World</title><content type='html'>Majunya teknologi komunikasi jaman sekarang, ternyata tidak selalu berarti hubungan dengan orang lain menjadi lebih baik. Yang ada malah kita jadi lebih terisolasi dari lingkungan sekitar. Kenapa bisa begitu? ya karena makin mudahnya komunikasi membuat kita tidak perlu bertemu langsung untuk melakukan komunikasi tersebut. Semuanya bisa lewat handphone, internet, fax dsb. Jadi makin jarang kita bertemu orang lain dan akhirnya kita terisolasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seseorang mengatakan sesuatu ke saya beberapa hari lalu, mungkin maksudnya menyindir atau entah apa. Dia bilang "wah kamu kan ga kerja, akibatnya bisa jadi kuper (kurang pergaulan) lho". saya sih cuma jawab "itu semua tergantung orangnya". tapi seandainya yang bilang kalo ga kerja itu jadi kuper menurut saya tidak melihat esensi kenyataan hidup dari sudut pandang yang luas. Coba deh kalo kerja, terutama di jakarta. Kapan sih bergaulnya dengan orang? Di kantor sih ga bisa dibilang bergaul yah...apalagi dengan situasi kantor jaman sekarang yang tidak ada rasa persahabatannya sama sekali. Di kantor cuma sekedar ngobrol-ngobrol, ga ada kekerabatannya, dan abis jam kantor ya langsung pada pulang sendiri-sendiri. Ada yang sakit pun, saya lihatnya jarang orang kantor datang menjenguk. Yang seperti itu dibilang pergaulan? saya mah mendingan ga usah lah yah. Bandingkan dengan saya yang ga kerja kantoran, saya ketemu orang yang berbeda setiap hari. Lunch dengan teman SMA, dinner dengan temen kuliah, ketemuan dengan customer, bbq setiap minggu dengan grup lari dsb. Berapa banyak dari orang-orang kantoran yang menyebut dirinya banyak bergaul itu yang punya waktu untuk ketemuan sana-sini dengan banyak orang. Apalagi yang udah berkeluarga, punya anak, rata-rata abis ngantor ya di rumah aja kan...ga ada bergaulnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa waktu yang lalu, ada artikel yang mengatakan facebook membuat semua orang "being alone" but together. Artinya, ok memang facebook membuat kita jadi ada koneksi lagi dengan banyak orang. Namun koneksinya ya sebatas di dunia maya, tidak ketemu secara langsung. Jadi masing-masing orang "alone" di rumahnya sendiri tapi kesendiriannya dilakukan bersama-sama (dengan orang lain yang ada di dalam jaringan koneksinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu hal yang saya perhatikan tentang kemajuan teknologi komunikasi, orang seringkali jadi tidak dipengaruhi oleh keberadaan fisiknya. Jadi dia bisa aja ada di Indonesia dan masih bisa berkomunikasi dengan orang di Singapura misalnya. Dari segi bisnis mungkin bagus yah, efisien karena jadi hemat biaya ketemuan. Namun di dalam kehidupan sehari-hari, ini kan ga bagus. Orang jadi kurang bergaul (ketemu langsung), yang bagi saya adalah hal penting di dalam hidup kita. Trus misal ya saya punya temen si A dan si B. Lalu saya ketemuan dengan si A saja. Selama ketemuan dengan saya, si A sibuk ngobrol sama si B (entah itu lewat sms atau messenger misalnya). Nanti kalo lain kali si A ketemuan sama B, si A sibuk ngobrol sama saya di sms atau messenger juga. Kenapa sih ga si A konsentrasi ngobrol sama saya aja sewaktu saya ada di depannya langsung. Kenapa harus nunggu saya ga ada di depannya (waktu dia ketemuan sama B), untuk bicara banyak dengan saya. Dan sama halnya dengan si B, dimana A ngobrol banyak dengan B waktu ketemuan dengan saya. Pertama itu kan ga menghargai orang yang ketemuan yah, trus yang kedua, itu membuktikan kemampuan komunikasi kita terbatas pada kemampuan tulis menulis dan bukannya komunikasi langsung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita mulai harus memperhatikan hal ini, supaya kita ga jadi autis. Dimana kita sesungguhnya tidak berada di suatu tempat meskipun secara fisik kita ada disana (karena kita sibuk berkomunikasi dengan yang tidak bersama dengan kita). Mari kita berkonsentrasi untuk memanfaatkan nilai waktu "sekarang". Bicaralah dan beri perhatian saat kita bertemu langsung, memastikan kita tidak "disconnect from the world" dalam arti harfiah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7157297186505430673?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7157297186505430673/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7157297186505430673' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7157297186505430673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7157297186505430673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/disconnect-from-world.html' title='Disconnect From The World'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2125709773491493121</id><published>2011-03-11T08:30:00.000-08:00</published><updated>2011-03-11T08:44:27.013-08:00</updated><title type='text'>Give Me Some Space</title><content type='html'>Patience is something God forgot to give me. No joking here. I think i just been too busy lately and my stress level is getting higher than what normally was. Or maybe i am always like this and not realizing it. I have a problem in talking and communicating. That's i know for long. It's something we don't do very well in the family, thus in my life i am kind of limiting myself in talking.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I remember when i was still working, how i hate the time when i need to ask people things (research report, investigation on tool failure, etc.). Sometime, being lazy i just sent people email asking things. And those people were sitting 2 desks away from mine. Yeah i know, that's sound terrible. But that's what it is.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Because of this problem, i am also feeling so annoyed by questions related to what i am doing. Every time people ask me things in detail, i hate the fact that they demand details for something that is completely none of their business. I know sometime people just throwing questions to start conversation. But gosh, can conversation be done in any other way than adding question mark at the end of every sentence?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The worse thing is, here in Indonesia people don't really have personal space. I wrote this long time ago in this same blog. They also refuse to read gesture and signal from words you told them. For example when people call and ask "are you busy". You cannot simply get rid of them by answering "yes, i am busy". Because even after you told them that you are busy (and you really are busy, not making it up), they still continue mentioning whatever they want from you. So i was always like "didn't i say i am busy?". The question was simply something to start the conversation (of asking some other thing) instead of making sure i have the time to entertain what they need.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Another thing i hate is, when people text me, and because i am busy i didn't answer then they call me, again and again. Look, if your text has not been answered that's because i haven't got the time to write a reply. If i cannot reply the sms, meaning even more i cannot answer your phone.Thus calling me doesn't really make any sense and will not make me answering your text sooner. Plus now i have 2 mobiles. I use it to separate between personal call and business call. But some people simply do not respect the difference between personal and business. When they cannot reach me in one number, they just try the other one. Rgggghhhhh.....really piss me off.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Give me some space, please!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2125709773491493121?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2125709773491493121/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2125709773491493121' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2125709773491493121'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2125709773491493121'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/give-me-some-space.html' title='Give Me Some Space'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3014140694383086820</id><published>2011-03-08T06:24:00.000-08:00</published><updated>2011-03-08T06:45:15.747-08:00</updated><title type='text'>Edisi Tidak Malas</title><content type='html'>Berwiraswasta itu susah! Itu adalah kesan pertama saya sejak berhenti bekerja dan memulai usaha sendiri. Suami saya bilang, saya orangnya bosenan dan kurang gigih. Hehe, mungkin apa yang dia bilang itu benar. Kadang, saya rasanya seperti hampir menyerah (atau malah sudah?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitannya bermacam-macam. Mulai dari mengurusi pegawai. Meskipun dari segi kepuasan diri, saya senang dengan pertambahan pegawai. Cuma makin banyak pegawai itu artinya juga makin pusing. Tidak semua pegawai bisa kita atur semau kita, kadang ada yang lambat, kadang ada yang terlalu cepat, ada yang kerjaannya ga rapi, ada yang malas, ada yang tukang ngutang, ada yang tukang protes, ada yang tukang nuntut...macem-macem dah. Itu baru dari sisi pegawai. Trus dari sisi konsumen, ada yang cerewet banget, minta barang yang paling bagus tapi yang paling murah (mana ada?), ada yang pelit, ada yang suka ngutang (kayaknya ngutang ini penyakit manusia, buktinya dari pegawai sampe pelanggan ada aja), ada yang nipu (minta barang dulu dan bayar nanti, tapi trus menghilang ditelan bumi), ada juga yang baik (beli karena kasian, bayar di depan meski barang pesanan belum jadi, ngasih bonus, ga pernah nawar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Trus masih ada lagi faktor-faktor lain, misalnya memanage keuangan. Ngga seperti waktu jaman saya kerja, dimana uang cash yang harus saya punya sebatas cukup untuk hidup sehari-hari aja bolehlah. Begitu memulai usaha sendiri, saya dituntut punya uang cash cadangan dalam jumlah cukup besar. Karena seringkali, modal yang diperlukan juga besar. Membayar supplier, bayar gaji pegawai, yang semuanya dituntut tepat waktu sementara pembayaran dari pelanggan kadang suka terlambat. Makanya sejak berwiraswasta, punya uang 100 juta di bank juga udah ketar-ketir....Nanti pegawainya bisa-bisa ga digaji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang saya berpikir, betapa mudahnya hidup kalo saya jadi pembeli dan bukan penjual. Konsumen kedudukannya lebih tinggi di dunia perdagangan. Lebih dihormati, lebih didahulukan kepentingannya, lebih dilayani, dsb. Hanya saja, dalam perjuangan hidup untuk menjadi lebih baik, jalan yang mudah seringkali tidak ada. Jadi saya kembali ke kenyataan untuk menghadapi jalan yang akan menempa saya jadi lebih maju.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3014140694383086820?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3014140694383086820/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3014140694383086820' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3014140694383086820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3014140694383086820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/03/edisi-tidak-malas.html' title='Edisi Tidak Malas'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2559920607764962494</id><published>2011-02-07T21:49:00.000-08:00</published><updated>2011-02-07T22:17:33.037-08:00</updated><title type='text'>Friend with Benefit</title><content type='html'>Dengan maraknya jejaring social di internet, terkadang arti kata "teman" jadi sedikit bergeser. Orang yang kita kenal, toh tidak semuanya bisa dibilang teman. Jadi seharusnya di jejaring social tersebut, daftar teman kita harusnya tidak ditulis sebagai "friends list" melainkan diganti dengan "people in your network" atau "people you know". Bukan hanya itu, kehidupan nyatapun seolah-olah mengikuti kehidupan kita di dunia maya. Seringkali orang yang kita kenal menyebut diri mereka teman, padahal kalo cuma kenal-kenal doang....belum tentu kan mereka itu teman kita. Yang ada juga seringkali mereka menohok kita dari belakang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo dalam bahasa Inggris, friend with benefit sebenernya lebih merujuk ke sex buddy atau teman tapi mesra. Cuma saya meminjam istilahnya disini untuk sharing betapa seringkali pertemanan kita terjadi hanya karena ada azas pemanfaatan yang terjadi di baliknya. Ok, memang kita berteman karena ada kecocokan dan hubungan pertemanan itu membawa kebaikan bagi kita (membuat kita tidak kesepian, membuat kita bergaul dan update dengan berita-berita sekitar) namun banyak sekali orang-orang di dalam network kita yang membawa arti "bermanfaat" sampai ke titik yang melebihi batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya agak kurang terima ya misal teman saya memberi label harga untuk semua sumbangsihnya. Misal nih ya, saya tanya ke temen saya "eh tas kamu bagus, beli dimana". Bukannya memberi tahu dimana tempat belinya, temen saya ini bilang "oh nanti kamu perginya sama aku aja". Dan ternyata di belakang saya, orang yang mengaku teman ini bilang ke penjual tasnya kalo dia minta persenan karena akan membawa saya ke toko dia. Saya merasa dirugikan karena akhirnya penjual tas ini membebankan persenan yang diminta temen saya ke harga tas yang dijual ke saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan setelah saya amati, temen saya ini minta persenan ke semua hal yang dia rekomendasikan ke saya. Pokoknya semua dibisnisin. Kalau misal cuma ratusan ribu sih mungkin gapapa yah. Tapi coba yah, temen ini bialng ke saya untuk pakai kontraktor dia bikin rumah dan dia mau ngambil untung 500 juta dari harga yang dikasih kontraktornya. Tega banget ga sih? Emangnya saya Gayus, punya spare 500 juta dari kantong doraemon saya. Sebel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya musti hati-hati juga sama teman. Not everyone we know can be called friend, because most of them are not.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2559920607764962494?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2559920607764962494/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2559920607764962494' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2559920607764962494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2559920607764962494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/02/friend-with-benefit.html' title='Friend with Benefit'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-383142954030426616</id><published>2011-01-23T06:44:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T07:07:12.115-08:00</updated><title type='text'>Sense of Community</title><content type='html'>Nenek saya yang sudah 80 tahun lebih, selalu menolak ajakan untuk pindah dan tinggal bersama salah satu anaknya. Mungkin semua orang tua begitu yah? Bagi anak-anaknya (generasi orang tua saya), dengan adanya nenek hidup bersama mereka membuat hal lebih mudah dan mengurangi kekhawatiran kalau ada apa-apa. Hanya saja, bagi nenek saya hidup yang mudah bukanlah hidup yang mereka cari. You know....after 80 years, people start to actually think what they have done for their surrounding. Nenek saya lebih suka hidup di Yogya, karena disana dia merasa lebih dibutuhkan dan karenanya merasa lebih berguna daripada pindah ke Jakarta dan cuma diladeni setiap saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ok, memang sih saya belum 80 tahun. Tapi menurut saya, alangkah baiknya juga kalau saya bisa melihat sudut pandang "berguna bagi sesama" sedini mungkin. Terus terang, dalam hidup saya selama ini saya hanya memikirkan diri sendiri. Cepat lulus kuliah supaya cepat kerja dan memenuhi apa yang saya inginkan, sama sekali tidak ada keinginan jadi berlebih demi bisa membantu orang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lama bekerja, pemikiran "apakah saya akan begini-begini terus" mulai timbul dan setelah akhirnya saya punya kesempatan untuk berhenti kerja, memulai usaha sendiri dan punya lebih banyak waktu luang, saya merasa perlu bergabung dengan lingkungan sekitar. Kadang memang pikiran egois timbul, dimana saya sebal dengan orang-orang yang terlalu ingin tahu urusan pribadi saya. Namun sebagai mahluk sosial, saya juga merasa bahwa apapun yang saya lakukan, tidak ada nilai rasa lebihnya bila saya hanya sekedar "ikut" tanpa berpartisipasi. Sekedar ikut membuat semua terasa hampa dan intinya hanya buang-buang waktu saja. Ternyata rasa dimiliki dan perasaan berguna itu salah satu kebutuhan manusia yang penting dan karenanya saya tidak pernah ikut-ikutan keluarga saya lagi untuk memaksa nenek saya pindah ke Jakarta.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-383142954030426616?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/383142954030426616/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=383142954030426616' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/383142954030426616'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/383142954030426616'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/sense-of-community.html' title='Sense of Community'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2383861681126055960</id><published>2011-01-23T00:11:00.000-08:00</published><updated>2011-01-23T00:27:03.048-08:00</updated><title type='text'>Tamu</title><content type='html'>Sejak kembali dan tinggal di Indonesia lagi, salah satu hal yang saya merasa kehilangan adalah teman. Saya tidak bermaksud mengatakan orang Indonesia ini ga bisa diajak berteman, hanya saja saya agak susah dekat dengan orang di Jakarta. Semua orang begitu sibuknya, jadi kalau diajak ketemuan pada susah. Waktu itu jadi hal yang mahal (memang dari dulu waktu itu mahal, tapi sekarang lebih lagi - kayak kena inflasi). Trus satu lagi, kalau saya undang teman datang ke rumah, jadinya malah mereka itu kayak tamu. Ga bisa santai, karena tuan rumah sebagai yang mengundang seringkali diberi tanggung jawab mengatur segalanya. Sementara, kalau di Amerika - kalau ada yang mengundang (misalnya makan) ke rumah tinggal, yang diundang pasti nanya harus bawa apa? Jadi beban memasaknya dibagi. Mungkin itu pulalah yang membedakan rumah di Indonesia ini dengan di negara lain yah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di negara lain, ruang tamu ini tidak ada. Buat mereka, living room itu lebih ke ruang keluarga. Jadi kalau ada tamu, ya diterima di ruang keluarga. Karena siapa sih yang datang ke rumah kita, kalau bukan teman dekat (yang mau memberikan waktunya yang mahal untuk kita pastilah teman dekat kan? atau salesman yang door to door? hihihi kalau datang ke rumah saya, salesman ini juga pasti berhenti di pagar saja).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perkembangan Jakarta yang seperti sekarang ini, dimana pergerakan manusianya cenderung cepat (atau malah lambat karena macet?) saya jarang deh liat rumah yang banyak menerima tamu formal. Yang perlu ruang tamu malah kantor, bukan lagi rumah tinggal. Kecuali mungkin kalau pejabat yah, banyak tamu formal juga datang ke rumah. Jadi mulai mirip dengan di negara-negara maju. Tapi fungsi awal rumah, yang tetep aja berkiblat ke model rumah sebelumnya membuat ruang tamu tetap ada. Menurut saya, hal seperti ini bikin rumah kurang homey karena kita seperti membangun dinding pemisah ke orang yang datang ke rumah kita. Jadi tekat saya nih, punya rumah yang homey supaya teman-teman yang saya undang betah juga dan tidak kapok datang ke rumah saya (biar ketemuan ga selalu di mall gitu loh).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2383861681126055960?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2383861681126055960/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2383861681126055960' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2383861681126055960'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2383861681126055960'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/tamu.html' title='Tamu'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6891783706982688981</id><published>2011-01-22T23:55:00.001-08:00</published><updated>2011-01-23T00:08:25.244-08:00</updated><title type='text'>Semut</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TTvhwIMdMFI/AAAAAAAAAPI/Wl8jigdCWnA/s1600/semut.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 250px; height: 167px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TTvhwIMdMFI/AAAAAAAAAPI/Wl8jigdCWnA/s320/semut.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5565289981496078418" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Beberapa hari ini, kerjaan saya jadi pembasmi serangga. Entah kenapa ya, di rumah tiba-tiba aja banyak semut. Mungkin ini musim pindahan rumah buat si semut, ga tau juga deh. Meskipun bagi beberapa orang, makanan kalo ada semutnya sedikit ga papa. Buat saya, big no no. Kalo uda ada semutnya, meski cuma satu dua ya tetep harus dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama aja kaya kecoa, kalo kita tahu makanan sudah dihinggapi kecoa pastikan kita ga mau makan makanan itu. Buat saya semut dan kecoa itu ya sama aja. Mereka jalan-jalan di tempat yang kotor dan kakinya bawa banyak kuman. Meskipun cenderungnya kecoa dianggap sebagai binatang yang kotor dan semut "agak" bersihan dikit, buat saya itu semata-mata asumsi yang datang karena perbedaan ukuran aja. Jadi kalo ada makanan yang dihinggapi kecoa kotorannya lebih banyak karena kakinya kecoa lebih gede dari kaki semut. Padahal kalo dipikir-pikir semut biarpun kecil jumlahnya juga banyak. Sama berkumannya deh itu binatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya saya juga berhenti candaan "vitamin s" setiap kali makan di luar dan di makanan orang lain ada semutnya. Masa sih udah bayar, dikasih makanan/minuman bersemut pula. Dan saya rasa semua juga harus mulai begitu deh, kita kan ga tahu penyakit apa yang bisa dibawa semut-semut itu dari sarang ataupun tempat yang sudah dia lewati.&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/Daniele/AppData/Local/Temp/moz-screenshot.png" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/Users/Daniele/AppData/Local/Temp/moz-screenshot-1.png" alt="" /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6891783706982688981?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6891783706982688981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6891783706982688981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6891783706982688981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6891783706982688981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/semut.html' title='Semut'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TTvhwIMdMFI/AAAAAAAAAPI/Wl8jigdCWnA/s72-c/semut.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1370387901897057371</id><published>2011-01-18T06:43:00.000-08:00</published><updated>2011-01-18T07:12:17.008-08:00</updated><title type='text'>Boredom</title><content type='html'>Tidak seperti yang banyak dikatakan orang sesaat sebelum berhenti kerja, dimana mereka memperingatkan saya akan bosannya jadi orang yang tidak bekerja. Kenyataannya salah satu hal yang saya syukuri sejak saya berhenti kerja justru tidak adanya kebosanan. Meminjam keterangan wikipedia...boredom is &lt;span class="messageBody"&gt;an emotional state experienced during periods  lacking activity or when individuals are uninterested in their  surroundings. Jadi kebosanan adalah keadaan emosional yang dialami seseorang karena kurangnya aktivitas atau karena tidak ada rasa tertarik terhadap keadaan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau dulu, hari-hari saya bawaannya bosan terus, kerjaan sehari-hari di kantor cuma di depan komputer. Kurang banyak kejadian yang bisa membuat tertarik karena saya terjebak di dalam rutinitas. Pergi jam 8 pagi, pulang jam 5. Gituuuuu terus selama beberapa tahun. Terutama sejak saya berhenti kerja lapangan, makin parah lah rutinitas itu. Jadi motivasi kerja saya juga berkurang. Memang betul, orang-orang yang memperingatkan saya bahwa saya akan bosan setelah berhenti kerja, tidak benar-benar tahu rencana ke depan saya setelah tidak kerja (kantoran). Mereka berpikirnya saya bakalan ongkang-ongkang kaki aja di rumah. Kalau itu kasusnya memang saya pasti bakal bosan setengah mati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelihatannya saya memang tidak bekerja, apalagi bagi orang yang beranggapan kerja hanyalah ngantor dari jam 8 sampe jam 5. Tapi saya berhasil mencontoh Robert Kiyosaki, yang buku-bukunya memacu saya untuk pensiun dini sehingga sekarang pekerjaan saya sehari-hari tidak terlalu dikejar target kebutuhan ekonomi. Kalau saya sekarang terlihat sibuk karena saya serius menjalankan bisnis alasan utamanya adalah karena saya bertanggung jawab atas 16 pekerja (dan keluarganya). Jadi kalau penghasilan saya dari bisnis tidak memenuhi target, kan kasihan orang-orang yang kerja ke saya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan saya sehari-hari berganti-ganti, saya jadi punya waktu untuk kegiatan membaca-olahraga-belajar ketrampilan baru/kursus seperti kursus masak, bikin kue, rias wajah, menjahit, desain produk (yang membuat rasa kepenuhan diri saya ada dan wawasan bertambah), punya waktu untuk merawat diri (sehingga saya makin mencintai dan menghargai diri sendiri), saya tetap berbicara secara profesional (saat menjelaskan tugas ke karyawan saya), saya masih berbahasa inggris dengan suami dan juga teman-teman BBQ saya (sehingga tidak ada alasan bahasa inggris saya jadi jelek setelah berhenti kerja), saya jadi tambah teman (banyakan sih dari kalangan ibu-ibu, yang adalak konsumen terbesar usaha saya) dan yang paling utama sih, saya jadi punya waktu merancang rumah idaman saya (saat saya kerja, saya cuma punya waktu untuk beli rumah yang sudah jadi dan saya cenderung tidak peduli akan detailnya, karena toh rumahnya disewakan untuk orang lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi makanya sekarang saya merasa lebih bahagia, karena saya bisa mencakup banyak hal dalam kehidupan saya yang ingin saya capai dan saya masih lebih bebas....mau liburan kapan aja, bisaaaa....tergantung keinginan dan bukan jadwal kantor. And the word "boredom" is gone from my dictionary.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1370387901897057371?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1370387901897057371/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1370387901897057371' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1370387901897057371'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1370387901897057371'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/boredom.html' title='Boredom'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7399301384256866764</id><published>2011-01-16T08:30:00.000-08:00</published><updated>2011-01-16T08:47:23.791-08:00</updated><title type='text'>Show Me The Money</title><content type='html'>There is this assumption going around, when a guy from a fully developed country married a woman from a third world country, then the reason of the marriage was simply money. Of course those assumptions are getting less and less since nowadays more and more people are married to anyone from any country, considering the world are simply getting smaller due to technology.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;When i left my work to be a housewives, many people also think that I would not work and simply become financially dependent to my husband. I know i can simply live that way, but the thing is....i simply cannot have myself at home doing nothing. That's the first of all, but beside that I also really need something to fulfill my time and my ego in any achievement in some sort.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So that's why i started the business of renting apartments even long before I retired from work. I consider it that I owe myself an investment for the future. Then i started the linen business by helping my sister setting up things after I retired. Simply not making any money at first, but then blessing start to come and customers growing bigger.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Even when the original reason was not money, i want to grow financially because otherwise how you gonna catch up with the inflation and the economy. There's something i read today how sometime, how much you make is not really what is important. It is more about how much you make compared to somebody else. For sure, i wouldn't be happy making for example 100 USD a year when all of my friends making 1000 USD a year, right? So by that comparison, just because I am a housewives, doesn't mean i want to stop walking while the world continues in a full speed. I want to grow with the rest of the world too.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7399301384256866764?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7399301384256866764/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7399301384256866764' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7399301384256866764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7399301384256866764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/show-me-money.html' title='Show Me The Money'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2822348851210859770</id><published>2011-01-15T19:48:00.000-08:00</published><updated>2011-01-15T20:02:00.720-08:00</updated><title type='text'>Kiki</title><content type='html'>Saya punya temen namanya kiki. Dia ini karena masih kecil (setidaknya lebih muda deh dari saya), jadinya tingkahnya rada-rada manja gimanaaaa gitu. Hobinya dandan dan bersolek (kedua kata ini emang ada bedanya yah? sampe saya perlu sebutin sendiri-sendiri).  Cewek bangetlah si kiki ini. Nah kemarin, kita berdua ngobrol di tengah-tengah makan malam di bibliotheque bersama beberapa teman yang lain dan pasangan masing-masing. Beberapa di antara obrolan kami yang ngalor ngidul, berikut ini adalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kiki : Aduhhhh, aku mau nurunin berat badan nih, ke gym bareng yuk&lt;br /&gt;me : emang kamu naik berapa kilo? (sambil melihat badannya yang kurus kerempeng)&lt;br /&gt;Kiki : Sejak melahirkan berat badanku jadi 44 kilo (udah mau ketawa)&lt;br /&gt;me : dulunya berapa kilo?&lt;br /&gt;Kiki : dulu aku 42 kilo&lt;br /&gt;me : kamu maksudnya mau nyindir aku atau gimana? badan kamu hampir cuma setengah berat badanku&lt;br /&gt;Kiki : nggak lah, kan kamu tinggi. aku pendek ibuuu&lt;br /&gt;me : okelahhhh&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari dulu saya suka heran sama temen-temen saya. Anaknya dua, tiga, empat. Kok tetep aja kurus banget. Padahal kalau dilihat, makannya sama aja sama saya (yang ketahuan setidaknya). Ternyata setelah saya tanya-tanya, dia itu setiap hari exercise nya 3 jam. Apa ga mau pingsan saya dengernya. Orang saya aerobic 45 menit aja rasanya males banget tiap hari.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2822348851210859770?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2822348851210859770/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2822348851210859770' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2822348851210859770'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2822348851210859770'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/kiki.html' title='Kiki'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-628111150285443097</id><published>2011-01-14T07:54:00.000-08:00</published><updated>2011-01-14T08:12:57.942-08:00</updated><title type='text'>The Cat</title><content type='html'>My life has went so boring thus the dead of a cat become the highlight of my day. Well....i didn't consider it as an achievement...this cat killing things. Especially when my husband nickname is also "cat". But anyway, the story actually started few months back. I move in to stay with my parents after my husband doesn't like the house i bought.  At first, i only stayed with my parents everytime my husband away. But then is all about logistic, i got to move my clothes every now and then, back and forth between my house and my parents's. So fuck it, i decided to move in with my parents, rented the house i bought to someone else's, bought a new land and hire an architect to make sure the house my husband wants become reality. Plus it also doesn't make any sense to stay on my own....when my  parents are only within the radius of 1 km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So....in the suburban where my parents house is, there are so many cats walking around. No idea whose are they, but basically they're quite annoying every night with all of the miaow and stuff. I went to amazon.com (website which solve 90% of my life dilemma) and got myself a cat repellent. This thing works by producing a high frequency sound which annoy cats thus send them away. It works quite well, except that the repellent actually has some radius. So further than this radius limit, the high frequency doesn't bother the cat at all.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And for some reason the cat seems to find their hiding place under my car, which parked outside....away from where i put the repellent. I can't move it closer to my car because then the repellent coverage centered around my car only and it gives opportunity to those noisy cats to come back to the front yard, outside the repellent coverage (why didn't i think this far...i bought only one cat repellent). So i decided to let the cat stay below my car, at least the car is far enough from the house front door so i can no longer hear the noise of the cat staying below it and i can sleep well at night.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yesterday, while driving around the busy traffic of Jakarta, I got this cat sound following me. So i started to wonder if there was actually a cat (if not several) stuck under my car (dying....considering how there are many rotating metal under there). So i stopped, i checked and nothing below the car. So where is this sounds coming from. Then i thought....maybe the cat managed to stay somewhere in the engine area. So i open the front cap of the car and...nothing. Hmmmmm. So anyway, i decided to ignore it.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arriving in my linen workshop, i couldn't help but to notice a cat coming out from below the tire. He still alive but limping. I run because I scarred the cat gonna bite me thinking "this little bitch, let me going around town next to the tire". When i came back, the cat is dead. I basically killed him. So....fiuh...there i said it, how i killed a cat. I didn't do it in purpose....i mean, how should you check if there is something inside the gap between the tire and the rotor. Not my fault, right? (in my defense, is the cat's fault).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-628111150285443097?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/628111150285443097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=628111150285443097' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/628111150285443097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/628111150285443097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/cat.html' title='The Cat'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-471374388126676426</id><published>2011-01-06T00:04:00.000-08:00</published><updated>2011-01-06T00:16:21.676-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='scenery'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ratu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pelabuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='palabuhan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='pemandangan'/><title type='text'>Tahun Baru di Palabuhan Ratu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51xXX8qI/AAAAAAAAAPA/ML5RGzBY3jk/s1600/IMG_9251.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51xXX8qI/AAAAAAAAAPA/ML5RGzBY3jk/s320/IMG_9251.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558983279750148770" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pergantian tahun baru lalu, saya dan suami menghabiskannya di Palabuhan Ratu. Selain menikmati keindahan pemandangan pantai dan persawahan, sekaligus juga mengawasi proses pembangunan vacation home kami yang sedang berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV5181UOnI/AAAAAAAAAO4/52XcPRuJ7xw/s1600/IMG_9235.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV5181UOnI/AAAAAAAAAO4/52XcPRuJ7xw/s320/IMG_9235.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558983282828524146" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Seperti biasalah, komentar-komentar orang nggak enak aja bawaannya (kayaknya hidup mereka kok dibuat untuk menjelek-jelekkan pilihan orang lain, but sorry...it doesn't work for me). Mulai dari "emang pelabuhan ratu itu bagus? emang ada hotelnya? emang nggak kampungan dan kumuh?". &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51J4yoxI/AAAAAAAAAOg/H5IYSuu3ucI/s1600/IMG_9237.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51J4yoxI/AAAAAAAAAOg/H5IYSuu3ucI/s320/IMG_9237.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558983269152891666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Waktu saya tanya balik "emang kamu udah pernah ke palabuhan ratu". Mereka sebagian besar jawabnya "belum". Jadi tahu dari mana kalau disana itu ga bagus, ga ada hotel dan kampungan. Kalau hanya berdasarkan alasan "belum pernah dengar" ya payah dong ya. Secara emang pengetahuan mereka pasti cetek (terlihat dari komentar-komentarnya yang cetek juga), paling yang udah pernah mereka dengar juga sebatas radius 15 kilometer (itu juga dalam keadaan baik aja kali). Lha wong ngeja nama tempatnya aja salah. It's PALABUHAN and not PELABUHAN.&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51g2OXBI/AAAAAAAAAOw/XDCcIw0lZg4/s1600/IMG_9283.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51g2OXBI/AAAAAAAAAOw/XDCcIw0lZg4/s320/IMG_9283.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558983275316141074" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, waktu saya dan suami &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51Q5srDI/AAAAAAAAAOo/w2D1VZlUq30/s1600/IMG_9256.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51Q5srDI/AAAAAAAAAOo/w2D1VZlUq30/s320/IMG_9256.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558983271035743282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;memutuskan membeli tanah yang mau kami jadikan vacation home ini, alasannya karena tanah ini mengingatkan kami ke sebuah hotel di Lombok tempat kami pernah menghabiskan suatu weekend. Dimana pemandangannya bukan hanya laut yang indah tapi juga pemandangan bukit nan hijau. Jadi buat yang belum pernah ke PL RATU, ini saya share pemandangan dari lokasi villa kami dan lokasi pantai di bawah villa. Buat yang udah pernah, ya enjoy juga!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-471374388126676426?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/471374388126676426/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=471374388126676426' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/471374388126676426'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/471374388126676426'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/tahun-baru-di-palabuhan-ratu.html' title='Tahun Baru di Palabuhan Ratu'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TSV51xXX8qI/AAAAAAAAAPA/ML5RGzBY3jk/s72-c/IMG_9251.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5648296569536266805</id><published>2011-01-05T23:28:00.000-08:00</published><updated>2011-01-05T23:57:05.929-08:00</updated><title type='text'>Table Manner Pleaseeeee</title><content type='html'>Meskipun saya hobi makan dan bisa makan di sembarang tempat, tapi satu hal yang saya ga tahan adalah makan dengan orang yang kayaknya denger kata "table manner" aja belum pernah. Bukan saya bermaksud sombong yah menuntut orang punya table manner ala kerajaan eropa, tapi sekedar aturan-aturan baku di meja makan yang harusnya semua orang diajari sejak kecil sajalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut beberapa hal pantang untuk dilakukan di depan umum (semuanya berhubungan dengan acara memamah biak):&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersendawa&lt;br /&gt;Mungkin bagi yang melakukan, bersendawa itu melegakan yah. Karena angin yang bikin gak enak perut bisa keluar. Cuma bagi yang mendengarkan...aduhhhhh...bisa hilang selera makan. Apalagi kalo bersendawanya pake acara di depan kita persis (atau dalam radius 1 meter lah) bukan hanya suara sendawa saja yang menghilangkan selera, tapi bau dari dalam perut kan ikut keluar juga. Pokoknya hanya memikirkan baunya itupun, kadang saya udah pingin muntah. Jadi meskipun bersendawanya ga di radius 1 meter, denger suara sendawa saja sudah mengingatkan saya akan baunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Makan bersuara&lt;br /&gt;Hiyaaaa....ini big no no buat orang Jawa, dan saya rasa juga buat semua orang yang diajari sopan santun. Seenak apapun makanannya, saat mengunyah mulut jangan sampai terbuka lah. Ini untuk menghindari bunyi kecapan dan slurp-slurp tak sedap di telinga orang lain. Juga untuk menghindari makanan yang sudah setengah terkunyah terlihat orang lain. Seandainya mau ngomong saat makan, tunggulah sampai selesai mengunyah suapan terakhir. Ngga ada hal yang sebegitu pentingnya, yang tidak bisa menunggu sampai kunyahan terakhir itu tertelan. Lagian siapa sih yang tertarik melihat makanan-makanan yang sudah ada di dalam mulut orang lain. Ngga ada kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Double Dipping&lt;br /&gt;Kalau acara makannya di dalam keluarga inti, sebenernya sih double dipping ini gak papa. Cuma kalau acara makan yang bersama-sama orang lain (atau kalau keluarga, keluarga besaaaarrrr....di luar yang inti), jangan sampai dong yah...bisa menularkan penyakit. Double dipping itu misalnya kita mau makan kentang goreng, dimana sausnya cuma ada di satu mangkuk besar. Trus kentang gorengnya dicocol ke saus sesudah setengah digigit. Kan sausnya dishare beramai-ramai, jadi kalau semua orang main cocol aja makanan yang sudah masuk ke mulutnya....kebayang kan kuman yang ada di mangkuk sausnya itu campuran banyak orang. Hiiiiiii....jijay banget. Lebih sopannya, kalau memang acara makannya jenis yang dishare gini, ambil aja saus dengan jumlah tertentu itu ke piring anda. Jadi mau cocol berapa kali juga, ga berpotensi menularkan atau ketularan penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Acara tusuk gigi&lt;br /&gt;Hiah....acara gali menggali ini sebaiknya dilakukan sesudah makan...di luar meja makan sajaaaaa. Saya pernah stress sekali karena orang yang duduk di samping saya dalam sebuah jamuan makan malam, meletakkan tusuk gigi yang sudah dipakainya (jadi sisa-sisa makanannya kelihatan) dekeeeettt banget sama saya. Gimana saya ngga huek-huek coba. Makanya di meja makan saya, tusuk gigi itu ngga pernah ada. Udah kebiasaan kalau habis makan sikat gigi dan dental floss, jadi ga perlu tusuk gigi. Kalau ada yang masih harus pake tusuk gigi, harus menghilang dari meja makan dan pergi ke kamar mandi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sharing sendok&lt;br /&gt;Ini sebetulnya mirip dengan double dipping. Banyak orang yang habis memakai sendoknya untuk makan, menggunakan sendok yang sama untuk mengambil tambahan porsi berikutnya dari makanan di meja yang disharing. Tobaaaatttt...ini orang ga tahu aturan banget. Kalo di tempat makanan ga ada sendok buat ngambil, minta dulu dong. Jangan trus nyendok pakai silverware yang sudah dipakai makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Pegang-pegang makanan&lt;br /&gt;Saya dan suami, kalau menginap di hotel di Asia yang breakfastnya buffet doang (ga ada pilihan lain) pasti akan dateng pagi-pagi atau malah ga makan sekalian. Soalnya orang Asia seringkali di acara buffet (prasmanan) milih-milih makanannya pake tangan. Udah gitu semua-semua disentuh tapi tidak diambil. Pernah nih di hotel bintang lima di Bandung, ada cewek di depan kita memegang sepotong telur dadar hanya untuk melihat apakah bagian bawahnya sudah matang sesuai seleranya. Begitu yang dia pegang masih belum "bagus" menurut standar dia, cewek ini pegang telur dadar yang lain (dan semuanya pake tangan langsung...ga pake sendok).....cewek keren tapi ulahnya kampung. Seandainya dia melakukannya dengan sendok pun, itu sebenernya juga masih ga tahu aturan karena makanannya jadi acak-acakan. Not polite for the other customer. Apalagi ini pake tangan. But my gosshhh...tampaknya ada banyak orang yang tidak pernah diajarin generic social manner. Untunglah kalau tinggal di hotel, acara makan siang dan makan malam ada pilihan ala carte. Jadi seringkali penderitaannya cuma di pagi hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya ya ibu-ibu, kalau punya anak mbok ya jangan cuma diajarin gimana besok cari pacar yang super kaya atau diajarin dandan menor atau cuma disuruh belajar bar pinter. Tapi diajarin juga table manner gini.....penting ting ting ting.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5648296569536266805?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5648296569536266805/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5648296569536266805' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5648296569536266805'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5648296569536266805'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/table-manner-pleaseeeee.html' title='Table Manner Pleaseeeee'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4519913329149537299</id><published>2011-01-03T06:38:00.000-08:00</published><updated>2011-01-03T07:11:01.938-08:00</updated><title type='text'>Nama Belakang</title><content type='html'>Sebenernya yah, saya suka ngga ngerti dengan orang-orang yang ribut soal nama belakang atau nama keluarga. Mungkin karena saya orang Jawa, yang notabene rata-rata ngga punya nama keluarga makanya buat saya itu bukan hal yang penting. Some people said...it shows who you are, where you are from and what history has made you. Yeah ok, history is somewhat important. But i don't really think it's what make me the most.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, karena sebagian orang Indonesia ngga punya nama keluarga (ternyata bukan hanya orang Jawa aja), seringkali kalau menikah dengan warga negara asing (yang semuanya punya nama keluarga) trus pada heboh mencantumkan nama keluarga suaminya. Meskipun tidak semua yah, tapi kayaknya dari yang melakukannya itu mereka hanya ingin dilihat aja. Soalnya dari beberapa banyak orang yang saya lihat, seringkali waktu baru nikah aja semua pada buru-buru pake nama barat. Mungkin kalo namanya Indonesia itu dikira kampung kali yeee.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuma, lucunya...banyak orang yang menikah dengan WNA ini dan kemudian bercerai, setelah bercerai, nama yang kebarat-baratan itupun tidak dihilangkan. Jadi kelihatan kan, kalo tujuannya memang cuma mau dilihat. Padahal kerennya dimana juga ngga jelas.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4519913329149537299?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4519913329149537299/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4519913329149537299' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4519913329149537299'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4519913329149537299'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/nama-belakang.html' title='Nama Belakang'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6348621639865473557</id><published>2011-01-02T07:32:00.000-08:00</published><updated>2011-01-02T07:49:45.176-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='modern'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='berkualitas'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='unique'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='minimalis'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sarung bantal'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='furniture'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='seprei'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kayu'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='craft'/><title type='text'>Tahun Bau (eh Baru)</title><content type='html'>Tidak ada lagi resolusi-resolusi tahun baru. Daripada cuman bikin daftar doang, terlaksananya juga kagak....like people said "banyak orang ingin berubah, tapi kenyataannya tidak ada perubahan nyata".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari-hari pertama di tahun baru ini, saya isi dengan memulai kerjaan yang sudah 1 bulan saya tinggalkan. Kerjaan jualan seprei dan furniture. Jadi saya bangun pagi hari ini langsung ngadepin komputer, masang-masak produk baru di website tanpa mandi dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suami saya langsung teriak-teriak "kamu bau kaya kambing" dengan logat Italy nya yang super kental. Gara-gara dia teriak-teriak sambil cengengesan, sampe-sampe saya tulis di website "selamat tahun bau" sampe beberapa jam. Baru saya sadar setelah seorang pelanggan buzz di messenger sambil bilang "mbak, tahun apa ini kok tahun bau". Haiyahhhhh......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang udah saya benerin. Please check at &lt;a href="http://www.uniqueartcraft.com"&gt;www.uniqueartcraft.com&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6348621639865473557?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6348621639865473557/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6348621639865473557' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6348621639865473557'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6348621639865473557'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2011/01/tahun-bau-eh-baru.html' title='Tahun Bau (eh Baru)'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-93603224018447873</id><published>2010-12-25T20:41:00.000-08:00</published><updated>2010-12-25T20:56:42.841-08:00</updated><title type='text'>Holiday oh Holiday</title><content type='html'>The downside of being a housewife (i.e NOT WORKING....) is that I am no longer looking forward to a holiday. On my previous working life, i used to work near death non stop 6 days a week and even on the weekend i basically fulfilling my time between the facebook game i was doing with job related emails. Thus any long weekend is a highlight I am looking forward to. Right now, basically i can do anything most of the time without the need to wait for the long weekend or any other festive holiday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I do enjoy my current condition, don't get me wrong (in case the universe listening to this complain and make me back to office work again). Because i can go to the city avoiding the rush hour and Jakarta's traffic. I can go to the mall when is not so busy. I can go to the bank whenever I need to without the need to run away from my work hours. I can take public transportation (whatever you translate it into, considering Jakarta doesn't really have a comfortable transportation system) where the bus is empty and plenty of seat to be taken. I can enjoy eating in a restaurant without the need to wait in a queue for a seat and I got served quickly.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Weekend and holidays basically just ruining all of the thunder and advantage I got from all of these working people. Every time I go to the mall on the weekend or holiday season, the traffic is so bad, the parking lot is extremely packed and the supermarket is basically have its own traffic where you cannot even move your trolley without hitting someone else's.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With that being said, how can I longing for a holiday. I am now longing this holiday season to be over, so everything can be back to normal for my laid back life....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-93603224018447873?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/93603224018447873/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=93603224018447873' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/93603224018447873'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/93603224018447873'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/12/holiday-oh-holiday.html' title='Holiday oh Holiday'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5143884439573110097</id><published>2010-12-21T20:46:00.000-08:00</published><updated>2010-12-21T20:56:46.598-08:00</updated><title type='text'>Life Without Internet</title><content type='html'>Saya seringkali membayangkan kehidupan sebelum teknologi memberi kita telepon dan internet. Sepertinya ngga ada kurang-kurangnya juga ya. Toh hidup tetap berjalan waktu itu. Cuma kebayang aja sekarang, kalau misal hp ketinggalan di rumah aja dah blingsatan. Atau internet mati 5 menit udah ngamuk-ngamuk seolah-olah dunia bisa berhenti tanpa mahluk dua itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seandainya saja saya punya hari tanpa internet, inilah yang akan terjadi:&lt;br /&gt;1. tanaman saya di frontierville (facebook game) bakalan mati smua&lt;br /&gt;2. saya bakalan terbengong-bengong ga ada kerjaan (lah orang kerjaan saya sekarang merely only internet games....what a life, huh?)&lt;br /&gt;3. saya ga punya teman (hihihihi.....orang smua temen saya ya cuma ketemu di online). dalam kehidupan sehari-hari saya cuma bergaul sama suami dan keluarga. ketemu teman ya cuma satu atau dua saja, itupun belum tentu seminggu sekali ketemunya.&lt;br /&gt;4. saya bakalan ga gaul dan kurang pengetahuan...soalnya sekarang baca berita juga di online...atau saya bakal perlu langganan koran seperti dahulu kala&lt;br /&gt;5. yang jelas sih saya bakalan memilih balik kerja karena bosan di rumah hihihi&lt;br /&gt;6. mungkin bakalan lebih rajin mengurus rumah...instead of bangun siang setiap hari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi sibuk merenungi...kok arti kehidupan saya cetek sekali....jadi sebagai salah satu resolusi tahun baru saya, saya mau menambah hubungan dengan teman yg real (i mean ketemu beneran and talking) dan bukan hanya gedebak gedebuk di facebook.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5143884439573110097?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5143884439573110097/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5143884439573110097' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5143884439573110097'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5143884439573110097'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/12/life-without-internet.html' title='Life Without Internet'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-449487755900987025</id><published>2010-12-21T03:39:00.001-08:00</published><updated>2011-06-23T01:42:39.247-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='requirements'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='memperpanjang'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='dapat diperpanjang 1 bulan'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='extension'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='visa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='visa on arrival'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='syarat'/><title type='text'>Indonesia Visa on Arrival</title><content type='html'>For those who were entering Indonesia on 30 days VoA (visa on arrival), you can actually extend the visa in the nearest immigration office without the need to leave Indonesia. This new rule applied since the beginning of 2010 have helped many people saving money and time from the need to go to Singapore or Australia once their VoA expired for then coming back to Indonesia the same day or the day after.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My husband extend his VoA the other day in Immigration office of Jakarta Timur (East Jakarta) in Cipinang, next to the Cipinang jail county because i'm as a sponsor live in Jakarta Timur. What you need to bring to the immigration office are as follow:&lt;br /&gt;- copy of your front page passport&lt;br /&gt;- copy of your passport on the page where you got the Indonesian visa on arrival&lt;br /&gt;- copy of your sponsor ID (sponsor can be spouse, friend, relative or whoever, but you do need one sponsor...if you have noone, just ask a copy of ID from hotel employee)&lt;br /&gt;- if your sponsor is your spouse, bring the copy of your marriage certificate&lt;br /&gt;- payment IDR 250,000 in cash&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then after you submit it, you wait till they chop your passport with 30 days extension. Remember to do this extension at least one week before your VoA is expired because in some busy area, it took several days (3 to 5 working days) before the local immigration office completed everything.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-449487755900987025?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/449487755900987025/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=449487755900987025' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/449487755900987025'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/449487755900987025'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/12/indonesia-visa-on-arrival.html' title='Indonesia Visa on Arrival'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2307437792024161166</id><published>2010-12-12T00:16:00.001-08:00</published><updated>2010-12-12T00:45:56.643-08:00</updated><title type='text'>Foya-Foya di Jakarta</title><content type='html'>Hehe, mari kita jadi hedonis dulu.....memang yah, pepatah muda foya-foya, tua kaya raya, mati masuk surga itu pepatah yang paling nikmat untuk dijadikan kenyataan. Dan ngomong soal foya-foya, tempat yang paling tepat adalah kota-kota metropolitan. Jakarta hanyalah salah satunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepertinya hanya beberapa tahun yang lalu, waktu saya terbengong-bengong mendengar cerita orang tua saya tentang tarif makan malam di Hotel Hilton (sekarang hotelnya aja dah sampe ganti nama...ini menunjukkan betapa jadulnya cerita saya...kalo ga salah ini jaman saya masih SD...jadi sekitar 20an tahun yan lalu) yang 300 ribu rupiah per kepala sementara gaji orang tua saya waktu itu cuma 500 ribu rupiah. Orang tua saya waktu itu sih cuma menghadiri undangan makan malam seorang pejabat dan tahu harganya dari daftar menu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sekarang sekali kencan (dengan suami nih, jadi jangan macem-macem dulu pikirannya) dengan keluar makan di restoran-restoran Jakarta, bisa habis 2 juta rupiah sekali kencan. Tadi malam saya dan suami makan di cafe Koi daerah Kemang (yah biarpun tempat tinggal kita udik, tempat kencan agak keren dikit hihi) dan waktu tagihannya keluar, weksss....3 juta lebih (lebihnya banyak pula)....mahal amat yah..... Perasaan cuma makan dikit (perasaan kadang memang tidak sesuai dengan kenyataan).  Memang sih kalo dibandingkan dengan 300 ribu rupiah yang 20 tahun lalu (dihitung dengan tingkat inflasi dan sebagainya) mungkin 3 juta rupiah sekarang itu nilainya ga ada apa-apanya yah. Perasaan kalo pergi makan di Houston aja ga pernah segini mahal. Kami  pernah pergi ke restoran super keren di daerah Houston galleria yang  orang-orang bilang mahal banget, tapi kita berdua waktu itu cuma bayar  150 dollar buat berdua. Sementara bill tadi malam itu kalo di kurs kan,  sekitar 390 USD. Untung aja ga sampe memecahkan rekor tagihan makan restoran kita berdua sebelum-sebelumnya jaman kencan di Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata suami saya, untunglah anniversary cuma setahun sekali hahahaha...Dasar pelit bojoku satu ini. Kayaknya dia bentar lagi jadi orang Jawa, apa-apa masih bisa bilang "untung" :))&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2307437792024161166?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2307437792024161166/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2307437792024161166' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2307437792024161166'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2307437792024161166'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/12/foya-foya-di-jakarta.html' title='Foya-Foya di Jakarta'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2699441963230434726</id><published>2010-11-23T01:45:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T02:02:58.267-08:00</updated><title type='text'>Azab dan Sengsara</title><content type='html'>Saya sebenernya termasuk yang ga setuju sama gerakan "pray for indonesia", entah itu di facebook dan jejaring pertemanan lainnya atau di blog. Ngga setujunya karena saya yakin banyak yang cuma masang-masang fotonya doang tapi ga berdoa beneran. Ganti aja judulnya jadi "update profile picture for Indonesia" instead of "pray for indonesia". Selain itu sebagian dari yang berdoa beneran, berdoanya meminta ampun atas kesalahan-kesalahan bangsa yang menyebabkan terjadinya hukuman Tuhan berupa bencana. Bukannya berdoa agar para korban diringankan bebannya. Dan lagi berdoa saja tidak cukup, berdoa kan perlu diikuti tindakan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yah temen saya nih, yang bilang kalo bencana di Merapi itu terjadi karena banyak penginapan di daerah Kaliurang yang dipakai untuk berbuat maksiat. Aduhhhh, ini hubungannya apa. Kalau memang terjadinya bencana itu berbanding langsung dengan "jumlah" perbuatan dosa dan maksiat, ada banyak tempat lain di dunia ini yang lebih "hebat" prestasinya. Trus yang saya heran, kenapa ya seolah-olah dosa di negeri ini yang dihubungkan dengan bencana selalu saja dosa yang berbau seks. Memangnya yang lain-lain itu ngga dosa (bohong, nipu orang, korupsi, mencuri) dan ga perlu dihukum? Masa dosa kok dipilih-pilih (manusia pula yang milih).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sepertinya seks itu dosa yang dianggap paling berat di negeri ini, lihat aja kasus Ariel (yang menurut saya kasus dibuat-buat....para penegak hukum di negara ini emang ga ada kerjaan lain yang lebih penting, gitu aja diurusin). Ariel proses pemindahannya dari rumah tahanan ke pengadilan aja dikawal 600 orang (berlebihan ga sih). Kenapa ga orang korupsi diperlakukan dengan cara yang sama. Dan dalam hubungannya dengan bencana, kalo memang bencana itu berbanding lurus dengan dosa manusia, orang-orang yang di kota besar yang seharusnya kena hukumannya lebih dari para penduduk sekitar merapi yang relatif lebih baik dari kita semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anyway, saya berdoa untuk Indonesia ga perlu pake pasang-pasang profile picture doang. Real action is more important than what you put on facebook.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2699441963230434726?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2699441963230434726/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2699441963230434726' title='5 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2699441963230434726'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2699441963230434726'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/11/azab-dan-sengsara.html' title='Azab dan Sengsara'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7451555092179145119</id><published>2010-11-18T09:23:00.000-08:00</published><updated>2010-11-18T09:34:54.558-08:00</updated><title type='text'>Word Doesnt Kill</title><content type='html'>Seringkali yah, saya merusak hari-hari saya sendiri karena sibuk (entah sibuknya sedih ataupun jengkel) memikirkan omongan orang lain. Saya sebenernya punya beberapa pendapat "if i dont have anything nice to say, i better not say anything at all". Cuma tentu saja, tidak bisa berharap orang lain mempunyai pendapat atau prinsip yang sama kan? Jadi kadang saya cuma bisa menelan ludah dan menahan amarah saat orang lain mengucapkan komentar-komentar menyakitkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari yang lalu, saya ga sengaja mendengarkan omongan penyiar radio. Biasanya sih saya cuma dengerin lagunya doang, bgitu ada yang cuap-cuap frekuensinya pasti langsung saya pindah.  Cuma entah hari itu saya lagi ga ganti-ganti frekuensi radio dan denger penyiar radio tersebut ngomongin masalah omongan-omongan orang yang ga enak. Dimana memang ada kecenderungan orang itu mengucapkan hal yang negatif. Mungkin ngomong yang negatif itu memang lebih gampang ya daripada ngomong hal yang positif (ini udah sifat dasar manusia, pokoknya yang ga baik itu pasti lebih enak). Misalnya nih (saya ngutip penyiar radionya) kalau ada yang bilang "oh saya bersyukur akhirnya bisa beli rumah sehingga tidak perlu mengontrak". Entah kenapa orang lebih cenderung untuk komentar "dimana? kok jauh amat...itu kan tempat jin buang anak" daripada bilang "wah selamat, saya turut bahagia untuk kamu". Intinya banyak orang yang sirik (ngatain rumah orang udik, padahal rumah sendiri aja ngga punya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, si penyiar radio ini bilang. Kata-kata itu tidak bisa membunuh. Words can not kill you. Jadi sepedas apapun komentar orang lain ke kita, baik itu kita pikirkan atau tidak, komentar tersebut tidak punya kuasa untuk membunuh kita (kecuali kalo rampok yah, yang sambil ngomong pake acara nodongin pistol hihihi, tapi teteup aja yang ngebunuh kan pistolnya bukan kata-kata si perampok). Karena hidup kita toh tetap akan berjalan dan sebagaimana virus, what doesnt kill you can only make you stronger. Jadi kata-kata pedas itu justru bisa membuat kita kuat, lebih bijaksana dan menerapkan ke diri sendiri untuk selalu ingat bahwa kita perlu untuk turut berbahagia saat teman kita bahagia dan sedih saat mereka sedih juga. Kaya gitu kan yang namanya bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, basically everyone can say whatever they like, you can still stand your ground because words do not kill and they will never do.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7451555092179145119?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7451555092179145119/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7451555092179145119' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7451555092179145119'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7451555092179145119'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/11/word-doesnt-kill.html' title='Word Doesnt Kill'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3537434692099945251</id><published>2010-11-09T06:54:00.001-08:00</published><updated>2010-11-09T07:06:13.828-08:00</updated><title type='text'>MSG</title><content type='html'>Salah satu hal yang saya banggakan tentang diri saya, adalah ketahanan fisik saya (setidaknya dulu). Maksud saya, saya jarang sakit. Gelantungan di bis ok, panas-panasan ga papa, hujan-hujanan ahhh kecil, makan sembarangan pun perut kuat. Tapi entahlah ini pengaruh umur atau gara-gara saya tinggal di luar negeri 5 tahun, kebanggaan saya hilang total. Ini terutama dalam hal makan memakan...hehehehe, kok kesannya kanibal banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga bisa lagi makan sembarangan, mungkin bakteri-bakteri di perut saya udah mati semua, plus cacing-cacing pun tiada (makanya saya jadi "agak" gendut hihihihi...karena tidak ada cacing yang membantu menghabiskan makanan saya). Beberapa hari ini, saya pusingggg terus. Pertamanya saya curiga kolesterol saya naik, karena sejak pulang ke Indonesia beberapa bulan lalu saya jadi banyak mengkonsumsi gorengan (duh makanan indonesia ini digoreng semua). Tapi setelah saya banyakin olah raga, plus makan cereal berserat tinggi kok tetep aja saya masih suka pusing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lama-lama saya perhatikan, saya selalu pusing setiap kali habis makan di luar. Lalu berhentilah saya jajan. Waktu saya bilang makan di luar, bukan hanya sekedar jajanan amigos (agak minggir got sedikit), tapi jajanan yang agak berkelas di restoran. Tetep aja saya pusing, dan bahkan trus disertai demam. Akhirnya setelah beberapa hari makan di rumah terus, bener juga. Saya ngga pusing-pusing lagi. Usut punya usut, makanan yang saya makan mengandung terlalu banyak MSG dan meskipun dari dulu saya sensitif kalo makan banyak MSG nya, sekarang-sekarang ini makin lebih lagi sensitifnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedihnya, makan di luar itu kan bagaikan hiburan yang paling saya gemari. That's how i spent most of my money on. Ini pun sekarang tidak bisa lagi. Karma karena kebanyakan makan nih. Meskipun secara penelitian, tidak terbukti (ngga ada hasil yang konsisten) dari efek MSG ini ke kesehatan (jadi cuma beberapa orang aja yang sensitif ama MSG, lainnya ga sama sekali), i fell into the unlucky one...the one that got chinese restaurant syndrome after eating food with MSG. Nasibbb.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3537434692099945251?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3537434692099945251/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3537434692099945251' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3537434692099945251'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3537434692099945251'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/11/msg.html' title='MSG'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6027850854688249293</id><published>2010-10-31T09:36:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T16:59:17.330-07:00</updated><title type='text'>Nyonya Tanah</title><content type='html'>Beberapa waktu lalu saat saya main ke Perth, ada tulisan di mal "shoes make me happy" di depan salah satu toko sepatu. Saya iseng ngomong ke temen saya, kalo kata "shoes" nya musti saya ganti dengan "food" supaya lebih tepat guna (saya cuma suka makan aja kok, nggak rakus sama skali hahahaha). Tapi sebenernya setelah saya pikir-pikir lagi, kata yang paling tepat buat saya adalah "land". Because if you ask me what make me happy....is the feeling i have after i seen my name on a land certificate. Isn't it cool? Is very cool for me at least.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ga tahu awalnya bagaimana, tapi pokoknya setelah 1 atau 2 tahun kerja saya beli tanah saya yang pertama di daerah Cibubur. Waktu saya lihat sertifikatnya ada nama saya, ada perasaan bahagia yang tidak bisa saya ungkapkan (dangdut deh mulai). Trus, waktu pertama kali saya kencan dengan suami (waktu itu masih pacar...ehmmm...ato lebih tepatnya status ga jelas), omongan kita klop pertama kali gara-gara ngomongin tanah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah itu, basically i just can't stop myself. Setiap kali saya punya uang, pasti dah langsung blingsatan ga betah....lihat-lihat website properti. Intinya saya menilai pencapaian saya dari berapa peningkatan aset properti yang saya dapat setiap tahunnya. Pokoknya harusssss....setiap tahun musti beli tanah meskipun hanya 1. Di saat saya merasa mulai tinggi hati (karena gimana mau nggak tinggi hati, di saat sebagian besar teman-teman saya masih sibuk bayar KPR, saya ga punya hutang dan saya punya rumah lebih dari satu), saya diingatkan untuk tetep memijak bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari ini saya deal untuk beli tanah di Pelabuhan Ratu. Rencananya suami dan saya mau bikin villa untuk vacation home. Nah si ibu yang punya tanah ini.....tanahnya buanyuak banget, saya sampe terbengong-bengong ditanyain mau beli yang sebelah mana. This madam is exactly who i want to be. Memang sih, kita boleh aja ngelihat ke atas, berguna untuk memacu diri sendiri dan tetap maju, tapi diingatkan juga kalo selalu ada aja orang yang lebih kereeeennnnn dan tidak ada salahnya melihat ke bawah, supaya kita ingat mengucapkan kata syukur kepada Sang Empunya bumi (dan tanah-tanah yang ada di atasnya....slurrrpppp).....Land does make me happy, i am greedy and superficial...whatever!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6027850854688249293?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6027850854688249293/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6027850854688249293' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6027850854688249293'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6027850854688249293'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/10/nyonya-tanah.html' title='Nyonya Tanah'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1533797195317249105</id><published>2010-10-31T09:06:00.000-07:00</published><updated>2010-10-31T09:17:09.783-07:00</updated><title type='text'>What have you done?</title><content type='html'>Beberapa minggu terakhir ini, disamping sibuk jualan seprei kaya orang gila (haha....emang bukan orang gila gitu?), saya bantuin nyokap ngurusin yayasan (baca: jadi sopir cadangan di saat sopir resminya lagi sibuk dengan kegiatan yayasan yang laen). Sebenernya sih bukannya saya baik gitu yah, sampe mau kerja charity begini. Saya bantuin karena kesindir berat aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nyokap kan jadi ketua yayasan yang dibawahnya bernaunglah 5 buah sekolah dasar, 1 rumah sakit dan berpuluh-puluh tempat penitipan anak. Di bawah yayasan ini, sekolah dasarnya charity alias amal lah. Sementara rumah sakit dan tempat penitipan anaknya jadi usaha cari duit untuk nutupin biaya operasional sekolahnya. Soalnya kan emang ga bisa gitu ya menggantungkan diri dari sumbangan. Tetep musti punya pemasukan reguler. Nah di bawah sekolah ini, ada beratus-ratus anak sekolah nggak mampu yang dibantu dan dinaungi yayasan. Jadi pokoknya nyokap lumayan sibuk lah critanya. Kenapa saya ikut ngebantuin?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, di antara anak-anak yang sekolah di yayasan ini, mereka itu banyak yang drop out. Tiba-tiba ngilang aja entah kemana, trus muncul lagi di skolah, trus ilang lagi. Pokoknya para pengurus yayasan sampe mumet ngurusnya. Saya trus bilang ke nyokap "ya itulah, Bu kenapa aku ga pernah mau kasih duit ke pengamen jalanan yang kecil-kecil. Soalnya begitu kenal duit, yang ada malah mereka banyak yang ga sekolah. karena mikirnya bisa cari duit, trus keenakan dan pada mikir ngapain skolah lagi". Dan teruslah saya ber bla bla bla, nyerocos di depan nyokap sambil bilang ngasi duit ke pengamen kecil itu bikin anak putus sekolah tambah banyak. Dan nyokap dengan entengnya jawab "Kamu merasa udah ngebantu dengan cara ga ngasih duit ke pengamen yang masih anak-anak, ok, understandable....tapi dari yang ga ngamen dan tetep sekolah ini, kamu udah ngebantuin berapa? maksud ibu, ngebantuin bayar sekolahnya"/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya cuma diem, ga bisa jawab....gulp....menelan ludah. Kayaknya emang saya cuma pinter ngomong doang, bukti nyata tindakannya kaga ada. Jadilah abis itu, saya jadi merasa bersalah dan bersedia jadi sopir dadakan kalo ada kegiatan yayasan yang bisa saya bantu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1533797195317249105?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1533797195317249105/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1533797195317249105' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1533797195317249105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1533797195317249105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/10/what-have-you-done.html' title='What have you done?'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-7858782394220500708</id><published>2010-10-26T16:34:00.000-07:00</published><updated>2010-10-26T16:44:58.912-07:00</updated><title type='text'>Hopeless Romantic</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TMdn18J8NOI/AAAAAAAAANk/W1U9lpl4Lp8/s1600/IMG_7915.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TMdn18J8NOI/AAAAAAAAANk/W1U9lpl4Lp8/s320/IMG_7915.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5532504843626493154" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yah, berhubung ga kerja kantoran jadinya saya cuma kesana kemari ngga jelas juntrungannya. Salah satu acara yang paling banyak saya ikutin ya ngedatengin acara kawinan. Minggu lalu ada kawinan temen saya waktu masih kerja di Vietnam. Kami berdua sama-sama dah ga kerja di perusahaan lama itu, jadi makanya saya musti terbang ke Perth karena temen saya dah pulang kampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah karena saya memang suka acara kawinan, makanya hampir semua kawinan temen saya datangin. Atau karena kawinan di negara barat cenderung untuk lebih personal (btw, sejak kapan yah Perth itu ada di negara barat hahahaha). Pokoknya saya ini emang hopeless romantic kalo soal yang begini-begini, jadi suka terharu biru dan memaksa diri untuk datang. Apalagi temen saya ini memang dulunya deket, dia suka mampir dan nginep di rumah saya kala weekend. Plus di Perth ada beberapa temen saya yang lain yang saya udah lama ga ketemu, jadinya klop deh. Bisa sekalian reunian juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya suka banget wedding begini, karena kayak diingatkan juga ke janji pernikahan sendiri. Jadi semacam penguatan juga, gimana setiap pernikahan itu dimulai dengan cinta dan jadi terbawa kembali ke indahnya kisah cinta diri sendiri (hihihihihihi). Temen saya cantik banget deh (saya upload foto dia dan suaminya disini, moga-moga dia ga marah), dan di salah satu speech nya, dia bilang terima kasih karena semua orang sudah bilangin betapa cantiknya dia karena dia sendiri juga merasa cantik di luar dan di dalam pada hari spesialnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-7858782394220500708?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/7858782394220500708/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=7858782394220500708' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7858782394220500708'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/7858782394220500708'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/10/hopeless-romantic.html' title='Hopeless Romantic'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TMdn18J8NOI/AAAAAAAAANk/W1U9lpl4Lp8/s72-c/IMG_7915.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4047773774365436438</id><published>2010-10-06T07:58:00.000-07:00</published><updated>2010-10-06T08:24:07.354-07:00</updated><title type='text'>Profesi-Profesi Tak Dikenal</title><content type='html'>Inget kan, gimana semasa masih kecil saat ditanya kalau sudah besar mau jadi apa. Jawabannya standard, berkisar di insinyur, dokter, polisi (abri), pengacara (well...actually i am not sure if lawyer actually a highly wanted job for Indonesian kids at the time) atau guru. Entahlah kalau anak (Indonesia) sekarang jawabannya lain (pada mau jadi artis/seleb), mungkin itu bentuk perubahan jaman. Anak sekarang lebih tahu duit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari banyaknya anak Indonesia yang pada mau jadi artis, kehidupan saya yang mempertemukan diri saya dengan banyak orang, membuat mata jadi terbuka, kalau profesi itu tidak sebatas pada profesi-profesi default/standar yang disebutkan anak-anak di jaman saya dulu. Ada banyak profesi yang selain keren (karena jenis pekerjaannya memang lain dari yang lain) tapi juga duitnya banyak (anak-anak jaman saya yang cita-citanya standar, mungkin tahunya yang bikin duit itu ya insinyur, dokter dan teman2nya alias lulusan universitas semua). Padahal untuk menjalani kehidupan, terutama betapa kehidupan nyata itu seringkali keras, kadang tidak terlalu penting juga apakah seseorang punya latar pendidikan universitas atau tidak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut ini beberapa profesi yang sebelumnya tak terbayangkan ada (di pikiran saya setidaknya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Online Gamers (para pemain game online)&lt;br /&gt;Waktu saya masih kerja di Amerika, saya punya temen kantor yang tiapppp hari pasti diomelin bos karena telat. Trus saya iseng-iseng nanya kenapa sih dia itu telat terus. Dia bilang, setiap malamnya dia tidur jam 1 atau jam 2. Wuih, ngapain aja yah (mau tahu aja nih si ibu nosey). Ternyata malemnya dia punya pekerjaan sampingan main game online. Kalau anda menganggap hal ini konyol...well so did i...sampai saya tahu kalo pekerjaan sampingan teman saya ini menghasilkan 25 ribu dollar sebulannya. Banyak kan yah (even untuk ukuran standar gaji di amerika, masih tetep aja banyak). Jadi, game online ini mainannya duit. Udah gitu, kalo misal seseorang main dan levelnya udah tingggiiiii banget. User name nya alias nama sandi yang dia pakai saat main game bisa dijual. Jadi orang-orang yang pingin main game langsung dari level atas, tinggal beli user name yang sudah level tinggi di permainan online ini. Harga user name ini bisa macem-macem, tergantung game nya populer atau tidak. Pantesan aja temen saya ini lebih getol main game daripada mikirin bangun pagi buat kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Game designer&lt;br /&gt;masih seputar main game di komputer, atau di nitendo dan teman-temannya si video game (saya sampe ga tahu namanya satu-satu saking banyaknya, plus masa kecil saya sangat kurang bahagia, karena dulu ga punya video game), profesi ini kerjaannya bikin game. Pada tahu ngga perusahaan game namanya Zynga. Ini yang bikin game di facebook seperti farmville, frontierville dan sebagainya. Si empunya Zynga ini, dulunya cuma kerja-kerja serabutan, sampe akhirnya game yang dia bikin populer di facebook. Dah jadi milyuner deh dia. Saya punya temen di Italy yang kerjaannya jadi game designer....mobilnya pun ferrari...(cleguk....sirik hihi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pemain saham&lt;br /&gt;OK, memang sudah banyak yang tahu ya kalo jadi broker saham itu penghasilannya bisa milyaran. Tapi kebanyakan sih berpendapat kalo jadi broker itu musti kerjanya di wall street sana atau stock exchange-stock exchange lainnya di berbagai negara. Kenyataannya, saya punya banyak teman, yang kelihatannya ga pernah kerja. Cuma luntang lantung ga jelas, antara mall, pantai dan daerah-daerah rekreasi. Bikin saya ga habis pikir, gimana caranya bisa tetap hidup gitu tanpa kerja. Mereka bukan pialang saham yang pake baju necis buatan designer italy dan sliwar sliwer di wall street. Ternyata mereka memanfaatkan apa yang mereka punya. Kerja dikit, begitu punya duit langsung beli saham. Meskipun saham itu tempat yang seringkali dianggap penuh resiko dalam hal investasi, kenyataannya saham itu tetep banyak untungnya kan. Rugi beberapa bulan, trus abis itu untung lagi karena nilainya naik. Jadi temen-temen saya yang kerjaannya liburan terus ini, cuma naruh uang di saham, tiap bulan mereka bisa meraup keuntungan di atas 10 ribu dollar. Cukup untuk hidup di atas rata-rata di Eropa dan Amerika. Mereka cukup beli saham, dan duduk-duduk di rumah 1 atau 2 jam seharinya. Ambil keuntungan jangka pendek (alias beli saat murah, jual saat mahal - memanfaatkan fluktuasi harga saham dalam hitungan jam).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Pekerja sosial&lt;br /&gt;Well...i thought social worker are all voluntary work. Not really. Tetangga saya waktu di Amerika, kerjaannya jadi psikolog anak-anak nakal (pantesan aja tiap hari ada anak di bawah 10 tahun datang ke rumahnya). Biaya konsultasinya 200 dollar per jam. And she called herself a social worker...not sure what so social about 200 dollar an hour.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Penulis&lt;br /&gt;Di luar negeri sih udah banyak penulis yang jadi seleb, di Indonesia juga udah mulai bermunculan. Kebayang aja sekali nulis buku, royaltinya kan bisa seumur hidup. Jadi nulis aja sekali, bikin best seller abis itu pensiun seumur hidup&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu sih cuma sekedar contoh, tak banyak memang. Tapi kita perlu untuk lebih berpikiran terbuka, seandainya anak-anak kita sekarang mengutarakan pendapat tentang dia mau jadi apa. Meski mereka tak mau punya profesi-profesi yang kedengerannya aneh dan tidak menjanjikan secara finansial, bukan berarti tak harus didukung. Pada akhirnya, rejeki itu kan di tangan Tuhan and sometime life is not only about money.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4047773774365436438?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4047773774365436438/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4047773774365436438' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4047773774365436438'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4047773774365436438'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/10/profesi-profesi-tak-dikenal.html' title='Profesi-Profesi Tak Dikenal'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1765546071196422542</id><published>2010-10-05T08:24:00.000-07:00</published><updated>2010-10-05T08:45:22.240-07:00</updated><title type='text'>Formula 1 Singapore</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TKtFaOzwPuI/AAAAAAAAANU/rFpWJjqJYcM/s1600/IMG_7294.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 213px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TKtFaOzwPuI/AAAAAAAAANU/rFpWJjqJYcM/s320/IMG_7294.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524585684854128354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Beberapa hari lalu, saya dan suami serta beberapa orang teman di Jakarta, pergi ke Singapore untuk melihat secara langsung formula 1 night race tahun ini. Temen-temen saya sih rata-rata dapat tiket gratisan dari supplier karena mereka kerja di oil company. Sementara saya dan suami ya bayar sendiri (haha kasian deh....). Kami pilih tempat duduk di dekat pit yang harga tiketnya 1200 SGD per orang. Sementara temen-temen saya yang dapet gratisan, duduk di depan pit juga tapi di dalam suite (ga kaya kita yang di luar). Meskipun begitu, kayaknya tiket kita yang di grandstand instead of suite, lebih enak karena kita lebih dekat ke arena balapnya jadi lebih asyik buat motret dan bisa liat pembalapnya (well...in singapore, arena balapnya ya cuma jalanan ibukota yang disulap jadi sirkuit selama 3 hari). Ada 3 macam tiket yang dijual. yang VIP (suite, ini 3000 SGD), grandstand (duduk tapi di luar, ini 1200 SGD) sama walkabout (cuma bisa jalan-jalan di dalam arena, dan bisa nonton tapi ga ada tempat duduknya. Yang ini cuma 400 SGD).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TKtHDRAmbpI/AAAAAAAAANc/HkdTzUrDfZY/s1600/IMG_6118.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 213px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TKtHDRAmbpI/AAAAAAAAANc/HkdTzUrDfZY/s320/IMG_6118.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5524587489331146386" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Acaranya 3 hari. Tiket yang 1200 SGD per orang itu jadinya buat 3 hari, lumayan murah sih karena selain acara formula 1, tiketnya bisa dipakai untuk mengunjungi museum di seluruh singapore gratis selama 3 hari formula 1 race ini, trus bisa naik singapore flyer, bisa nonton konser banyak artis dan masih banyak door prize-door prize lain yang dibagikan selama acara. Soalnya balapannya keren juga. Hari pertama, isinya practice session 1 dan 2. Hari kedua, isinya practice session 3 dan qualification. Trus balapan utamanya hari ketiga. Setiap harinya, ada juga beberapa balapan lain (bukan formula 1) seperti BMW asia pasific (ada orang indonesianya bow jadi salah satu driver, namanya Rio something...gua lupa) dan Porche asia pasific. Selain balapan, banyak acara musiknya, tahun ini diisi sama Adam Lambert, Mariah Carey, Daughtry dan Sean Kingston.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tinggal di M hotel, jadi ke arenanya kita musti either naik taksi atau naik MRT. Naik Taxi di musim formula 1 gini ga enak. Karena seperti yang saya bilang tadi, banyak jalan-jalan yang dipakai jadi arena sirkuit jadinya banyak yang ditutup dan taxi jadi ga bisa lewat. Ujung-ujungnya kita musti jalan kaki juga. Jadinya saya dan suami milih beli tiket MRT terusan. Setelah formula 1 nya abis, ya saya langsung balik and back to my reality....working hahaha (musti cari untung buat beli tiket tahun berikutnya).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1765546071196422542?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1765546071196422542/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1765546071196422542' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1765546071196422542'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1765546071196422542'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/10/formula-1-singapore.html' title='Formula 1 Singapore'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TKtFaOzwPuI/AAAAAAAAANU/rFpWJjqJYcM/s72-c/IMG_7294.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5688457489932543677</id><published>2010-09-18T09:28:00.000-07:00</published><updated>2010-09-18T09:35:26.862-07:00</updated><title type='text'>Rekan Bisnis</title><content type='html'>Sejak saya memulai usaha sendiri yah, tiba-tiba saja banyak teman yang menawarkan bantuan modal. Sebenernya saya sih bukannya ga senang ditawarin bantuan, cuma bagaimanapun juga saya lebih suka pakai modal sendiri. Bukan apa-apa sih, rekan kerja kadang bagi saya cuma memicu pertengkaran yang pada akhirnya malahan bisa membuat hubungan pertemanan putus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping itu, banyak orang beranggapan bahwa usaha itu urusan terbesarnya cuma modal. Kalau sudah ada modal, pasti semuanya beres. Sama sekali nggak kan, ada banyak "susah payahnya" yang seringkali orang tidak mau menjalani. Jadi bener juga waktu suami saya bilang "temen2 kamu yang pada nawarin modal, mereka itu cuma mau kebagian untung tapi ga mau kerja keras. makanya cuma nawarin modal dan ngga nawarin bantuan kerja kerasnya".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya mendingan saya usaha pakai modal sendiri, ga pake pusing mikirin orang lain dan juga manajemen jadi lebih simple. Pokoknya ngga ada yang instant di dunia usaha, kopi instant aja yang bikin formula kopinya juga ruwet duluan kan di lab bahan makanan pabrik kopi. Jadi kalau mau dapet untung ya kerja keras, ga bisa cuma mau hasilnya ajah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5688457489932543677?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5688457489932543677/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5688457489932543677' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5688457489932543677'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5688457489932543677'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/09/rekan-bisnis.html' title='Rekan Bisnis'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1761780006227610032</id><published>2010-09-05T09:10:00.000-07:00</published><updated>2010-09-05T09:21:31.103-07:00</updated><title type='text'>Sujud Syukur</title><content type='html'>Tinggal di lingkungan pensiunan pati (perwira tinggi) TNI kadang membuat saya tidak melihat keadaan di luar tempat tinggal saya. Ya gimana mau lihat yah, bergaulnya sama tetangga yang itu-itu saja hahaha. Meskipun pensiunan, rata-rata mantan pati TNI ini (tetangga-tetangga saya) paling tidak rumahnya luas 400 meter persegi dan bertingkat, mobilnya keluaran terbaru dan minimal ada 2 mobil di garasinya. Bukan mau iri sih, karena saya melihat juga setelah pensiun, rata-rata mereka punya bisnis sendiri kalau tidak terus kerja jadi konsultan militer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, beberapa hari ini saya sering tinggal di rumah kakak saya untuk urusan bisnis bersama dia. Lingkungan tempat tinggal kakak saya yang notabene perumahan biasa, meskipun tidak jelek-jelek amat, tapi rada ngga "kinclong" kalau dibandingkan lingkungan rumah saya. Gara-gara pengalaman ini, saya ketemu orang-orang yang kurang beruntung dari saya dan mendengarkan cerita-cerita mereka. Bagaimana saya diingatkan bahwa banyak orang yang jangankan menabung untuk cadangan masa sulit atau masa depan, untuk makan aja harus diirit-irit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya seringkali bilang, kalau orang yang hidup miskin itu ya salahnya sendiri, karena kurang bisa menyisihkan pendapatannya, kurang berupaya. Karena menurut saya, setiap orang harusnya bisa menabung. Gara-gara pengalaman beberapa hari terakhir ini, saya jadi melihat kalau memang ngga semua orang itu dimungkinkan untuk menabung. Memang sih banyak yang kurang bertanggung jawab secara finansial, namun banyak juga ternyata orang yang meskipun bertanggung jawab secara finansial terhadap dirinya sendiri toh masih tidak mungkin untuk menabung sama sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan karenanya saya bersujud syukur, belajar untuk tidak hanya sibuk meninggikan dan memperkaya diri, tapi juga mengingat betapa Tuhan baik kepada saya. Dan tentu saja rendah hati itu bukan hal yang mudah....namun, meminjam kalimatnya Mario Teguh, mudah diucapkan haruslah mudah dilakukan juga, karena setiap ada kemauan pasti ada jalan. Itulah tekad perbaikan diri saya sampai akhir tahun, belajar rendah hati.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1761780006227610032?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1761780006227610032/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1761780006227610032' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1761780006227610032'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1761780006227610032'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/09/sujud-syukur.html' title='Sujud Syukur'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6608776424012922497</id><published>2010-08-27T05:25:00.000-07:00</published><updated>2010-08-27T06:58:53.768-07:00</updated><title type='text'>Cewek Matre</title><content type='html'>Suatu hari, tidak sengaja saya mendengar nasehat seorang bapak di pasar kepada seorang rekan kerjanya. "Cewek itu memang harus matre, kalo nggak nanti cowok itu jadi seenaknya". Kalimat itu bikin saya tersenyum simpul. Mungkin kalimat itu kedengarannya dangkal yah. Bagaikan kalimat-kalimat di sinetron yang kita pandang sebelah mata, karena kesannya nih orang kok pikirannya harta aja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya saja, kata-kata bapak tersebut yang kemudian mengikuti nasehat awalnya, menunjukkan bahwa kalimat pertama yang dia katakan bukan sekedar nasehat dangkal. Dia bilang, para pria itu punya kecenderungan untuk tidak bertanggung jawab. Apalagi kalau pria lihat, wanitanya mau-mau aja diperlakukan seenaknya, tambah deh makin seenaknya para pria ini. Oleh karena itu, para wanita perlu tegas sedikit demi menertibkan para pria ini dari tindakan seenaknya. Bahkan menurut bapak yang tidak sengaja kiosnya saya lewati di pasar ini, tindak tanduk pria seperti misalnya perselingkuhan, sedikit banyak wanita juga ikut berperan. Haha, saya tahu pasti banyak yang bakalan protes dengan pernyataan diatas. Tetapi kalau dipikir, ada benarnya juga. Wanita turut berperan karena banyak yang memaafkan para pria yang berselingkuh. Tindakan memaafkan ini, seringkali membuat para pria tidak jera dan terus berlaku seenaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, merujuk ke pernyataan awalnya, soal matre, menurut si bapak, lebih ke pengendalian keuangan itu sebaiknya dilakukan oleh kaum wanita. Karena selain kemungkinan besar akan lebih teratur dan jelas penggunaannya (menurut si bapak, wanita lebih teliti soal uang). Selain itu, kaum pria kalau tidak pegang banyak uang, setidaknya kalau dia mau aneh-aneh agak berkurang kesempatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Btw, kenapa saya kok bisa nguping banyak. Soalnya saya waktu itu lagi nungguin jahitan, bapak ini kiosnya tepat di depan tukang jahit langganan. Jadi walhasil, meski saya ga bermaksud nguping, saya jadi dengar percakapan lengkapnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6608776424012922497?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6608776424012922497/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6608776424012922497' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6608776424012922497'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6608776424012922497'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/cewek-matre.html' title='Cewek Matre'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8427474630325506783</id><published>2010-08-25T07:35:00.000-07:00</published><updated>2010-08-25T07:50:59.327-07:00</updated><title type='text'>Penjahat Aneh</title><content type='html'>Akhir-akhir ini, saya sering lihat berita perampokan di televisi. Bahkan beberapa hari yang lalu, ada berita perampokan bank yang lokasinya dekat dengan rumah saya. Entah karena ini mau lebaran, jadi banyak orang kepepet atau seperti juga kecurigaan banyak orang, perampoknya adalah anggota organisasi terlarang, yang entah merencanakan hal buruk apa terhadap negeri ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang manapun alasannya, yang membuat saya tertawa adalah keterangan saksi di salah satu perampokan itu. Saksinya seorang penjaga masjid yang sering melihat perampok di masjid tempat dia bekerja, sebelum kejadian perampokan. Penjaga masjid ini bilang, si penjahat ini datang ke masjid untuk sholat. Gimana saya nggak ketawa coba, penjahat berencana merampok kok sempet-sempetnya beribadah. Apa ngga rugi waktu, beribadah nya kan jadi ngga diterima sama yang di atas, kalo ada rencana jahat gitu. Kalo saya rampok sih, saya ga bakalan gitu buang buang waktu beribadah. Orang udah jahat, ya jahat aja sekalian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian yang sama sering saya alami dengan cowok-cowok teman kerja saya yang kerjaannya pada selingkuh. Ibadah sih jalan terussss, sholat, puasa, cuma mau makanan yang halal, tapi main ceweknya juga jalan terus. Pokoknya begitu istri tidak di rumah, langsung deh cewek-cewek dari jalan dibawa pulang ke staff house semua. Saya bilang kan ke mereka "rugi amat lu puasa, bikin laper kalo toh kamu berdosa lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terus terang saja, pandangan sebagian orang adalah kalau berdosa sedikit lebih mudah diampuni daripada kalau berdosa banyak. Padahal kalau menurut pandangan saya, dosa itu nggak ada besar kecilnya. Dosa ya dosa aja. Memang sih, saya bukan ahli agama, cuma bagi saya hal-hal diatas itu menunjukkan kemunafikan. Pokoknya asal di depan orang baik aja, tak apalah di belakangnya busuk-busuk. Bukannya lebih penting apa yang dilihat Tuhan dan bukan apa yang dilihat manusia. Tapi ya itu pendapat saya aja lohhh....agama itu kan kewajiban kita yang vertikal, jadi ya sama Yang di Atas aja deh urusannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8427474630325506783?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8427474630325506783/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8427474630325506783' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8427474630325506783'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8427474630325506783'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/penjahat-aneh.html' title='Penjahat Aneh'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2618542553289450020</id><published>2010-08-20T07:04:00.000-07:00</published><updated>2010-08-20T07:30:16.239-07:00</updated><title type='text'>Sajadah Panjang</title><content type='html'>Menjelang hari raya Idhul Fitri, saya jadi kebanjiran pesanan Mukena, sajadah dan tas Quran. Bagi yang kurang paham, mukena itu baju yang biasanya dipakai untuk sholat kaum wanita/muslimah, sementara sajadah itu alas buat yang sholat. Langsung deh, ada yang komentar..."kamu bukan muslim kok bikin perlengkapan sholat". Belum lagi komentar-komentar ngga enak yang bilang "kok kamu berurusan bisnis sih sama orang muslin".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh-aduh, ternyata masih banyak yah, orang yang kemana-mana pakai kacamata kuda. Punya pandangan kok sempit dan penuh saratan SARA gitu. Gimana mau jadi negara yang maju? Meskipun saya orang Kristen yah, ngga pernah tuh saya berpikiran macem-macem dalam berteman. Bagi saya, agama itu semuanya baik. Seandainya ada yang aneh-aneh, itu mah lebih ke bawaan orang atau pribadi si pelaku aneh-aneh tersebut dan bukan bawaan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak orang Kristen yang nggak baik (sebanyak yang baik), meskipun mereka seagama dengan saya, bukan berarti saya hanya mau berurusan dengan mereka. Dan banyak juga orang Muslim yang baik (sebanyak yang ngga baik), dan meskipun mereka tidak seagama dengan saya, bukan berarti saya tidak mau berurusan dengan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meskipun memang dalam hal ini, urusannya menyangkut masalah bisnis (notabene, ujung-ujungnya duit), bukan berarti juga saya pukul rata. Pokoknya apa yang mendatangkan uang, saya kejar habis. Istilahnya, sebagai orang usaha, saya kan harus profesional juga. Saya berdagang dengan orang yang saya percaya, yang profesional juga, tidak peduli agamanya apa. Dan lagi seharusnya agama itu urusannya dipisahkan saja lah dari bidang-bidang lain (masalah bisnis, masalah politik dan hal-hal lain yang memang ga ada urusannya sama agama). Kalau nggak, gimana mau profesional dalam segala hal. Nanti misalnya dalam hal olahraga, masa trus jadinya mau bertanding dengan yang seagama saja, atau minta aturan olahraga diubah hanya untuk mengakomodasi agama tertentu...kan jadinya aneh, malah trus ga jadi bertanding dong, yang ada juga negara kita kalah duluan kalo gini terus caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, sebagaimana sajadah yang saya buat itu harus panjang, untuk cukup memenuhi fungsinya sebagai alas beribadah, demikian kiranya hati, mata dan pikiran kita diperpanjang juga supaya bisa jadi orang yang lebih menerima banyaknya perbedaan di sekitar kita.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2618542553289450020?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2618542553289450020/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2618542553289450020' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2618542553289450020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2618542553289450020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/sajadah-panjang.html' title='Sajadah Panjang'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6114246996460157307</id><published>2010-08-20T01:08:00.000-07:00</published><updated>2010-08-20T01:39:07.636-07:00</updated><title type='text'>Back to Jakarta</title><content type='html'>Sudah hampir sebulan saya di Jakarta, baru teringat betapa ruwetnya lalu lintas ibukota ini. Sebelum-sebelumnya, karena orang tua saya belum pensiun, saya selalu keenakan bisa minjem supir mereka. Karena supir ibu saya memang jarang dipake berhubung ibu ga suka pergi-pergi. Nah sekarang berhubung orang tua saya sudah pensiun, bertepatan dengan saat saya kembali ke Indonesia (pensiun juga dong ceritanya...kan ga mau kalah sama ortu), jadilah saya harus menyetir kesana kemari sendiri. Oh sedihnya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang saya lakukan sejak tiba di Jakarta, tentu saja keliling-keliling cari mobil dulu. Karena waktu saya pergi ke luar negeri 6 tahun yang lalu, mobil saya ditinggal di tempat kakak. Nah masa udah dia yang merawat dan membayarkan pajak, mobilnya mo saya ambil ... kan ga enak, jadi terpaksalah saya mengalah beli mobil lagi. Berdasarkan pengalaman, dimana saya menyesal beli mobil baru karena nilainya yang langsung turun drastis, maka saya cari mobil bekas aja. Toh kalau umur mobilnya 1 atau 2 tahun aja, masih bagus juga. Akhirnya saya dapat corolla altis tahun 2008 yang otomatis dari mobil 88. Ternyata mobilnya masih seperti baru, bahkan saya dapat berkat karena orang tua saya kasih mobil corolla tua mereka yang sudah lama nggak dipakai buat tukar tambah. Jadi lumayan lah, jadi berkurang 20% harga mobil baru (tapi bekas) saya hihi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah selanjutnya adalah cari-cari apartemen baru. Soalnya barang-barang dari Amerika sekontainer penuh, rumah masih belum selesai renovasi dan semua apartemen-apartemen saya ada tenantnya. Rencananya daripada sewa gudang, mendingan saya beli apartemen lagi, yang kemudian dipakai buat simpan barang. Ternyata saya dapat apartemen baru yang udah ada tenantnya, yah lumayan rejeki tambahan ibu rumah tangga kan? Jadinya saya ada pemasukan tambahan dari sewa apartemen satu lagi. Suami saya jadi ngomel-ngomel...gimana sih, katanya beli apartemen satu lagi buat nyimpen barang...eh malah disewain lagi...mata duitan banget ini istriku, gitu kali yah pikirannya. Yah biarlah, anjing menggonggong kafilah tetap berlalu (mata duitan dan kurang ajar deh si istri...masa suami disamaain ma anjing yang menggonggong wakakak).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah saya membujuk-bujuk kakak saya untuk meminjamkan garasinya buat dijadiin gudang barang-barang saya sementara. Untung aja kakak saya baik, jadi ya dia iya-iyain aja. Trus rencana berikutnya adalahh....belajar nyetir lagi sebelah kanan. Kelamaan nyetir di kiri, saya jadi suka aneh gitu nyetirnya, rasanya selalu mau belok ke jalur yang salah. Jadi doakan aja deh, biar saya nggak nabrak orang...bisa berabe kan urusannya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6114246996460157307?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6114246996460157307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6114246996460157307' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6114246996460157307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6114246996460157307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/back-to-jakarta.html' title='Back to Jakarta'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-2958996964909611252</id><published>2010-08-06T07:57:00.000-07:00</published><updated>2010-08-06T08:25:25.365-07:00</updated><title type='text'>Pedagang</title><content type='html'>Saya inget banget, waktu itu lagi penataran P4 semasa jadi mahasiswa baru. Di salah satu acara diskusinya, ada pertanyaan "jika kita ingin meningkatkan kemajuan sebuah kota, profesi apa yang kira-kira paling bisa memberikan kontribusi yang significant". Pilihan jawabannya adalah guru, pedagang, atau pemuka agama. Entah kenapa, sebagian besar peserta diskusi menjawab guru. Mungkin karena kemajuan dimata sebagian besar orang, selalu dilihat dari segi "canggih" tidaknya suatu kota. Apakah bangunannya modern, apakah penduduknya up to date to the latest technology dan sebagainya. Dan menurut sebagian besar peserta diskusi, semua ke "canggih" an itu hanya bisa dicapai kalo penduduk kota itu pinter, jadilah perlu guru banyak-banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lucunya, meski sebagian besar penduduk Indonesia itu mengaku religius, cuma ada 2 atau 3 orang (dari total 30 orang peserta diskusi) yang menjawab pemuka agamalah yang paling memberikan kontribusi ke kemajuan sebuah kota. Terus terang saja waktu itu saya tertawa terbahak-bahak dalam hati. Menurut pikiran saya waktu itu, ini orang pada munafik banget sih. Dimana-mana justru agama itu bikin pertentangan, atau kalo nggak justru menghalangi kemajuan karena kemajuan sering dianggap sebagai penentangan Tuhan, membuat manusia jadi lebih percaya ke hal-hal yang duniawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ada 2 orang yang jawab pedagang. Saya dan seorang peserta diskusi lain. Kami berdua sama-sama berpandangan bahwa segala sesuatu itu selalu mengikuti hukum ekonomi. Pokoknya kalo ga ada uang yang berputar, kemungkinan segala sesuatu berubah itu juga berkurang, karena pada dasarnya uang itu masih tetap salah satu motivasi utama. Bahkan kalo lihat sejarah, semua kota-kota yang maju adalah kota pelabuhan yang kegiatan dagangnya banyak. Coba aja sekarang negara ga punya kegiatan expor impor dan penduduknya cuma belajar terus, dijamin negaranya bangkrut dan ga bisa mewujudkan semua kecanggihan teknologi yang mereka pelajari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya sebenernya menulis postingan ini sama sekali tidak bermaksud menjustifikasi pentingnya profesi saya sekarang yang notabene seorang pedagang, karena toh waktu diskusi terjadi saya masih kuliah dan profesi saya mahasiswa. Justru saya sekarang jadi pedagang karena pandangan saya sejak lama melihat bahwa pedaganglah yang menggerakkan ekonomi dan karenanya memajukan kehidupan kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang yang sedang saya usahakan adalah, memajukan perusahaan kecil saya supaya nantinya suami saya bisa pensiun dini juga. Rencana saya sih udah jalan setengah, karena usaha saya sudah bisa menggantikan penghasilan kantoran saya dan makanya sejak bulan lalu saya pensiun dini untuk lebih menekuni usaha saya. Nah untuk bisa menggantikan penghasilan suami saya, saya musti kerja keras 5 kali lipat nih...fiuh....doakan semoga berhasil.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-2958996964909611252?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/2958996964909611252/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=2958996964909611252' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2958996964909611252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/2958996964909611252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/pedagang.html' title='Pedagang'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-5517058106819396125</id><published>2010-08-05T09:33:00.000-07:00</published><updated>2010-08-05T09:46:55.465-07:00</updated><title type='text'>Turun Derajat</title><content type='html'>Ada seorang teman saya (well...mungkin kalo koemntarnya menyakitkan begini, tidak bisa dibilang teman). Katakanlah seorang kenalan yang istrinya memesan bed sheet ke saya. Biasanya sih kalo pesanan cuma 1 atau 2 itu ga dilayani, soalnya nyapek2in badan aja kan, mengganggu kapasitas produksi yang lain tapi untungnya ga seberapa. Cuma karena kenal, jadi ya tak apalah dibuatkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masa waktu kakak saya anterin pesanannya, dia dengan congkaknya bilang ke kakak saya gini "eh adikmu kenapa tuh kok jadi turun derajat, dari pegawai perusahaan minyak jadi tukang jualan seprei". Tentu saja orang-orang pengecut kaya gini ga pernah berani bilang langsung ke saya, beraninya pasti ke orang lain. Kalo ke saya langsung sih pasti udah saya semprot. Well, number one because i never work for an oil company. Jadi tolong ya pak, oil company sama service company itu beda. Number two, kalo cuman pegawai kantor di Indonesia, paling-paling gajinya berapa sih, sombong amat, paling banter juga 30 juta. Dibandingkan sama jualan seprei juga masih mendingan hasil jualan seprei (masih mendingannya pun jauh lah yaow...kasiannnnn deh lo). Mana dia pake acara ngetawain mobil toyota corolla yang saya naikin yang usianya sudah 1 tahun lebih (padahal mobil dia juga cuman kijang innova...idih amit-amit, mobil sejuta umat). Kok saya jadi super sewot begini yah...hahahaha....sampe ngebanding2in harta, ga baik ah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuman ya begitu yah, pandangan orang Indonesia ke orang itu sekedar penampilan aja. Padahal ya tahu aja, di Jakarta ini kalo cuma berdasarkan penampilan, banyak tuh anak-anak keren abis, naik mercy, padahal smuanya kredit. Ga usah jauh-jauh, adji notonegoro yang keliatannya super kaya aja ketauan bobroknya, ternyata hutangnya dimana-mana. Apalagi pandangan sebelah mata ke orang yang ga punya kerja kantoran. Ck ck ck ck, ya asal tahu aja, kerja kantoran itu duitnya cuma abis buat dandan....Grrrhhhhh....jadi tertantang untuk membuktikan kalo kerjaan saya jauh lebih menjanjikan daripada kerjaan dia yang cuma kelihatannya aja keren.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-5517058106819396125?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/5517058106819396125/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=5517058106819396125' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5517058106819396125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/5517058106819396125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/turun-derajat.html' title='Turun Derajat'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-6956271613580460277</id><published>2010-08-01T09:37:00.000-07:00</published><updated>2010-08-01T09:44:35.661-07:00</updated><title type='text'>Soooo Rude</title><content type='html'>Kadang saya ngga ngerti yah, kenapa sih ada gitu orang-orang tertentu yang ga tahu sopan santun. Mungkin akan saya maklumi kalo orangnya masih anak-anak, yang pendidikan moralnya belum lengkap. Lah ini, orang udah tua, harusnya kan udah bisa mendidik, kok tetep aja kasarnya bukan main.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tadi pulang dari Bali naik Garuda Indonesia. Begitu lampu tanda sabuk pengaman dipadamkan, saya pergi ke toilet. Lagi cuci tangan, tiba-tiba pintu toilet digedor-gedor. Saya kira itu ulah pramugara/i yang mengingatkan kalo tanda sabuk pengamannya nyala lagi (entah karena turbulence atau apa), jadi saya harus kembali ke tempat duduk. Setelah buru-buru buka pintu, ternyata di luar ada bapak-bapak setengah baya. Idih, kenapa juga dia musti gedor2 pintu toilet sampe kayak gitu. Meski kebelet, ya ga usah lah sampe segitunya. Dimana-mana juga ada aturannya antri. Coba di WC umum lagi antri, ga peduli kebelet apa nggak ya tetep aja kan harus nunggu giliran, ga bisa asal main nyelonong. Jadi saya bilang ke dia, kenapa sih harus gedor-gedor kaya gitu, sabar dikit kenapa? Toh saya duluan juga yang masuk toilet. Saya kan haknya sama dengan bapak sebagai penumpang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kirain yah kalo udah naik business class, orang-orangnya rada tahu aturan. Ternyata ngga juga. Saya jadi mikir-mikir, kalo misal ada orang ga tahu sopan santun kaya gitu, alasannya kenapa yah? Apa mungkin pendidikannya kurang? Latar belakang budaya yang mungkin membedakan hal mana yang santun dan yang tidak? Atau mungkin OKB-orang kaya baru, yang mentang2 merasa kaya trus apa2 mau didahulukan? Atau emang dah secara genetik ga bisa diubah? Saya ga bisa menjustifikasi bapak tadi kira-kira masuk golongan yang mana. Yang jelas bikin saya gondok banget. Rgggghhhh.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-6956271613580460277?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/6956271613580460277/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=6956271613580460277' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6956271613580460277'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/6956271613580460277'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/08/soooo-rude.html' title='Soooo Rude'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-8658640588790664973</id><published>2010-07-19T20:48:00.000-07:00</published><updated>2010-07-27T03:11:13.721-07:00</updated><title type='text'>Guru dari Azerbaijan</title><content type='html'>Sudah dua minggu ini, saya ada di Abu Dhabi. Datang kesini gara-gara dimintain tolong gantiin salah satu kolega yang pergi liburan. Jadilah saya harus menghadapi satu kelas berisi 9 anak-anak bau kencur (pantesan mukanya masih bahagia smua...maklumlah secara kalo udah tua begini suka sirik liat yang bahagia-bahagia gini haha). Suka terngiang kata-kata ibu saya, yang bilang jadi guru itu bikin pinter diri sendiri juga. Soalnya tahu aja kan anak-anak jaman sekarang (i thought i will never say this sentence...remembering how i hate my mum when she said it), kebanyakan pertanyaan. Saya sih bukannya malu kalo ga bisa jawab, tapi lebih ke ga enak aja. Secara kursus yang saya ajarin ini harganya 25rb USD per orang. Masa lokasi yang mempekerjakan anak-anak baru ini udah bayar mahal-mahal, gurunya ga capable of giving new knowledge. Kan namanya ga ada tanggung jawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana juga latar belakang perusahaan tempat saya kerja, murid-murid di kelas saya macem-macem. Kebanyakan dari Rusia, karena memang lokasi ini sekarang yang paling kaya di departemen saya. Banyak kerjaan dan banyak recruit orang baru. Tapi ada juga beberapa dari Amerika Selatan dan Afrika. Meskipun ada satu dua murid yang bikin saya e(s)mosi terus (sebagaimana tipikalnya orang Arab lah, kebanyakan protes dan nyebelin. Makanya saya suka heran sama orang-orang yang betah kerja di Middle East, how are they dealing with these people), tapi ada juga murid-murid yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang bikin saya ketawa, kemarin waktu murid-murid saya tanya, saya ini asalnya dari mana. Masa ada yang jawab saya ini orang Azerbaijan. Biasanya sih tebakannya ga jauh-jauh dari Asia Tenggara. Gara-gara ini, saya jadi dipanggil Mrs Azerbaijan that doesnt speak Russian, hihi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-8658640588790664973?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/8658640588790664973/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=8658640588790664973' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8658640588790664973'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/8658640588790664973'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/07/guru-dari-azerbaijan.html' title='Guru dari Azerbaijan'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3480675069339221108</id><published>2010-07-11T20:33:00.000-07:00</published><updated>2010-07-11T20:42:11.720-07:00</updated><title type='text'>Sosis Palsu</title><content type='html'>Waktu saya masih kecil, saya suka heran kalo liat film kartun yang ada adegan anjing mencuri sosis. I couldnt stop wondering kenapa anjingnya mau gitu yah makan sosis, sementara anjing peliharaan saya waktu itu kalo dikasi sosis pasti langsung dicuekin. Setelah saya tinggal di luar negeri, saya baru sadar kalo sosis di eropa itu emang lebih enak daripada sosis di indonesia secara di Jakarta yang namanya sosis itu kayaknya bukan daging beneran. Menurut saya bentuk dan teksturnya kaya plastik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara kalo di eropa atau di amerika, sosis itu daging beneran. Malahan di toko gourmet deket rumah, saya bisa milih isi sosisnya mau 90-10 (90% daging, 10% tetelan atau lemak) atau 80-20 dsb. Nah sejak minggu lalu, saya dimintain tolong ngajar engineer-engineer baru di Abu Dhabi. Saya udah lupa aja kalo di asia itu sosis rasanya ga enak, sampe waktu saya order breakfast. Teringatlah masa-masa penderitaan jaman dulu yang kalo ditawarin nasi goreng sosis rasanya saya udah mual duluan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan hanya itu, keju pun rasanya kaya plastik. Kaya keju kraft di Jakarta yang saya ga pernah habis pikir kenapa sih orang suka makan keju kraft. Super yucky.....Saya jadi kebayang, gimana nih mo balik ke Jakarta...masa saya musti ke Kemang terus buat belanja.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3480675069339221108?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3480675069339221108/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3480675069339221108' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3480675069339221108'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3480675069339221108'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/07/sosis-palsu.html' title='Sosis Palsu'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-4779068916513560879</id><published>2010-06-21T12:51:00.001-07:00</published><updated>2010-06-21T12:51:43.239-07:00</updated><title type='text'>Native Country</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Salah satu hal yang saya perhatiin dari orang Amerika yah, seringkali kalo ditanya mereka asalnya dari mana. Bukannya menjawab dengan nama salah satu daerah di negara bagian Amerika, mereka malahan sering  merujuk ke negara asal nenek moyang (negara-negara Eropa biasanya). Hehe, tahu sendiri kan di Amerika ini penduduk native nya udah (hampir) punah, jadi semua orang ya pendatang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Pernah suatu kali, saya dan suami lagi ada di toko dan store assistantnya nanya ke suami saya. Where are you from? Waktu suami saya jawab dia dari Italy, store assistant ini pun langsung mengira suami saya itu "American Italian" alias orang Amerika yang nenek moyangnya dulu (3 atau 4 generasi sebelumnya) pendatang dari Italy dan bukannya warga negara Italy. Trus yang lebih lucu lagi, store assistant tadi langsung ngoceh "oh, I am Italian too. My last name is &lt;em&gt;this..this or that&lt;/em&gt;". Terus terang aja, suami saya langsung ngedumel di belakang sesudahnya "udah 4 generasi di Amerika kok masi ngaku Italian". Yang cuma saya respond  dengan tawa terbahak-bahak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Meskipun etnik atau kesukuan itu mungkin bukan (lagi) merupakan hal penting yang patut dielu-elukan kesana kemari, tapi sejak saya tinggal di Amerika, baru sadar kalo di Amerika itu susah juga mau tahu seseorang beneran warga negara amerika atau bukan. Soalnya orangnya tumplek blek campur aduk ga karu-karuan. Kalo di Indonesia kan lebih gampang, bisa membedakannya berdasar warna kulit. Sementara kalo disini, gimana mo bedain berdasar warna kulit…secara mo cari warna kulit apa aja ada. Makanya, suami saya ngedumel di atas soal orang Amerika yang masih merasa dirinya Italian, karena menurut suami saya, jaman sekarang perbedaannya mah cuma dalam hal paspor yang dipegang. Mana bisa sih ngaku orang Italy kalo bahasanya ga ngerti, budayanya lain. Nah hal ini sama juga buat smua-smua yang ngaku orang Indonesia, jangan sampe deh ngaku doing org Indonesia, cuma kalo ditanya budayanya ngga ada yang tahu.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-4779068916513560879?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/4779068916513560879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=4779068916513560879' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4779068916513560879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/4779068916513560879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/06/native-country.html' title='Native Country'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-668862827199243318</id><published>2010-06-12T08:57:00.000-07:00</published><updated>2010-06-12T09:28:40.609-07:00</updated><title type='text'>Marriage and The Terrible Two</title><content type='html'>Judul ini saya ambil dari tulisan Carrie Bradshaw di film sex and the city 2. Meskipun "Terrible Two" biasanya dikaitkan ke kelakuan anak umur 2 tahun yang suka bikin ulah, Carrie mengkaitkan tulisannya ke umur pernikahan. 2 tahun pernikahan ibaratnya sama dengan anak umur 2 tahun, banyak ruwetnya dan mulai hilang mesra "honeymoon" nya. Terus terang aja saya sukaaaaa banget sama film sex and the city 2 (padahal reviewnya dimana-mana jelek), karena meskipun serial TV dan juga sekuel pertamanya juga bagus, tapi di film kedua ini ceritanya lebih nyangkut ke saya. Ada beberapa hal yang menurut saya ngga berubah dari film pertamanya dan tetep bikin saya suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-hal favorit saya dari film ini kalo mo dibikin listnya ini nih:&lt;br /&gt;1. Miranda&lt;br /&gt;Dari dulu saya paling suka sama tokoh miranda, karena dia ini yang paling mirip dengan saya di kehidupan sehari-hari. Mulai dari pola pikirnya, trus gimana karir itu prioritas hidup nomor satu, trus suaminya yang selengekan (dibanding suami/pacar tokoh2 yang lain, yang lebih trendy dandanannya). Meskipun memang rejekinya lain (ehm, Miranda lebih kaya bow di film ini dibandingin saya), cuma dari keempat tokoh yang lain, Miranda inilah yang paling deket dengan karakter saya. Nah di film SATC2 ini, si Mirandanya quit her job, jadi sama banget kan ama keadaan saya sekarang dan dia pindah kerja ke tempat yang lebih menghargai kelebihannya (control freak), jadi Miranda lebih enjoy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Marriage is klise (and boring sometime)&lt;br /&gt;Di hari pertama saya menikah, mata saya terbuka kalo pernikahan itu bukan akhir dari segala kesulitan hidup sebagaimana pandangan saya sebelumnya. Justru pernikahan itu adalah awal dari kehidupan yang baru, kehidupan yang lebih njlimet dan memerlukan pola pikir bener-bener baru dibandingkan kehidupan masa lajang saya. Sulitnya berbagi dengan pasangan, termasuk harus mengkonsultasikan semua hal yang sebelumnya bisa saya putuskan sendiri adalah salah satu faktor diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di film STAC2 ini, si Carrie Bradshaw yang dulunya single, memasuki anniversary 2 tahun pernikahan, sama seperti saya. Trus Mr Big, suaminya, yang dulu suka keluar malam terus, banyak function, jadi lebih suka di rumah. Jadinya kalo dulu saya cuma bisa "relate myself" to Miranda, sekarang jadi ada tokoh tambahan yang kehidupannya mirip dengan kehidupan saya. Suami saya juga sekarang males keluar-keluar, maunya cuma di rumah nonton TV and crash himself to the sofa. Niatan jadi pasutri yang ga boring, yang masih tetep hangout sama temen-temen setiap hari, akhirnya kembali ke kenyataan bahwa pernikahan itu tujuannya untuk lebih settle, lebih enjoy being at home and menikmati kehidupan santai berdua. Dan meskipun kehidupan jadi lebih santai, boring atau nggaknya itu tergantung gimana kita ngakalinnya. Misal dinner di rumah, bukan berarti pake daster, justru tetep harus dandan dan dipake tuh smua koleksi Gucci (kalo di SATC2 sih lebih ke Dior) dari atas sampe bawah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. All the right sentences&lt;br /&gt;Sebagaimana film seri dan sekuel layar lebar pertamanya, saya banyak nemuin kata-kata yang ear catching dan bagus buat mendeskripsikan kehidupan saya. Selain kalimat marriage and the terrible two yang pas dengan kehidupan pernikahan saya, ada satu kalimatnya Carrie yang saya ampe ketawa banget pas nontonnya. Si Carrie lagi di toko nih ceritanya nemenin si Samantha cari baju. Trus waktu store assistantnya tanya, kamu kemana aja kok ngga pernah kelihatan di butik lagi. Si Carrie jawabnya "yeah, i have been switching passion from fashion to furniture". Saya ketawa soalnya bener-bener pas banget sama keadaan saya sesudah menikah. Dulunya saya mikirnya cuma baju dan sepatu aja yang perlu punya merk kelas atas, sekarang furniture pun perlu yang berkualitas dan ada nilai designnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At the end, this movie has brought my husband a laughter on why me behaving so strange after our second year of marriage, that I have to write all the sentimental reason behind my favor to the movie.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-668862827199243318?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/668862827199243318/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=668862827199243318' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/668862827199243318'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/668862827199243318'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/06/marriage-and-terrible-two.html' title='Marriage and The Terrible Two'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3400521338857163859</id><published>2010-06-09T07:26:00.000-07:00</published><updated>2010-06-09T07:31:57.080-07:00</updated><title type='text'>Dari Stilettos ke Steel Toes</title><content type='html'>Meskipun saya uda resign nih, masih promosi tempat saya kerja bolehlah (terutama abis dikasi kaos hahaha)….karena sedikit banyak, perusahaan ini sudah mengubah hidup saya, membuka pandangan jadi lebih luas dan saya jadi berkurang prejudice nya, mempertemukan saya dengan suami saya, dan tentu aja kasih saya kesempatan untuk jadi saya yang sekarang ini. Perusahaan tempat saya kerja punya program &lt;a href="http://www.stilettostosteeltoes.com/"&gt;stilettos to steel toes&lt;/a&gt;, yang intinya menarik para mahasiswa-mahasiswa wanita dari fakultas teknik untuk bergabung dan bekerja bersama kami. Program ini tentu aja perlu dibikin semenarik mungkin, soalnya tahu sendiri kan ngga banyak wanita-wanita yang tertarik untuk kerja di lapangan. Meskipun jaman sekarang udah makin banyak cewek yang masuk fakultas teknik, tetep aja setelah lulus mereka milihnya kerja kantoran yang jam 8 mulai dan jam 5 pulang. Alasannya sih simple, lebih gampang ngurus rumah tangga. Karena ngga smua cewek, terutama cewek-cewek di asia yang masih memerankan peran tradisional ibu rumah tangga (kalo jadi istri, brarti dia yang bertanggung jawab atas smua hal-hal yang terjadi di rumah) dan pembagian tugas rumah tangganya kurang adil. Selain alasan itu, banyak cewek-cewek yang lebih suka tetap kelihatan feminin di segala tempat. Pandangan jelek cewek-cewek Barbie ini adalah, kalo kerja pake celana pendek, pake spatu boot, kotor dan berlumpur, kelihatan macho dan ga ada cowok yang suka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5480781144116195778" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 465px; CURSOR: hand; HEIGHT: 304px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TA-laYK0ccI/AAAAAAAAANE/TZmPivRLGZk/s320/steel.bmp" border="0" /&gt;&lt;br /&gt;Jadi dimulailah program ini, supaya perusahaan tempat saya kerja bisa dapetin target ceweknya 25% dari total pegawai (yang sampe sekarang masih belom tercapai). Kalo dipikir-pikir, kenapa sih musti punya banyak pegawai cewek…mereka ini kan bikin repot aja, rewel, melambatkan proses kerja, trus dikit-dikit sakit, belum lagi banyak permintaan cuti (mulai dari cuti hamil/melahirkan sampe cuti pas mens wekekekek). Nah, di seluruh dunia kan sekarang lagi rame-ramenya program diversity. Soalnya terbukti, keragaman itu banyak nilai positifnya. Terutama bagi perusahaan yang lingkup kerjanya di seluruh dunia, banyaknya keragaman membuat perusahaan lebih flexible beroperasi di negara yang aturannya beda, sistem hukumnya lain dan keinginan labor forcenya juga lain. Intinya makin beragam karyawannya, makin banyak client yang bisa dijangkau. Apalagi sekarang kalo ada tender, suka ada aturan 50% (beda-beda nih tiap client) musti local content, alias perusahaan yang mo ikut tender musti barang2nya 50% produksi dalam negeri atau 50% karyawannya harus lokal. Kebayang kan kalo satu perusahaan ini isinya orang Amerika aja, trus mau beroperasi di Indonesia jadi ga bisa karena aturan local content tadi. Hal yang sama berlaku juga untuk keragaman jenis kelamin. Kenapa begitu? Yah memang sekarang ini, client-client (perusahaan minyak) yang memakai jasa perusahaan tempat saya kerja isinya lebih banyak cowok-cowok. Tapi suatu saat, bisa aja kan pengambil keputusannya bakalan cewek (katakanlah dirut pertamina suatu hari cewek), yang mungkin akan lebih gampang didekati kalo kita punya pegawai cewek. Atau mungkin juga, suatu saat aturan 50% bukan lagi local content tapi diganti jadi female content. Nah banyaknya kemungkinan-kemungkinan ini musti disiapkan oleh perusahaan yang mau maju dan pandangannya ke depan. Karena kalo prosesnya nungguin aturan client keluar, udah telat. Saat client ngeluarin tender 50% female content misalnya, kita belum tentu punya jumlah yang diminta (dengan pengalaman yang memadai) untuk memenuhi syarat-syarat di atas. Nah tahu aja kan, kalo tender begini kadang waktunya lama. Sekali kalah, kalo mo nunggu proyek berikutnya bisa 5 tahun lagi…udah berpa milyar dollar itu kerugiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi program ini dimulai dengan kalimat yang catchy….ganti sepatumu dari model stilettos (yang haknya super runcing) ke steel toes (sepatu safety yang ujungnya dibuat dari baja, jadi kalo kejatuhan sesuatu, kaki kita sedikit lebih aman dan terhindar dari cedera) dan cobalah berkarir bersama kami. Nah, kalo ada pertanyaan kenapa saya resign? Saya bisa jawab, karena sekarang saya udah ga di lapangan lagi, dah kehilangan tantangan hahahaha. 9 tahun kerja udah cukuplah, ganti arah sekarang mengejar tantangan baru. Pake steel toes ga bikin kamu jadi macho, buktinya saya tetep aja tuh dapet suami keren (ehm…suami saya bisa ke GR an). Di samping itu, kesempatan ke luar negeri, melihat banyak budaya yang berbeda, ngelihat bahwa dunia ini pusatnya bukan Indonesia dan hal-hal yang dulu kelihatan penting semasa kita masih dikungkung di negara sendiri (kaya masalah UU pornografi hehehe), setelah melihat dunia yang lebih luas jadi kelihatan aneh dan ga jelas, karena banyak hal yang lebih besar di luar sana dan tentu aja, smua itu diikuti dengan benefit yang bagus (5 digit salary for fresh graduate is not bad, huh?....bagi yang bertanya-tanya 5 digit salary itu artinya apa….nah kalo 100,000 USD itu 6 digit berarti 5 digitnya yang puluhan ribu). Selamat berkarir, engineer-engineer wanita!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3400521338857163859?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3400521338857163859/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3400521338857163859' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3400521338857163859'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3400521338857163859'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/06/meskipun-saya-uda-resign-nih-masih.html' title='Dari Stilettos ke Steel Toes'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_vgUJof_otLM/TA-laYK0ccI/AAAAAAAAANE/TZmPivRLGZk/s72-c/steel.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-3092739533587965307</id><published>2010-06-07T11:58:00.000-07:00</published><updated>2010-06-07T12:06:17.071-07:00</updated><title type='text'>Nasionalisme versi Mas Panji</title><content type='html'>Hari ini saya ketemu artikel menarik di sebuah &lt;a href="http://www.pandji.com/for-you/nasional-is-me"&gt;blog&lt;/a&gt; milik salah satu penyiar hard rock FM. Judul artikelnya tentang nasionalisme, yang dia tulis jadi “nasional is me”. Intinya sih dia bertanya, kenapa sih banyak orang Indonesia yang memandang rendah negara sendiri. Mungkin sedikit banyak, pendapat saya bias yah, karena saya termasuk orang yang cinta negara sendiri. Jadi udah jelas saya setuju sama pendapat si penulis, komentarnya jadi cenderung condong ke satu sisi. Hanya saja ada beberapa poin menarik di dalam artikel ini yang layak dijadikan bahan diskusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satunya adalah pendapat tentang orang Indonesia banyak yang lebih milih untuk tinggal di luar negeri. Saya sama sekali tidak mengatakan bahwa orang Indonesia yang tinggal di luar negeri dan ga mau balik lagi ke Indonesia sebagai orang yang ga nasionalis, karena saya sendiri tinggal di luar negeri. Saya cuma mau berpendapat bahwa, seringkali orang kita punya pandangan skeptic, pesimis dan negative terhadap negara sendiri. Kemarin, saya kebetulan diajak ketemuan makan siang oleh dua orang teman saya yang sudah pindah warga negara jadi US citizen. Mereka bilang bahwa, mereka ga bisa lagi tinggal di Jakarta karena macetnya ga ketulungan. Yang ada juga tua di jalan, gitu katanya. Sementara saya malah berencana balik ke Jakarta bulan depan setelah rencana pensiun dini saya terwujud. Terus terang saya dan dua teman saya ini beda pendapat, tapi kalo dilihat dari latar belakangnya – kami beda faktor pertimbangannya. Teman saya ini jelas aja lebih masuk akal kalo pindah jadi WN amerika karena anak-anak mereka lahir di amerika (otomatis WN amerika), kan jadinya lebih gampang kalo ada urusan apa-apa bila satu keluarga itu paperwork nya sama. Belum lagi, teman saya ini melihat kesempatan untuk jadi lebih baik dengan tinggal di Amerika dan mereka toh sudah settle down disini, kerjaannya ga pindah-pindah like me. Sementara saya, lebih suka tinggal di Jakarta, karena meskipun banyak pendapat yang mengatakan kalo di luar negeri itu penghasilan lebih besar, untuk kasus saya sedikit berbeda. Di Jakarta saya lebih punya kesempatan bisnis, karena modal yang dibutuhkan lebih kecil. Plus, jumlah pajak yang saya harus bayar lebih sedikit. Setelah dihitung-hitung, saya bisa menghasilkan uang yang sama dengan yang saya hasilkan di Amerika dan kehidupan saya lebih baik (karena saya jadi punya pembantu, punya sopir dan asisten2 yang lain) jadi saya lebih punya waktu untuk diri sendiri, plus biaya hidup lebih murah, lalu saya bisa berhenti pindah-pindah. Masalah tua di jalan, meskipun sedikit banyak ngaruh juga ke kehidupan saya sehari-hari, tapi waktu yang hilang di jalan itu tertebus dengan banyaknya waktu yang saya dapat dengan menghindari pekerjaan rumah tangga (karena saya punya asisten rumah tangga). Plus saya akan lebih bisa settle down kalo di Jakarta, sesuatu yang ga bisa saya capai dengan kerjaan saya di amerika sekarang (karena pekerjaan saya lokasinya dimanapun, pegawainya tidak pernah menetap). Jadi meskipun kami berbeda pilihan hidup, tujuan akhirnya sama…untuk lebih settle down dan menjadikan hidup lebih stabil, bukan perbedaan dalam hal nasionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat lain yang ada di blog ini, adalah dimana banyak orang Indonesia yang menganggap semua hal dari/di Luar Negeri lebih bagus. Padahal mana ada sih hal apapun di dunia ini yang sempurna. Semua pasti ada lebih kurangnya. Dan Indonesia, di tengah segala ketidak teraturannya, justru itu kan nilai lebihnya. Lain daripada yang lain. Kalo nanti semua negara sama, penuh gedung bertingkat yang indah dan ga ada daerah slum nya, apa nggak membosankan dunia ini. Saya ga mau dicap sebagai orang yang melebih-lebihkan Indonesia, karena apapun kalo berlebihan ga ada yang bagus kan? Tapi sebagaimana semua yang berbau luar negeri dianggap lebih bagus, sekarang ini ga ada negara yang independen dari negara yang lain. Barang-barang udah makin jarang juga yang buatan Amerika atau Eropa. Yang ada smuanya buatan China atau negara dunia ketiga yang biaya buruhnya rendah. Banyak barang yang cap nya made in USA, sebetulnya hanya di rakit aja di Amerika…spare partnya buatan China. Jadi malahan menurut saya, konsumen yang mengagung2kan ke luar negeri an, yang ada juga dibohongi. Karena mereka-mereka inilah yang bayar premi cap luar negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada akhirnya saya cuma mau bilang, sebenernya masih banyak orang Indonesia yang cinta tanah air, hanya saya komentar-komentar ga enak justru kadang keluar dari mulut sendiri. Kalo bukan kita yang mo memajukan negara sendiri dan memperbaiki citra, siapa lagi lah? Dan masalah mana yang lebih bagus, itu smua kembali ke selera dan tujuan orang masing-masing, apa prioritas hidup mereka dan hal-hal apa yang dianggap sebagai datangnya kesempatan untuk maju. Beberapa orang yang kesempatan untuk majunya didapat dari negara sendiri, ya tetaplah mereka tinggal di negaranya. Kalo kesempatan untuk mendapatkan hidup lebih baik datangnya dari luar negeri, cabutlah mereka semua.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-3092739533587965307?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/3092739533587965307/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=3092739533587965307' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3092739533587965307'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/3092739533587965307'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/06/hari-ini-saya-ketemu-artikel-menarik-di.html' title='Nasionalisme versi Mas Panji'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-9015166485463281400</id><published>2010-06-04T13:06:00.001-07:00</published><updated>2010-06-04T13:06:53.792-07:00</updated><title type='text'>Pindahan</title><content type='html'>&lt;span xmlns=''&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Salah satu alasan kenapa saya berhenti kerja, adalah keinginan untuk menetap di satu tempat saja. Terus terang aja, saya suka gondok abis tiap kali pindahan, saya musti keluar banyak uang. Meskipun perusahaan tempat saya kerja lumayan baik, menanggung ongkos pindahan (tiket pesawat, ongkos bagasi, allowance untuk mindahin barang2 rumah, termasuk ada istilahnya uang bantuan hidup sementara…karena musti tinggal di hotel dulu sampai dapet tempat tinggal di lokasi baru, yang cukup untuk beli furniture baru, beli alat-alat dapur/masak, atau beli linen seperti handuk, seprei dan semacamnya), hanya saja di luar semua itu saya biasanya musti tetep kehilangan banyak uang.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style='text-align: justify'&gt;Misalnya saja dalam hal appliances rumah, yang musti ganti tiap kali pindah. Alasannya bisa karena barang-barang rusak selama masa perpindahan (entah itu orang cargo yg bikin rusak atau mungkin orang bea cukai, slama meriksa container kiriman suka sembarangan), bisa juga karena listriknya yang beda (misalnya aja di amerika ini smua barangnya 110 volt, sementara di negara-negara lain 220 volt jadi smua barang elektronik ga bisa dipake kecuali kalo beli transformer). Belum lagi urusan transportasi, musti jual mobil di tempat lama, beli mobil di tempat baru. Smua ini kan bikin rugi. Seperti misalnya hari ini, sebagai langkah awal dari rencana saya dan suami balik ke Indonesia, kita musti jual 2 motor kesayangan. Di amerika, semua harga tertulis di toko itu belum termasuk pajak. Jadi misal harga buku 20 dollar, kita bakalan bayar sekitar 22 dollar. Ga kaya di Indonesia atau di Eropa yang harga tertulis sudah termasuk pajak. Nah nilai pajak ini ga bakal kembali kalo kita jual barang. Jadi dari situ aja saya udah rugi kan. Total pajak yang kita bayar untuk 2 motor kesayangan sekitar 5000 dollar. Blum lagi kita musti bayar dealer untuk ngejualin motor kita, totalnya hari ini kita kehilangan duit 7400 dollar. Sedih….selain devastated karena musti saying goodbye to my motorbikes, kita juga sedih karena loss value akibat pajak.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Nah kebayang kan, kalo misal saya kerja trus pindah tiap 2 tahun sekali. Berapa kerugian yang musti saya derita (ceile), karena yang urusan jual dan beli ini kan bukan hanya motor aja. Masih ada mobil lah, barang-barang rumah plus beberapa investasi yang lain. Jadi saya dan suami memutuskan untuk settle down, biar barang-barang kita bisa ngumpul dan bukan sekedar jual sana sini terus tiap kali pindahan. Mungkin kedengarannya kok matre banget yah, yang dipikirkan hanya soal materi aja. Tapi memang kita berdua dasarnya realistic aja lah, kalo di Indonesia saya bisa menghasilkan uang yang sama, biaya hidup lebih kecil, hidup lebih santai karena cuma kerja dari rumah, menghabiskan waktu bersama suami lebih banyak, pajak lebih sedikit (bahkan kemungkinan ga bayar pajak karena saya ga kerja di instansi dan semua pemasukan saya lebih ke "hard cash"), ada pembantu (hihi, manjanya keluar), smua investasi yang kita buat sifatnya lebih bisa dimiliki lama, ngapain gitu kan milih tinggal di Amerika. People might think we both are stupid and making mistakes, but I think we are not that stupid….we know what we're doing and we have planssss….so wish us luck for the new life ahead us.&lt;/p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-9015166485463281400?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/9015166485463281400/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=9015166485463281400' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9015166485463281400'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/9015166485463281400'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/06/pindahan.html' title='Pindahan'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-9143553072587187400.post-1948215017464934180</id><published>2010-05-29T13:42:00.000-07:00</published><updated>2010-05-29T14:00:49.506-07:00</updated><title type='text'>Unthinkable</title><content type='html'>That was a title of a movie I watched last night. The movie was about a &lt;span class="blsp-spelling-corrected" id="SPELLING_ERROR_0"&gt;terrorist&lt;/span&gt; who planted bombs in several locations and setting himself to get caught, to show off his faith and bravery. In the process of interrogation, the so called expert in interrogating criminals played by Samuel L Jackson, showed FBI that the best way to get answers from criminals are via physical tortures. Samuel played a guy called "H", which expertise is torturing people to get answers from them, and when i said torture - that involves cutting your fingers using axe, electricity and water-boarding (and many others). Throughout the movie, H told the FBI agent, a woman named Helen that she shouldn't feel sorry for the terrorist. H said this over and over because Helen said H's method is inhuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It might sounds scary, but i agree with H. I mean, why should we bring the name of humanity when this terrorist is planning (and at the end really killed) to kill million of peoples. The difference was that the killing process (the bombing) did not happen in the eyes of the FBI, while the other she seen it with her own eyes. Such act of bombing hundreds of family, no matter if it was done in the name of God or some saint or even just in the name of your mother, can ever be called human. Those terrorist does not deserve humanity treatment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;There are many similar problems out there, where the good cop end up unable to punish the bad guy (nonetheless bringing them to court) because this ethic, humanity, racism and so many other similar reason got carried too much. How we ever going to win over terrorism act when their side is fearless while our side is not. For me, government act against terrorism is simply a war. And in any war, there will be some people killed and if there is any should be killed, wouldn't it be better if it's the bad guy?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/9143553072587187400-1948215017464934180?l=mydailythankyounote.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/feeds/1948215017464934180/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=9143553072587187400&amp;postID=1948215017464934180' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1948215017464934180'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/9143553072587187400/posts/default/1948215017464934180'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mydailythankyounote.blogspot.com/2010/05/unthinkable.html' title='Unthinkable'/><author><name>Bunny Cat</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02185471821277674829</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
